Pengertian Disabilitas dan Ragam Penyandang Disabilitas

Anda pasti sering mendengar istilah disabilitas. Pengertian disabilitas adalah kondisi pembatasan aktivitas yang disebabkan oleh adanya keterbatasan fisik, intelektual, mental atau sensorik dalam jangka waktu yang lama dalam berinteraksi dengan lingkungan.

Pengertian disabilitas adalah kondisi pembatasan aktivitas yang disebabkan oleh adanya keterbatasan fisik, intelektual, mental

Penyandang disabilitas akan mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negara lainnya berdasarkan kesamaan hak.

Pengertian Disabilitas

Istilah disabilitas berasal dari bahasa inggris yakni different ability, yang artinya manusia memiliki kemampuan yang berbeda. Terdapat beberapa istilah penyebutan menunjuk pada penyandang disabilitas. Kementerian Sosial menyebut dengan istilah penyandang cacat, Kementerian Pendidikan Nasional menyebut dengan istilah berkebutuhan khusus dan Kementerian Kesehatan menyebut dengan istilah Penderita cacat.

Pengertian Disabilitas Menurut Undang-Undang

Berikut ini beberapa pengertian disabilitas menurut Undang-Undang

1. Undang-Undang Nomor 39 Tahun 1999 tentang Hak Asasi Manusia. 
Penyandang disabilitas merupakan kelompok masyarakat rentan yang berhak memperoleh perlakuan dan perlindungan lebih berkenaan dengan kekhususannya.

Baca juga:

Cara Merangsang Kecerdasan Kinestetik Anak dengan Bermain

2. Undang-undang Nomor 11 Tahun 2009 tentang Kesejahteraan Sosial. 
Penyandang disabilitas digolongkan sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki kehidupan yang tidak layak secara kemanusiaan dan memiliki kriteria masalah sosial.

3. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 1997 tentang Penyandang Cacat. 
Penyandang disabilitas adalah setiap orang yang mempunyai kelainan fisik dan/atau mental, yang dapat menganggu atau merupakan rintangan dan hamabatan baginya untuk melakukan secara selayaknya, yang terdiri dari, penyandang cacat fisik; penyandang cacat mental; penyandang cacat fisik dan mental.

4. Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas.
Penyandang disabilitas adalah setiap orang yang mengalami keterbatasan fisik, intelektual, mental, dan atau sensorik dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga Negara lainnya berdasarkan kesamaan hak.

Ragam Penyandang Disabilitas

Penyandang Disabilitas Fisik

Penyandang disabilitas fisik adalah setiap orang yang mengalami keterbatasan fisik, dalam jangka waktu lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dapat mengalami hambatan dan kesulitan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif dengan warga negara lainnya berdasarkan kesamaan hak.

Penyandang Disabilitas Intelektual

Orang yang mengalami keterbatasan fungsi pikir karena tingkat kecerdasan di bawah rata-rata dalam jangka waktu yang lama yang dalam berinteraksi dengan lingkungan dan sikap masyarakatnya dapat menemui hambatan yang menyulitkan untuk berpartisipasi secara penuh dan efektif berdasarkan kesamaan hak

Disabilitas  intelektual bukanlah penyakit jiwa atau yang berkaitan dengan masalah kejiwaan. Sakit jiwa ini berkaitan langsung dengan disintegrasi kepribadian. Setiap orang mempunyai peluang untuk mengalami penyakit jiwa.

Sementara disabilitas intelektual menyangkut kemampuan dan kecerdasan mereka. Kecerdasan mereka dibawah rata rata, namun mereka tetap memiliki potensi dan bahkan pada bidang tertentu mereka memiliki kelebihan.

Penyandang Disabilitas Mental

Menurut Undang-Undang Kesehatan Jiwa No. 18 Tahun 2014, permasalahan gangguan jiwa  merupakan permasalahan yang berkaitan dengan gangguan dalam pikiran, perilaku, dan perasaan yang termanifestasi dalam bentuk sekumpulan gejala dan perubahan perilaku.

Baca juga:

Jenis-jenis Asuransi Penting Bagi Anak

Permasalahan gangguan jiwa dapat dialami oleh siapapun. Apabila tidak mendapatkan penanganan secara tepat, dapat menimbulkan beban, baik bagi penyandangnya maupun bagi keluarganya. Ada tiga jenis penyandang disabilitas mental, yaitu:

1. Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODMK) 
Adalah orang yang dalam jangka waktu lama mengalami hambatan dalam interaksi dan partisipasi di masyarakat berdasarkan kesetaraan dengan yang lainnya.

