Bersama Traveloka Xperience, Rencanakan Libur Tahun Baru 2020 Ke Dieng Makin Seru

Tidak terasa sekarang kita sudah berada di bulan Oktober, itu berarti tinggal dua bulan lagi kita akan mengakhiri tahun 2019 dan berganti ke tahun baru 2020. Hemm... dalam benakku terfikirkan untuk mengisi libur tahun baru 2020 nanti berencana berlibur ke salah satu daerah di Jawa Tengah.
Traveloka Xperience, Libur Tahun Baru 2020 Makin Seru
Foto : @sayapgarudajawa
Bicara tentang Jawa Tengah, apalagi tentang objek wisatanya, maka tidak akan ada habisnya. Provinsi yang satu ini memiliki berbagai macam objek wisata menarik yang wajib dikunjungi. Ya, Dieng...!!! itulah salah satu lokasi wisata yang menjadi pilihan saya untuk mengisi libur tahun baru 2020 nanti.

Dieng, keajaiban alam dan warisan dunia

Oh iya sebelumnya saya akan mengulas sedikit tentang Dieng. Dieng merupakan dataran tinggi yang ada di Provinsi Jawa Tengah dan masuk pada wilayah Kabupaten Banjarnegara dan Kabupaten Wonosobo yang letaknya berada di sebelah barat komplek Gunung Sindoro dan Gunung Sumbing.

Mengapa saya memilih Dieng sebagai lokasi wisata untuk berlibur di tahun baru 2020?. Jawabanya adalah karena Dieng ini selain menyuguhkan pemandangan alam yang begitu indah, Dieng juga cocok bagi saya sebagai seorang penyuka budaya. Di Dieng, kita akan melihat keajaiban alam sebagai warisan dunia yang dimiliki Indonesia. Di Dieng juga kita akan banyak mendapatkan wawasan budaya serta akan melihat beragam keunikan yang menakjubkan. Diantara beberapa keunikan yang ada pada Dieng, antara lain:

1. Anak rambut gimbal
Di Dieng terdapat anak-anak yang berambut gimbal. Anak-anak dengan rambut gimbal ini tumbuh secara alami dan sudah ada sejak jaman dahulu. Anak-anak yang berambut gimbal ini diistimewakan, karena konon jika memotong rambut gimbalnya maka harus ada ritual khusus agar anak tersebut tidak jatuh sakit. Sebelum acara ritual dimulai, biasanya orang tua akan menanyakan keinginan anaknya dan orang tua pun harus dapat memenuhi keinginannya. Jika tidak, maka ritual harus ditunda dulu sebelum semua persyaratannya terpenuhi. Hemmm... unik juga ya!
Traveloka Xperience, Libur Tahun Baru 2020 Makin Seru
Candi Arjuna / Foto : @dhimas.satriaa
Acara ritual pemotongan rambut gimbal ini dapat disaksikan pada acara rutin tahunan yang diselenggarakan pada bulan Agustus dalam acara Dieng Culture Festival. Acara tersebut juga menampilkan pagelaran wayang kulit, pameran kesenian dan kerajinan tradisional, pesta bakar jagung, pesta lampion, dan lain sebagainya.

2. Bun Upas/salju
Seperti yang kita ketahui, umumnya salju hanya berada di negara yang beriklim dingin. Indonesia meskipun negara yang beriklim hujan dan kemarau pun terdapat salju, khususnya di Dieng. Ya, salah satu daerah yang terdapat salju adalah di Dieng. Dieng ini berada di ketinggian lebih dari 2.000 meter di atas permukaan laut, sehingga membuat suhu di Dataran Tinggi Dieng sangat dingin.

Baca juga: 
Lawang Sewu, Magnet Pariwisata Andalan Semarang
- Backup Data Smartphone Anda dengan USB OTG SanDisk

Biasanya salju akan nampak antara bulan Juli sampai dengan Agustus. Karena suhu pada pagi hari di Dieng sangat rendah hingga minus 1 derajat Celcius dan jika pada siang hari, suhu udara mencapai hingga 10 sampai dengan 15 derajat Celcius. Naaah, Suhu udara yang rendah di pagi hari tersebut memunculkan embun beku. Penduduk Dieng menyebutnya Bun Upas.

