20 Desember 2020

Apa Itu Penyakit Kardiovaskular, Penyebab dan Cara Pencegahannya

DAFTAR ISI [Buka]
Tidak sedikit di lingkungan kita menyaksikan orang yang meninggal dunia disebabkan karena penyakit kardiovaskular. Tapi tahukah Anda apa yang dimaksud dengan penyakit kardiovaskular atau cardiovascular disease (CVD) itu.? Berikut ini akan saya paparkan sedikit tentang apa itu penyakit kardiovaskular, penyebab dan bagaimana cara pencegahannya.

Apa itu penyakit kardiovaskular, penyebab dan bagaimana cara pencegahannya

Apa Itu Penyakit Kardiovaskular

Oleh masyarakat kita, penyakit kardiovaskular lebih familiar dengan sebutan penyakit jantung dan pembuluh darah. Penyakit jenis ini disebabkan karena adanya gangguan yang melibatkan pembuluh darah, jantung, atau keduanya.

Penyakit kardiovaskular adalah istilah umum yang digunakan untuk kondisi yang mempengaruhi jantung atau pembuluh darah. Biasanya terkait dengan adanya penumpukan timbunan lemak di dalam arteri (atherosclerosis) serta peningkatan risiko pembekuan darah. Penyakit ini juga sering kali dikaitkan dengan terjadi rusaknya pembuluh darah pada organ-organ tubuh, seperti jantung, otak, ginjal dan mata.

Penyakit jenis ini banyak diderita oleh orang yang dengan pola hidup tidak sehat, seperti karena kebiasaan merokok, terlalu banyak mengonsumsi makanan berlemak, tidak rutin berolahraga, dan konsumsi alkohol secara berlebihan.

Menurut WHO (World Health Organization), penyakit jenis ini merupakan penyakit yang sangat mematikan nomor satu di dunia. Hampir 17,6 juta orang di dunia meninggal disebabkan oleh penyakit ini setiap tahunnya.
Baca juga:
Bahkan di Indonesia sendiri, angka kejadian penyakit kardiovaskular terus saja meningkat dari tahun ke tahun. Berdasarkan data dari Riskesdas pada tahun 2018, terdapat sekitar 2.784.064 orang di Indonesia menderita penyakit jantung. Parahnya lagi, penyakit ini juga paling sering menyerang kelompok usia produktif.

Penyebab Penyakit Kardiovaskular

Terjadinya kerusakan, penyumbatan, peradangan atau terdapat kelainan pada jantung maupun pembukuh darah di sekitar jantung dapat menyebabkan penyakit ini. Umumnya, penyumbatan yang terjadi pada pembuluh jantung disebabkan karena terdapat plak yang menumpuk pada arteri koroner yang terjadi semasa hidup.

Penumpukan plak yang terus menerus mengakibatkan akan mengeras dan menjadi pecah. Hal tersebut akan mempersempit arteri koroner sehingga mengganggu kerja jantung untuk mensuplai aliran darah yang kaya oksigen ke jantung

Cara Mencegah Penyakit Kardiovaskular

Jika penyakit ini sudah diderita, maka harapan untuk sembuhnya sangat tipis. Namun meskipun begitu, sakit jantung ini dapat dicegah. Ada beberapa cara yang dapat Anda lakukan untuk pencegahan agar resiko penyakit kardiovaskular ini menurun, diantaranya:

Hentikan Kebiasaan Merokok dan Minum Alkohol
Kebiasaan merokok, apalagi sudah kecanduan memang susah untuk dihentikan. Namun jika Anda ingin sehat tanpa menderita penyakit kardiovaskular, maka segera hentikan kebiasaan tersebut. Bahayanya rokok yang Anda nikmati tersebut dapat meningkatkan tekanan darah, bahkan merusak pembuluh darah. Tidak hanya berbahaya bagi perokok aktif, perokok pasif pun sebaiknya hindari asap rokok dan menuman beralkohol.

Atur Pola Makan Sehat
Mulailah untuk membatasi makanan yang dapat meningkatkan kolesterol dalam darah, seperti makan goreng-gorengan maupun makanan yang tercampur dengan bahan pemanis buatan. Perbanyaklah mengkonsumsi makanan yan mengandung serat tinggi, seperti sayur, gandum buah maupun kacang-kacangan.
Rajin Berolahraga
Selain dapat menyehatkan badan, olahraga juga dapat membantu meningkatkan kesehatan jantung. Mulai lakukan olahraga secara rutin setiap hari, misalnya dengan olahraga jalan kaki setidaknya 30 menit dalam sehari. Dengan rutin berolahraga, dapat membantu menurunkan kolesterol dan tekanan darah sehingga dapat menjaga berat badan tetap vit.

Hindari Stres Berlebih
Banyaknya beban pekerjaan yang menumpuk kadangkala membuat seseorang tidak dapat mengelola emosinya. Biasakan menyelesaikan pekerjaan sesuai dengan jadwal agar tidak menumpuk. Selain itu beban pikiran pun dapat mengakibatkan stres, salah satu cara untuk mengurangi stres yaitu bercerita pada orang terdekat maupun pada konselor tentang apa yang Anda alami. Dengan begitu dapat mengurangi stres yang berlebihan.

Konsultasi dengan Dokter dan Minum Obat Secara Teratur
Jika Anda sudah merasakan ada tanda-tanda memiliki penyakit kardiovaskular, maka segeralah untuk konsultasi dengan dokter secara rutin, dan minum obat yang diberikan oleh dokter secara teratur. Dengan begitu setidaknya Anda mengetahui perkembangan penyakit yang sedang di derita.

bm

Seorang blogger amatir yang suka berbagi cerita, informasi dan ilmu pengetahuan melalui tulisan di blog.

1 Comments:

Mohon untuk memberikan komentar dengan bahasa yang sopan dan sesuai dengan topik yang dibahas, tidak memasang link hidup serta tidak meninggalkan spam...!!!

Terimakasih banyak atas perhatiannya...

  1. Masyarakat awam, menyebutnya hanya penyakit jantung
    Wah harapan tipis itu ngeri juga ya
    Semoga terhindarkan dari penyakit tersebut

    BalasHapus
avatar
Admin Kang Syahri Online
Welcome to Kang Syahri blog