2. Orang Dengan Masalah Kejiwaan (ODMK)
Yaitu orang yang mempunyai masalah fisik, mental, sosial, pertumbuhan dan perkembangan, dan kualitas hidup sehingga memiliki risiko mengalami gangguan jiwa.

3. Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) 
Ialah orang yang mengalami gangguan dalam pikiran, perilaku, dan perasaan yang termanifestasi dalam bentuk sekumpulan gejala atau perubahan perilaku yang bermakna, serta dapat menimbulkan penderitaan dan hambatan dalam menjalankan fungsi orang sebagai manusia.

Penyandang Disabilitas Sensorik

Disabilitas sensorik adalah terganggunya salah satu fungsi dari panca indera, antara lain disabilitas netra, disabilitas rungu, dan/atau disabilitas wicara.

Ragam Penyandang Disabilitas tersebut dapat dialami secara tunggal, ganda, atau multi dalam jangka waktu lama yang ditetapkan oleh tenaga medis sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

TRYOUT.ID, Solusi Tepat Berlatih Soal Tryout SBMPTN Via Online

SBMPTN atau yang lebih dikenal dengan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri bagi siswa SMA/MA/SMK yang akan melanjukan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi di Universitas Negeri di Indonesia tidak lama lagi akan diselenggarakan.

Oleh karenanya butuh persiapan yang matang agar dapat memperoleh PTN yang diinginkan. Salah satu caranya yaitu banyak berlatih menjawab soal-soal Tryout Online.

TRYOUT.ID, Solusi Berlatih Soal Tryout SBMPTN
Gambar: TRYOUT.ID

Banyak Berlatih Mengerjakan Soal-Soal Tryout SBMPTN

Agar dapat lolos seleksi bersama  masuk perguruan tinggi negeri yang diminati, langkah awal untuk mengetahui bagaimana dan seperti apa soal yang akan diujikan pada SBMPTN nanti, maka harus banyak berlatih mengerjakan soal-soal tryout SBMPTN di tahun-tahun sebelumnya. Hal ini guna mengetahui tingkat kesulitan soal dan juga dapat dijadikan tolak ukur kesiapan mengikuti seleksi SBMPTN.

Ujian seleksi SBMPTN sendiri didesain sesulit mungkin agar dapat menyaring peserta yang layak masuk. Biasanya soal nampak susah untuk dijawab, jumlah soal pun banyak dan waktu untuk mengerjakannya relatif pendek. Bisa dibilang Anda tidak akan sempat menjawab keseluruhan soal dengan cepat dan memperoleh nilai yang baik.

Dengan banyak berlatih mengerjakan soal-soal tryout, setidaknya Anda dapat mengerjakan soal dengan cepat dan tepat. Dan tidak menutup kemungkinan soal-soal yang dipelajari pada saat latihan akan muncul di ujian SBMPTN yang sebenarnya.

Berlatih Mengerjakan Soal Tryout Online

Seiring dengan perkembangan jaman dan gaya belajar siswa saat ini, belajar tidak lagi hanya di ruang kelas. Termasuk mempelajari soal-soal tryout SBMPTN. Salah satu solusi untuk berlatih soal-soal tryout sebelum mengikuti seleksi SBMPTN yaitu diantaranya banyak berlatih dan belajar mengerjakan soal tryout online di tryout.id.

Ada banyak situs yang dikhususkan untuk berlatih soal-soal tryout online, namun tryout.id dapat dijadikan jawaban sebagai salah satu media untuk berlatih soal-soal tryout online. Tryout.id sendiri merupakan pusat pembelajaran soal sekaligus pembahasan yang terlengkap dan terbaik di Indonesia yang dapat membantu mewujudkan lulus seleksi SBMPTN.

Cara Menggunakan Layanan TRYOUT.ID

Untuk menggunakan layanan dari tryout.id sebenarnya sangat mudah, Anda dapat mengaksesnya langsung baik melalui ponsel maupun browser yang ada di komputer. Diakses menggunakan ponsel pun tidak akan memberatkan kerja dari mobile, karena tidak ada iklan yang mengganggu. Jadi Anda dapat belajar kapanpun dan dimanapun dengan nyaman.

Untuk melakukan registrasi secara gratis pada aplikasi belajar tryout.id, Anda dapat mengunjungi laman https://tryout.id/registrasi.php dengan mengisi identitas diri Anda secara lengkap.

Dua Mode Tryout Online di TRYOUT.ID

Di tryout.id soal-soal dibuat menggunakan dua mode, yaitu mode tryout dan mode belajar. Pada mode tryout online, Anda dapat menjawab soal-soal terlebih dahulu hingga selesai, kemudian jika telah menyelesaikan seluruhnya maka pada bagian akhir, Anda akan mengetahui berapa skor yang diperoleh dari jawaban pada soal tryout online tersebut.