1. Golden sunrise dan negeri atas awan
Yang tidak kalah menariknya dari dataran tinggi Dieng adalah Puncak Sikunir. Dari Puncak Sikunir kita dapat menyaksikan golden sunrise pada sore hari. Puncak Sikunir sendiri berada di kawasan perbukitan yang terletak di Desa Sembungan, yaitu desa yang berada di ketinggian 2.100 meter diatas permukaan laut. Desa Sembungan ini disebut juga desa tertinggi di pulau Jawa.
Traveloka Xperience, Libur Tahun Baru 2020 Makin Seru
Foto : @NegriAtasAwanDIENG
Pada pagi hari, di Puncak Sikunir kita dapat menyaksikan keindahan lembah bukit yang tertutup kabut putih. Jika kita berada di Puncak Sikunir seolah kita serasa berada di atas awan. Oleh karena itu Dieng Plateau dikenal juga dengan sebutan Negeri Atas Awan.

Selain dapat menikmati beragam keunikan-keunikan yang ada di Dieng. Objek wisata yang dapat dikunjungi serta dapat dijadikan referensi untuk berlibur di tahun baru 2020 nanti diantaranya Telaga Warna, Telaga Menjer, Kawah Sikandar, Kebun Teh Tambi, Air Terjun Sikarim, Gua Semar, dan Kompleks Candi Dieng.

Keunggulan Traveloka Xperience

Karena saya termasuk orang yang tidak mau direpotkan dengan urusan yang menyita waktu, termasuk dalam hal rencana liburan awal tahun 2020 nanti. Maka saya percayakan semuanya pada Traveloka. Karena segala keperluannya harus disiapkan dengan matang, termasuk tiket, transportasi, penginapan, info lokasi wisata, oleh-oleh dan lain sebagainya.

Traveloka Xperience, Libur Tahun Baru 2020 Makin Seru
Traveloka Xperience
Traveloka sendiri adalah salah satu perusahaan terkemuka di Asia Tenggara  yang bergerak di bidang travel yang menyediakan berbagai kebutuhan perjalanan dalam satu platform, diantaranya menyediakan tiket pesawat, hotel, tiket kereta, hotel, aktivitas rekreasi, transportasi bandara dan lain sebagainya.

Selain itu Traveloka juga telah melengkapi produk dan layanan untuk kebutuhan hiburan serta gaya hidup yang terintegrasi dalam satu aplikasi, yaitu Traveloka Xperience. Traveloka Xperience adalah sebuah platform pemesanan beragam produk aktivitas liburan dan gaya hidup yang mudah dan berkualitas di Asia Tenggara.
 Traveloka Xperience, Libur Tahun Baru 2020 Makin Seru
Fitur baru Traveloka dan Kategori Traveloka Xperience


Traveloka Xperience, penuhi kebutuhan gaya hidup yang mudah dan berkualitas

Traveloka Xperience juga menyediakan layanan pencarian dan pemesanan beragam kategori aktivitas liburan dan gaya hidup, mulai dari tiket atraksi, tour, tiket taman bermain anak, pijat dan spa, kecantikan, tiket bioskop, tiket event / festival / konser musik, karaoke, hingga kelas olahraga. Pokoknya Traveloka Experience ini memudahkan para penggunanya untuk memenuhi kebutuhan gaya hidup yang mudah dan berkualitas.

Yang menarik perhatian saya pada Traveloka Xperience ini memiliki kategori highlights, deskripsi, rincian aktivitas, pengalaman yang ditawarkan, dan review dari orang-orang yang pernah mencoba sebelumnya. Selain itu masih banyak lagi kategori di Traveloka Xperience lainnya.

Memudahkan transaksi dengan Traveloka Xperience

Di Traveloka Xperience kita tidak perlu khawatir kehabisan tiket, karena ketersediaan tiket selalu ada hingga memudahkan kita untuk mendapatkannya, kita tidak perlu mengantre lebih lama karena setelah kita melakukan pembayaran, e-ticket akan dikirimkan langsung via email.