Sedangkan pada mode belajar, Anda akan mempelajari soal dengan menjawab pertanyaan kemudian setelah selesai menjawab setiap soal akan langsung dapat diketahui jawabannya dibagian bawah pertanyaan.

Biaya Tryout Online Yang Murah

Biaya yang dibebankan pun cukup murah, hanya dengan Rp 15.000/tahun bisa mengikuti tryout online. Kelebihan yang lain dari tryout.id yaitu menyediakan 30.000 soal yang dapat dipelajari, jadi peluang besar untuk mempelajari soal yang serupa dengan nanti pada saat ujian seleksi masuk perguruan tinggi negeri pun sangat besar.

Selain itu disediakan pula bermacam-macam kelompok soal. Selain kelompok soal tryout SBMPTN, juga terdapat kelompok soal untuk Sekolah Tinggi Kedinasan, CPNS, Simak UI, USM ITB, Uji Kompetensi, Perbankan/BUMN, Toefl, Bank Soal SMK, SMA, SMP, SD.

Ma'soem University: Kuliah Jurusan Komputer di Bandung

Memiliki keterampilan dibidang komputer adalah sebuah kebanggaan bagi kita karena di era millenial saat ini penggunaan komputer sudah menjadi kebutuhan, baik pada dunia pendidikan maupun dunia kerja. Terlebih lagi banyak perusahaan-perusahaan besar saat ini yang mencari calon tenaga kerja yang memiliki keterampilan di bidang komputer.
Ma'soem University: Kuliah Jurusan Komputer di Bandung
Ma'soem University
Bagi Anda yang saat ini berdomisili di Bandung atau di daerah sekitarnya dan baru saja lulus dari sekolah menengah atas/kejuruan atau Anda yang saat ini sudah bekerja dan ingin melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi serta ingin memiliki keterampilan komputer, maka tidak salah jika Anda kuliah di Ma'soem University yaitu salah satu universitas yang memiliki jurusan komputer di Bandung

Universitas Swasta Jurusan Komputer Terbaik di Bandung

Ma'soem University merupakan salah satu Universitas swasta di Bandung yang membuka jurusan komputer untuk semua kalangan baik pelajar maupun karyawan. Universitas yang berada dibawah naungan Yayasan Al Ma'soem ini berdiri sejak tahun 1986 yang memiliki Visi Menjadi Perguruan Tinggi Bermutu Tinggi di Indonesia Tahun 2038 dengan Karakter Cageur, Bageur, Pinter.

Baca juga : 

Menurut Rektor Ma'sum University yaitu Ir. H. M. Dadang Ma'soem, MSC., Ph.D, hadirnya Ma'soem University di Bandung Timur bukanlah tanpa alasan karena sesuai dengan strategi Yayasan Al Ma'soem, yaitu "SEBAGAI MENARA API BAGI LINGKUNGAN".

Ma'soem University ingin memberikan sumbangsih kepada agama, bangsa, dan negara untuk meningkatkan SDM/SDI dalam berbagai bidang disiplin ilmu sehingga dapat melahirkan kaum intelektual yang unggul, berjiwa entrepreneur, Islami, dan berkarakter cageur, bageur, pinter.

Jadi pantaslah jika Ma'soem University menjadi salah satu universitas swasta di Bandung yang memperoleh predikat terbaik bagi calon mahasiswa baik dari Jawa Barat maupun dari daerah lainnya di Indonesia karena tidak kalah dengan universitas ataupun sekolah tinggi lainnya baik negeri maupun swasta di daerah Jawa Barat
Ma'soem University: Kuliah Jurusan Komputer di Bandung
Mahasiswa jurusan komputer di Ma'sum University
Ma'soem University memiliki beberapa fakultas, diantaranya yaitu fakultas komputer yang terbagi menjadi tiga jurusan, yakni:
1. Sistem Informasi (S1)
2. Manajemen Informatika (D3) dan;
3. Komputerisasi Akuntansi (D3)

Pendaftaran kuliah di Ma'soem University dibagi menjadi 3 gelombang yang sudah dibuka sejak tanggal 2 Januari 2019 hingga berakhir sampai dengan tanggal 28 Agustus 2019.

Jadi bagi Anda yang ingin melanjutkan kuliah dan mengambil jurusan komputer di Bandung ini maka masih ada waktu dan kesempatan untuk mendaftar dan bergabung menjadi mahasiswa di Ma'soem University.

Biaya Kuliah Jurusan Komputer Relatif Terjangkau

Biaya perkuliahan universitas swasta di Bandung ini relatif terjangkau bagi mahasiswa karena sebanding dengan kelengkapan fasilitas yang dimiliki serta memiliki prospek kerja yang luas. 