Metode pembayarannya pun sudah tersedia lebih dari 40 metode yang dapat memudahkan kita bertransaksi, baik itu melalui minimarket, m-banking, i-banking, saldo uangku, kartu kredit, bank transfer hingga pay letter.  Dan kita pun dapat memilih tanggal liburan sesuai keinginan. Selain itu di Traveloka Xperience juga banyak menawarkan diskon yang menarik.

Traveloka Xperience, beri layanan yang memuaskan

Traveloka Xperience, Libur Tahun Baru 2020 Makin Seru
Pencarian Tiket Tur - Wisata Alam Dieng

Agar dapat menikmati #XperienceSeru di Dieng, dengan banyak mengunjungi objek wisatanya. Melalui aplikasi Traveloka Xperience kita dapat memesan tiket dengan cara memilih salah satu pilihan wisata yang tersedia. Pada aplikasi Traveloka Xperience, kita dapat mencari destinasi wisata dengan mudah. Sebagai contoh destinasi wisata Plataran Dieng - 2H1M (2 hari 1 malam), Ternyata harga yang ditawarkan oleh Traveloka sangat murah, hanya Rp. 595.000,- dengan rincian :
- Durasi   : 2 Hari 1 Malam
- Waktu dan Lokasi Penjemputan:
Peserta akan dijemput pukul 20:00 di Plaza Semanggi (Jakarta), 21:00 di Tambun Selatan Rest Area KM 19 (Bekasi), dan 21:00 di Rest Area 57 (Karawang), termasuk:
1.
Akomodasi
Kamar bersama untuk 3 - 4 orang, homestay
2.
Makan
- 1x sarapan
- 2x makan siang
- 1x makan malam
- Air mineral
- Tersedia pilihan halal
3.
Transportasi
- Elf pendek (15 kursi) ber-AC
- Elf panjang (19 kursi) ber-AC
- Bus medium (30 kursi) ber-AC
4.
Item/Layanan lainnya
- Tiket masuk ke tempat rekreasi
- Pemandu tur
- Pemimpin tur
- Dokumentasi (foto)
Tidak termasuk asuransi perjalanan dan biaya tambahan kamar pribadi.

Traveloka Xperience, Libur Tahun Baru 2020 Makin Seru
Pilihan Tiket Tur - Wisata Alam Dieng

Bukan hanya itu saja, melalui Traveloka Xperience, jadwal perjalanan tur ke Dieng sudah tersusun dengan baik, mulai dari:
09:00-09:15 : Tiba di Dieng
09:15-09:30 : Check in penginapan
09:30-09:45 : Sarapan (pribadi)
09:45-10:00 : Sosialisasi kegiatan wisata
10:00-10:45 : Menuju mata air suci Tuk Bimo Lukar
10:45-12:00 : Menuju kompleks Candi Dieng Peninggalan Kerajaan
12:00-12:15 : Kembali ke penginapan
12:15-13:00 : Makan siang
13:00-15:00 : Menuju Dieng Teather
15:00-16:30 : Menuju Telaga Warna dan Batu Pandang
16:30-17:30 : Menuju Kawah Sikidang
17:30-18:30 : Kembali ke penginapan
18:30-20:30 : Makan malam
20:30-21:30 : Berbagi kisah tentang Dieng yang diceritakan oleh penduduk Dieng
21:30-           : Acara bebas dan istirahat

Dengan jadwal yang sudah tersusun dengan baik, menjadikan Traveloka Xperience sebagai sebuah platform pemesanan beragam produk aktivitas liburan dan gaya hidup yang benar-benar memberikan layanan yang memuaskan bagi penggunanya.

Pokoknya dengan aplikasi Traveloka Xperience ini, kita akan mendapatkan #XperienceSeru dengan harga yang terjangkau. Segala kemudahan yang diberikan oleh Traveloka mulai dari membeli tiket dan memesan tempat menginap, membuat rencana liburan akan terasa lebih menyenangkan. Belum lagi banyak promo yang diberikan, semakin membuat Traveloka Xperience ini menjadi pilihan. Karena bersama Traveloka Xperience, rencana libur tahun baru 2020 saya ke Dieng pasti makin seru...!