Selain itu, pihak kampus tidak melakukan pungutan biaya selama menjadi mahasiswa, diantaranya tidak dikenakan biaya-biaya yang lain seperti SKS, biaya ujian, biaya modul, biaya praktikum dan lain sebagainya yang artinya biaya-biaya tersebut diberikan secara gratis.

Adapun biaya fasilitas sebesar 3 juta-an hanya dibayar 1 kali di tahun pertama yang artinya selama menjadi mahasiswa sampai kelulusan, tidak akan dikenakan biaya fasilitas lagi. Dibawah ini adalah rincian biaya pada fakultas komputer untuk tiap prodinya yaitu:

Kelas Reguler

Prodi
Biaya Normal
Biaya Dengan Diskon 30%*
Semester I
Semester II
Semester I
Semester II
S1 Sistem Informasi
Rp. 4.700.000
Rp. 4.300.000
Rp. 3.410.000
Rp. 3.010.000
D3 M.Informatika
Rp. 4.350.000
Rp. 3.950.000
Rp. 3.165.000
Rp. 2.765.000
D3 Komputer Akuntansi
Rp. 4.350.000
Rp. 3.950.000
Rp. 3.165.000
Rp. 2.765.000

Kelas Reguler Sore/Karyawan

Prodi
Biaya Normal
Biaya Dengan Diskon 30%*
Semester I
Semester II
Semester I
Semester II
S1 Sistem Informasi
Rp. 5.100.000
Rp. 4.700.000
Rp. 3.690.000
Rp. 3.290.000
D3 M.Informatika
Rp. 4.650.000
Rp. 4.250.000
Rp. 3.375.000
Rp. 2.975.000
D3 Komputer Akuntansi
Rp. 4.650.000
Rp. 4.250.000
Rp. 3.375.000
Rp. 2.975.000
Biaya tersebut belum termasuk potongan biaya sebesar 10% - 50% yang berupa beasiswa bagi calon mahasiswa dari alumni Al Ma'soem dan calon mahasiswa berprestasi dalam bidang olahraga, seni, dan teknologi.



Alamat lengkap dan kontak Ma'soem University

Bagi Anda yang ingin segera bergabung menjadi mahasiswa, dapat datang langsung ke Kampus Ma'soem University yang beralamat di daerah Bandung Timur atau dapat juga menghubungi kontaknya, yakni di :
Jl. Raya Cipacing No. 22 Jatinangor 45363 Jawa Barat
Telp : 022 7798340
Whatsapp : 08156033022

Apalah Arti Sebuah Nama?

“What’s in a name? That which we call arose by any other name would smell as sweet.” (Apalah artinya sebuah nama? Kalaupun memberi nama lain pada bunga Mawar, tetap saja harum baunya) ---WilliamShakespeare---

Apalah Arti Sebuah Nama
Apalah Arti Sebuah Nama?
Penulisan ungkapan diatas kurang berkenan, bagaimanapun nama merupakan hal penting. Tidak bisa dibayangkan, betapa sulitnya jika di dunia ini tanpa identitas. Perihal identitas, Allah SWT telah mengajarkan kepada Nabi Adam AS mengenal aneka macam nama benda ketika berada di surga (QS 2:31-32).

Sementara dalam memberikan nama anak, ada pedoman yang dimuat dalam Al-Hadits. Diriwayatkan oleh Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda “Sesungguhnya ada tiga kewajiban orang tua untuk anaknya yaitu memberi nama yang baik, memberi pendidikan dan menikahkan ketika dewasa”. 

Dalam hadits riwayat Abu Dawud, Rasulallah SAW pernah mengubah nama-nama yang kurang baik, seperti : nama “Ashiyah” (bermakna suka maksiat) diganti dengan nama “Jamilah” (berarti cantik). Begitu pula nama “Harb” (perang) diganti dengan nama “Salman” (damai), “Syi’bul Dhalalah” (jalan sesat) dengan nama “Banu Rusydi” (petunjuk).

Untuk memberi nama anak tidak asal nama saja, sebab pada nama anak melekat do’a orang tua bagi anaknya. Berdasarkan pedoman Islam, nama anak yang baik dapat mencontoh kepada nama-nama Allah dalam “Asma’ul Husna” yang terdiri dari 99 nama, kemudian nama Baginda Rasulallah Muhammad SAW, para Nabi dan Sahabat. 

Nama-nama anak sedapat mungkin merupakan nama yang baik. Jangan sampai terjebak asal bahasa Arab saja. Kata-kata “dolimun”, “kafirun” atau “parji” meskipun berasal dari Al-Qur’an tetapi tidak cocok untuk dijadikan nama anak.

Dalam penggunaan nama-nama orang sunda, ada nama yang cocok digunakan untuk kaum laki-laki saja atau wanita saja, seperti : Maman, Wawan, Yana, Asep dsb (untuk laki-laki) dan Mimin, Wiwin, Yeni, Euis dsb (wanita). 

Dalam bahasa Arab pun demikian, Nama “Hasan” (laki-laki) diubah menjadi “Hasanah” (wanita); “Jamal” (laki-laki) – “Jamilah” (wanita) atau “Jaka” (laki-laki) – Zakiah/Azkiah (wanita). Adapula nama yang bisa digunakan lintas gendre, yaitu Ade, Dede, Cucu, Yani, Dani, Ayi, dsb (laki-laki/wanita).

Nama Tradisional

David Reeve, seorang guru besar di Department of Chinese and Indonesia, School of Modern Language, University of New South Wales, Sydney, Australia dalam seminar internasional II di kampus UNSUR (Universitas Surakencana) Cianjur menginventarisir nama-nama tradisional pada setiap suku bangsa di Indonesia. 

Berdasarkan penelitiannya, nama-nama suku Bali biasa diurutkan mulai dari putra sulung menggunakan nama Made, Kadek (anak kedua); Nyoman, Komang (anak ketiga) dan Ketut (anak keempat). Anak kelima kembali lagi pada nomor satu, begitupula anak ke sembilan. 

Jika berdasarkan kasta, maka nama-nama itu dapat dibedakan berdasarkan asal kastanya, seperti : Ida Bagus (Brahmana), Cokorda, Anak Agung (Satria), Gusti (Wesia), I atau Ni (Sudra).

Nama-nama dikalangan suku Batak populer adalah nama belakangnya sebagai nama keluarga yang disebut marga. Nama marga suku Batak terkenal: Hutabarat, Hutagalung, Hutapea, Silitonga, Simanungkalit, Tampubolon dan sebagainya, sedangkan nama yang umum dipakai didepan adalah Poltak, Butet atau Polan. 

Di zaman Orde Baru, masalah nama pernah menjadi masalah politik. Nama-nama etnis Tionghoa diwaktu itu dengan alasan politis banyak di-indonesiakan seperti: Liem menjadi Salim atau Halim, Gunawan dari (Goei), Kuncoro (Kun), Ongkowijoyo (Ong, Oei) atau Tanuwijaya (Tan).

Prof. Reeve mengelompokan nama-nama etnis Jawa yang memiliki format khusus seperti: Su…(o), seperti: Sukarno, Sutrisno, Sudomo, Surono, Sugiharto. Pada masyarakat jawa dikenal dengan tradisi mengurutkan nama-nama anaknya seperti: 
  1.  Eko (anak pertama), contohnya Ekowati, Eko Sumarwan; 
  2. Dwi (anak kedua) contohnya: Dwijo Suranto, Dwi Hatmoko; 
  3. Tri (anak ketiga), contohnya: Triwibowo, Triningsih; 
  4. Catur (anak keempat): Catur Atmojo; 
  5. Panca (anak kelima): Poncosutowo, Poncorini;
  6. Sad (anak keenam): Sadirin, Sadmoko; 
  7. Sapto (anak ketujuh): Sapto Rahadjo, Sapto Hudoyo dan sebagainya.
Kelompok lainnya menurut Reeve adalah nam-nama yang menggunakan hitungan hari seperti : Legiman (Legi), Poniman (Pon), Wagimin (Wage), Tukliwon (Kliwon). Ada juga yang mengadopsi nama-nama tokoh pewayangan seperti: Herjono, Bambang Permadi (tokoh Arjuno/Permadi), Bimo Prasetyo (Bimo), Ari Sudewo (Sudewo) dan sebagainya.

Nama Global

Di era globalisasi, nama-nama global menurut penulis bakal mengisi dan menggantikan nama-nama tradisional di masyarakat. Momentum terjadi di kancah nasional atau dunia turut mempengaruhi perubahan nama-nama di masyarakat. Panggung perhelatan Piala Dunia atau Piala Eropa contohnya dapat mempengaruhi keluarga pecinta sepak bola memberi nama anak-anaknya sesuai dengan bintang lapangan pujaannya. 

Pada Piala Eropa 2012 lalu, nama-nama bintang lapangan mungkin saja diadopsi oleh penggila sepak bola, seperti: Iker Casilas, Fernando Torres, David Villa (Spanyol), Gianluigi Buffon (Italia), Cristiano Ronaldo (Portugis), Lukas Podolski, Jeronimo Cacau (Jerman) atau Mark Van Bommel dan Wesley Sneidjer (Belanda).