#TravelokaBlogContest2019
Artikel ini diikut sertakan pada Kompetisi Blog "#ExperienceSeru dengan Travelokayang diselenggarakan Traveloka dan C2live.

Lawang Sewu, Magnet Pariwisata Andalan Kota Semarang

Lawang Sewu Kota Semarang
Lawang Sewu / Foto : Koleksi Pribadi
Semarang, memiliki beragam daya tarik para wisatawan, mulai dari wisata kuliner, budaya, religi, hingga cerita sejarah pada masa Hindia Belanda. Semarang bisa di bilang jantungnya Provinsi Jawa Tengah, karena terletak di tengah-tengah kota besar antara lain Solo, Yogyakarta, Kudus dan masih ada beberapa kota lainnya. Sebagai kota terbesar sekaligus ibu kota Provinsi Jawa Tengah, Semarang adalah kota yang ramah bagi wisatawan.

Dengan luas wilayah mencapai 390 km², atmosfer kota Semarang era kolonial masih kental terlihat. Ya, bangunan kokoh dan indah menghiasi jantung kota semarang. Inilah bangunan seribu pintu lawang sewu.

Lawang Sewu, Bangunan Cagar Budaya Indonesia

Nama lawang sewu berasal dari bahasa jawa yang berarti seribu pintu, nama ini disematkan oleh masyarakat jawa sekitar karena bagunan peninggalan Belanda ini memiliki banyak pintu. Meski gedung yang dikelola oleh PT. KAI sebagai musium kereta api sempat mangkrak dan tak terawat, kini lawang sewu menjadi salah satu magnet pariwisata andalan di kota Semarang. Memiliki nilai sejarah dan kemegahan gedung yang berarsitektur unik, lawang sewu terdaftar dalam bangunan cagar budaya.
Lawang Sewu, Kota Semarang
Lawang Sewu / Foto : Koleksi Pribadi
Lawang sewu, bangunan ikonik yang berada di jantung kota semarang ini memiliki sejarah penting per-kereta apian indonesia. Bukan hanya kaya akan cerita sejarah, lawang sewu juga memiliki banyak keunikan pada bangunannya yang menggambarkan kecerdasan arsitektur Belanda tempo dulu. Siapa kira, gaya arsitektur Eropa yang lekat terlihat pada bangunan ini juga mengandung unsur arsitektur jawa jaman kerajaan yang memiliki nilai-nilai tersendiri.

Gedung seluas 2 hektar ini terdiri dari 3 lantai dengan dua sayap yang membentang ke kanan dan ke kiri. Di musium ini, pengunjung dapat mempelajari sejarah per-kereta apian dengan mengamati peninggalan masa penjajahan atau sekedar menikmati suasana dan keindahan arsitektur lawang sewu.

Lawang Sewu, Beri Dampak Positif Pariwisata dan Ekonomi

Terlepas dari citra mangkrak, kumuh dan mistis yang pernah ada, kondisi cantik lawang sewu saat ini adalah hasil konservasi besar-besaran yang dilakukan PT. KAI. Revitalisasi sejak tahun 2009 yang telah melalui berbagai tahapan ini menghabiskan dana hingga 5 Miliar rupiah.

Lawang Sewu, Kota Semarang
Lawang Sewu / Foto : Koleksi Pribadi
Bersoleknya lawang sewu berdampak positif bagi pariwisata dan potensi ekonomi di kota Semarang. Meningkatnya wisatawan di kota Lumpia ini menjadikan wilayah semarang sebagai tempat potensi yang aktif untuk aktivitas ekonomi sehingga terdapat perputaran ekonomi di sekitar wilayah itu.