Begitu pula nama-nama selebriti kesohor sangat mungkin diadopsi masyarakat, terutama oleh keluarga muda, seperti : Dude Herlino, Adam Jordan, Ariel, Julia Perez, Luna Maya, Naysila dan sebagainya. Melihat fenomena ini, janganlah heran jika cucu laki-laki Nini Utih yang tinggal di “mumunggang” gunung diberi nama Mesut Ozil dan cucu perempuannya Manohara karena ayahnya fans berat tim Panser dan ibunya pengagum artis Manohara.

Dwilingga

Pada paparan terakhir, penulis menyoroti penggunaan dwilingga (pengulangan) pada nama-nama digunakan di masyarakat Sunda. Penggunaan dwilingga kata depan merupakan hal umum, seperti: Maman Suparman, Idah Rosyidah, Yati Rohayati, Yuyun Yunengsih, Dani Ramdani atau Yani Mulyani. 

Meskipun sudah menjadi tradisi dalam adat Sunda, penulis tidak merekomendasikan nama-nama Iwa, Oman, Anda atau Ali kemudian didwilinggakan menjadi: Iwa Sugriwa, Oman Hanoman, Anda Anggada atau Ali Subali. Mengapa?

Berdasarkan cerita Ramayana yang dilakonkan oleh Ki Dalang, nama Sugriwa, Hanoman, Anggada atau Subali bukanlah nama tokoh manusia tampan gagah perkasa, tetapi merupakan golongan “wanara”. Atau supaya gagah, gaul dan cantik, nama anak laki-laki Anda diberi nama “Raflesia Arnoldi” dan nama anak perempuan Anda diberi nama “Hernia”. 

Kalau paham makna nama “Raflesia Arnoldi” merupakan sejenis bunga yang mengeluarkan bau bangkai dan suka dikerubuti lalat, sedangkan nama “Hernia” yaitu sejenis penyakit kelamin yang sering diderita oleh kaum pria, pasti Anda tidak akan tergoda menggunakan nama-nama yang selintas menarik itu, bukan?

Jadi jelaslah bahwa nama memiliki makna yang sangat penting. Bagi kaum Muslimin, selain sebagai identitas diri, nama anak seyogianya indah, baik dan berisi untaian do’a. ungkapan yang dikemukakan oleh Shakespeare dalam kasus ini tentu tidaklah cocok.

Cara Aktivasi Simpeg (Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian)

Kali ini saya akan berbagi cara aktivasi Simpeg yang dapat diakses di laman Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (Simpeg). Sebagai contohnya saya berikan sampel Simpeg Kabupaten Indramayu dan untuk daerah-daerah yang lain dapat diakses pada laman website yang berbeda.

Cara Aktivasi Simpeg
Login simpeg
Sebenarnya aktivasi Simpeg ini dapat dilakukan langsung oleh Pegawai Negeri yang bersangkutan karena Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian ini berlaku untuk seluruh Pegawai Negeri disetiap Instansi Pemerintah, tetapi sering kali Pegawai Negeri yang bertugas di Sekolah-sekolah mempercayakan Operator Sekolah untuk mengerjakan laporan kepegawaian yang bersifat online ini.

Tetapi sebelum itu kita harus tahu terlebih dahulu tentang Simpeg, Simpeg adalah sebuah sistem informasi yang dirancang sebagai solusi untuk menangani berbagai hal dalam pengurusan kepegawaian mulai dari penyimpanan dan pemusatan data secara terkomputerisasi hingga menangani berbagai macam laporan yang berhubungan dengan kepegawaian sehingga memudahkan Pegawai Negeri untuk meningkatkan kebutuhan Administrasi kepegawaian.


Sistem informasi ini sebagai jawaban terhadap manajemen kepegawaian untuk memantapkan administrasi kepegawaian sebagai upaya untuk memenuhi kebutuhan informasi data pegawai yang cepat, tepat, akuntabel, dan up to date.