Meskipun pengelolaan dibawah tanggung jawab penuh PT. KAI, Pemerintah kota semarang juga turut andil dalam merawat dan menjaga keindahan bangunan cagar budaya ini. Salah satunya dengan mengatur larangan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan sekitar jalan Pemuda dan Pandanaran yang merupakan area lawang sewu. Selain itu pemerintah kota semarang juga menyediakan fasilitas penunjang lainnya seperti transportasi dan kantong parkir demi kenyamanan para wisatawan.

Semarang, Kota Yang Nyaman Bagi Wisatawan 

Berikut adalah panduan untuk mengunjungi lawang sewu sehingga Anda dapat merencanakan perjalanan sendiri atau bersama keluarga. Untuk menuju ke lokasi tersebut, jika anda berada di Stasiun Poncol, maka anda dapat menggunakan Bus Trans Semarang Koridor IV menuju arah Cangkringan, kemudian turun di halte Balai kota. Setelah itu anda tinggal melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki ke arah Lawang Sewu.
Lawang Sewu, Kota Semarang
Bus Trans Semarang / Foto: Tribun Jateng
Namun jika anda berencana akan berlama-lama tinggal di Semarang, baik itu hanya sekedar travelling bersama keluarga atau urusan bisnis, ada baiknya untuk menentukan tempat menginap jauh-jauh hari, maka saran dari saya carilah hotel di semarang yang murah serta memberikan kenyamanan bagi Anda. Di kota Atlas ini Anda dapat memilih tempat penginapan murah yang sesuai akomodasi namun dengan harga yang terjangkau serta memiliki fasilitas yang lengkap.

Baca juga : 

Kemudahan mencari penginapan murah di Semarang

Ada banyak hotel di semarang yang lokasinya strategis dan dekat dengan pusat keramaian seperti Simpang Lima sehingga memudahkan Anda untuk mencapai lokasi wisata. Hotel di semarang juga dapat menjadi tempat istirahat yang nyaman bagi Anda dan keluarga saat berlibur atau bagi Anda yang sedang melakukan perjalanan bisnis di Kota Semarang.

Untuk melihat daftar hotel di semarang, Anda dapat mencarinya melalui aplikasi Pegi-Pegi. Melalui aplikasi tersebut anda dapat memilih hotel di Semarang secara lengkap sesuai kebutuhan. Cara memesan hotel di Pegi-Pegi cukup mudah. Hanya dengan membuka aplikasi Pegi-Pegi di smartphone atau melalui web browser pada komputer anda, kemudian tekan ikon hotel dan cari nama kota, area atau nama hotel dan tentukan waktu check-in dan check-out nya serta tentukan pula jumlah tamu dan jumlah kamar yang akan di pesan, kemudian klik Cari maka akan menuju pada halaman yang menampilkan sejumlah hotel di semarang yang anda cari.
aplikasi pegi-pegi
Cara pesan e-ticket hotel di aplikasi Pegi-Pegi


Pilih salah satu hotel yang yang akan anda pesan, kemudian lengkapi data diri anda sesuai dengan KTP, No Telepon Pemesan, Email Pemesan serta Nama Nama Tamu sesuai dengan nama sebenarnya yang tertera di KTP. Pilih metode pembayaran yang menurut Anda paling mudah dan klik Bayar maka Anda akan menuju ke halaman pembayaran.

Setelah pembayaran pemesanan hotel telah diterima, maka Anda akan menerima e-mail yang sudah Anda daftarkan di Pegi-Pegi berisi ringkasan voucher hotel yang berupa e-ticket. Dan akhirnya anda tinggal menikmati kenyamanan salah satu penginapan murah di Semarang yang sudah Anda pesan sebelumnya melalui Aplikasi Pegi-Pegi.

aplikasi Pegi-Pegi
Cara pesan e-ticket hotel di aplikasi Pegi-Pegi
Lawang sewu adalah salah satu bangunan yang perlu dilestarikan sebagai tempat mengingat perjuangan bangsa untuk kembali bangkit. keindahan lawang sewu bukan hanya tentang mengagumi bangunan, namun menghargai nilai sejarah merupakan bagian penting dalam perjuangan bangsa.

Warisan megah syarat akan nilai sejarah harusnya dijaga supaya nilainya tidak memudar begitu saja, bukan hanya sekedar dinikmati sebagai objek wisata, namun turut menjaga saksi bisu sejarah nusantara.

Pusat kuliner di Semarang

Pasar Malam Kampoeng Semawis
Pasar Malam Kampoeng Semawis / Foto : Explore Semarang
Di semarang juga Anda dapat menikmati kuliner yang hanya buka pada hari Jumat-Minggu mulai pukul 18.00 yaitu di pasar malam Kampoeng Semawis. Pasar malam yang berada di kawasan Pecinan ini jadi surganya para pecinta kuliner, karena di pasar tersebut, Anda dapat menjumpai puluhan pedagang makanan berbagai jenis. Mulai dari siomay, es dawet, lumpia, martabak manis, bakmi Jawa, sampai makanan kekinian seperti churros pun dapat Anda nikmati.

Tradisi Lempar Uang Logam Di Jembatan Sewo

Tradisi Lempar Uang Logam Di Jembatan Sewo

Bagi pemudik yang sering melalui jalur pantura Jawa Barat, mungkin menyaksikan deratan warga yang menunggu uang logam yang dilempar oleh pemudik melalui kendaraan yang mereka tumpangi menjadi pemandangan yang sudah tidak asing lagi. Mereka adalah para penyapu uang logam yang berada di Jembatan Sewo. Tradisi lempar uang logam di jembatan sewo seperti itu sudah menjadi tradisi yang cukup lama.

Jembatan Sewo sendiri berada di perbatasan antara Kabupaten Subang-Indramayu, yaitu tepatnya jembatan penghubung Kecamatan Pusakanegara Kabupaten Subang dan Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu.

Jika menjelang Idul Fitri atau arus mudik, biasanya penampakan para penyapu uang logam terlihat begitu banyak. Mungkin terdapat ratusan orang yang menunggu sepanjang jalan mulai dari sebelum dan sesudah jembatan. Dari orang tua hingga anak-anak dengan membawa sebuah sapu yang digunakan yang terbuat dari ranting pohon maupun lidi.

Tradisi Lempar Uang Logam Di Jembatan Sewo
Penyapu uang logam jembatan sewo

Keberadaan penyapu uang logam di jembatan sewo

Mereka duduk di pinggir jalan dengan menggunakan topi sebagai pelindung terik matahari sembari menunggu uang yang dilemparkan oleh pengendara yang melintas. Apabila di hari-hari biasa, para penyapu uang tersebut berada di sekitar jembatan, kini pada arus mudik, keberadaan mereka memanjang puluhan meter sebelum (wilayah Subang) maupun sesudah jembatan (wilayah Indramayu). Padahal dari segi keselamatan, menjadi penyapu uang logam tersebut sangat membahayakan nyawa mereka sendiri. Tiap kali ada penumpang yang melemparkan uang logam, mereka berebut hingga ke bahu jalan.

Keberadaan penyapu uang logam di sekitar jembatan sewo tersebut sudah sejak dulu ada dan aktivitasnya berlangsung setiap hari. Biasanya saat arus mudik dan arus balik lebaran, jumlah penyapu di jembatan Sewo ini tiga kali lipat lebih banyak dari hari biasa. Mengingat, saat arus mudik dan balik, banyak kendaraan yang melintasi jembatan tersebut.

Mitos yang beredar di masyarakat tentang tradisi lempar uang logam di jembatan sewo

Konon, mitos melempar uang logam yang dipercaya untuk mendapatkan keselamatan masih menjadi tradisi di Jembatan Sewo hingga saat ini. Menurut warga sekitar, jembatan Sewo dipercaya angker, karena di jembatan tersebut kerap terjadi kecelakaan lalu lintas dan menelan korban jiwa. Karena keangkerannya tersebut, sebagian pengendara memilih untuk memberikan sedekah, seperti melemparkan uang logam di jembatan sewo. Menurut mitos, pemberian sedekah tersebut dipercaya sebagai syarat keselamatan dalam perjalanan.