Tujuan aktivasi simpeg

Kegiatan pengembangan Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan efektifitas pengelolaan data kepegawaian dengan rincian sebagai berikut :
  1. Meningkatkan efisiensi, efektifitas, kecepatan dan kualitas layanan terkait dengan Kepegawaian.
  2. Mempercepat penyeragaman dan pembentukan database Kepegawaian, menunjang transparansi pengelolaan Kepegawaian.
  3. Menunjang akuntabilitas kepada para rekanan yang bekerja sama maupun instansi terkait dalam menyajikan informasi yang dapat menunjang tingkat pencapaian tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam Renstra.
  4. Memudahkan kerja bagi petugas operasional dalam memasukkan data, karena program yang ada didesain dengan memaksimalkan otomatisasi sistem.
  5. Meningkatkan kualitas dan kecepatan proses penyusunan berbagai laporan yang dibutuhkan baik untuk kepentingan internal maupun laporan-laporan yang dibutuhkan oleh pihak eksternal.
  6. Memudahkan dan mempercepat pencarian dan penampilan informasi di bidang pengelolaan Kepegawaian, untuk kepentingan pengambilan keputusan.
Setelah sahabat Operator Sekolah mengetahui tentang Simpeg serta sasaran apa saja yang ingin dicapai, berikutnya adalah bagaimana cara aktivasi Simpeg tersebut. Berikut ini adalah tahapan-tahapannya:
  1. Login terlebih dahulu ke Website Sistem Informasi Manajemen Kepegawaian (Simpeg) kemudian lakukan pendaftaran dengan cara memasukan Username berupa NIP Baru yang dimiliki oleh Pegawai yang bersangkutan dan masukan juga Password yang mudah diingat oleh pegawai itu sendiri tetapi tidak mudah ditebak oleh orang lain. 
  2. Setelah registrasi berhasil, langkah selanjutnya yaitu login dengan menggunakan Username berupa NIP dan Password yang telah didaftarkan sebelumnya.
  3. Langkah selanjutnya kita diarahkan pada halaman beranda yang terdiri dari beberapa Menu utama, diantaranya Menu PNS, Tabulasi, Infografik, Pensiun, Download, Profil PNS, Kolom pencarian PNS dan SKPD serta menu untuk Logout dan Ganti Password.
  4. Untuk menambahkan berkas-berkas kelengkapan Pegawai, kita dapat mengunggahnya melalui Menu Berkas PNS yang ada didalam sub menu PNS.
  5. Unggah seluruh berkas yang diperlukan, diantaranya Foto Copy Konversi NIP baru, Pass Foto (jpg, png), SK CPNS, SK PNS, SK Akhir, Karpeg, KTP, NPWP dan, Ijazah terakhir.
  6. Setelah seluruh berkas sudah terupload, kemudian klik tombol Simpan Berkas yang berada dibawahnya. secara otomatis berkas-berkas tersebut tersimpan di server.
  7. Langkah berikutnya kita diminta untuk melengkapi Data Induk Pegawai tersebut, diantaranya Data Umum yang berisikan Profil dari pegawai, Anak, Sutri, Golongan, Jabatan, Diklat, Pendidikan, Kursus, tanda Jasa, Angka Kredit dan Hukuman Disiplin dengan cara klik Pada menu Tambah Data
  8. Untuk mengetahui apakah data yang sudah kita kirim ke server udah lengkap atau belum, kita dapat mengetahuinya dengan cara klik Profil PNS yang nanti kita akan dapat menyimpannya dalam bentuk format Pdf. 
Demikian cara aktivasi Simpeg, semoga apa yang saya bagikan kali ini bermanfaat untuk sahabat Operator Sekolah semua guna mempermudah dalam pengerjaan pelaporan kepegawaian yang bersifat online

Download Kumpulan Soal Tes CPNS

Menjadi seorang PNS (Pegawai Negeri Sipil) atau yang sekarang lebih dikenal dengan Istilah ASN (Aparatur Sipil Negara) adalah masih menjadi idaman bagi masyarakat di Indonesia sebagai profesinya. 

Konon katanya, dengan berprofesi sebagai PNS, selain memperoleh gaji pokok, jam kerja serta tunjangan hari tua (masa pesiun) menjadi perhatian khusus dari keistimewaan menjadi seorang PNS. 

Download Kumpulan Soal Tes CPNS 2018
Kumpulan Soal Tes CPNS
Masalah jaminan memang merupakan hal yang banyak didambakan oleh sejumlah orang. Setidaknya, ancaman PHK tidak akan mereka alami jika menjadi PNS. Beda halnya dengan karyawan swasta yang setiap saat harus siap di-PHK jika perusahaan bangkrut atau melakukan efisiensi. 

Di sisi lain, lingkungan sosial juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi masyarakat Indonesia untuk mengambil keputusan menjadi PNS.
Sebenarnya tidak mudah untuk menjadi seorang PNS, Karena persaingan yang ketat pada saat mengikuti seleksi tes karena kuota yang ditentukan oleh pemerintah terbatas yakin berbanding antara 10:90 persen antara pelamar dengan kuota yang dibutuhkan untuk menduduki jabatan di setiap instansi pemerintah. 

Oleh karena itu ada baiknya bagi anda yang sebentar lagi akan mengikuti seleksi tes CPNS untuk lebih giat lagi dalam berlatih soal-soal yang nanti akan di ujikan. 

Kumpulan Soal Tes CPNS

Berikut ini akan saya bagikan beberapa kumpulan soa-soal yang setidaknya dapat anda gunakan untuk berlatih atau sebagai bahan referensi nanti pada saat anda mengikuti tes CPNS. Untuk lebih lengkapnya silahkan anda download langsung pada link yang saya bagikan ini. 

Dibawah ini adalah link soal yang dapat anda download:
1. Soal Bahasa Indonesia
2. Soal  Sejarah Indonesia
3. Soal Ketatanegaraan
4. Soal Logika Angka
5. Soal Amandemen UUD 1945
6. Soal Bakat Skolastik
7. Soal Persamaan kata

Itulah beberapa kumpulan soal-soal tes CPNS yang dapat anda download dan pelajari untuk persiapan nanti dalam menghadapi tes CPNS. Semoga apa yang saya bagikan ini dapat membantu dan mempermudah anda nanti dalam mengerjakan soal yang diujikan nanti.

Cara Pencairan Dana PIP dan Aktivasi Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar)

Program Indonesia Pintar (PIP) melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) adalah pemberian bantuan tunai pendidikan kepada anak usia sekolah (usia 6 - 21 tahun) yang berasal dari keluarga miskin, rentan miskin: pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), peserta Program Keluarga Harapan (PKH), yatim piatu, penyandang disabilitas, korban bencana alam/musibah. PIP merupakan bagian dari penyempurnaan program Bantuan Siswa Miskin (BSM).

Pencairan Dana PIP dan Aktivasi Tabungan SimPel
Siswa Penerima Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar)
PIP sendiri merupakan kerja sama tiga kementerian yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Sosial (Kemensos), dan Kementerian Agama (Kemenag).

PIP ini dirancang dengan tujuan untuk membantu anak-anak usia sekolah dari keluarga miskin/rentan miskin/prioritas tetap mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat pendidikan menengah, baik melalui jalur pendidikan formal (mulai SD/MI hingga anak Lulus SMA/SMK/MA) maupun pendidikan non formal (Paket A hingga Paket C serta kursus terstandar).

Melalui program ini pemerintah berupaya mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah, dan diharapkan dapat menarik siswa putus sekolah agar kembali melanjutkan pendidikannya. PIP juga diharapkan dapat meringankan biaya personal pendidikan peserta didik, baik biaya langsung maupun tidak langsung.

Yang Berhak Menerima PIP

PIP diperuntukkan bagi anak berusia 6 (enam) sampai dengan 21 (dua puluh satu) tahun dengan perioritas antara lain :
A. Peserta didik pemegang KIP
B. Peserta didik dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus seperti :
  1. Peserta didik dari keluarga Peserta Program Keluarga Harapan (PKH)
  2. Peserta didik dari keluarga pemegang KKS
  3. Peserta didik yang berstatus yatim piatu/yatim/piatu dari sekolah/panti sosial/panti asuhan.
  4. Peserta didik yang terkena dampak bencana alam.
  5. Peserta didik yang tidak bersekolah (drofout) yang diharapkan kembali bersekolah.
  6. Peserta didik yang mengalami kelainan fisik, korban musibah, dari orang tua PHK, di daerah konflik, dari keluarga terpidana, berada dilembaga pemasyarakatan, memiliki labih dari 3 (tiga) saudara yang tinggal serumah.
  7. Peserta pada lembaga kursus atau satuan pendidikan nonformal lainnya.
C. Peserta didik SMK yang menempuh studi keahlian kelompok bidang Pertanian, perikanan, peternakan, kehutanan dan pelayaran/kemaritiman.

Sesuai Surat Edaran Mendikbud No. 2 Tahun  2018, Tanggal 12 Maret 2018, tentang percepatan Pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun 2016 dan Tahun 2017, Ditjen Dikdasmen mengambil langkah-langkah sebagai berikut :
  1. PIP Tahun 2015 dan Tahun 2016, Bank Penyalur wajib mempercepat pencairan dan aktivasi, serta mengembalikan sisa saldo dana PIP yang belum dicairkan ke kantor Kas Negara, pertanggal 30 Juni 2018 dan melaporkan kepada Kuasa Pengguna Angaran (KPA).
  2. PIP Tahun 2017, Bank Penyalur wajib mempercepat penyaluran, pencairan dan aktivasi dana PIP sampai akhir Nopember Tahun 2018, serta mengembalikan sisa saldo dana PIP yang belum dicairkan ke Kantor Kas Negara, per 15 Desember 2018 dan melaporkan kepada KPA.
  3. Dana PIP Tahun 2018, Bank Penyalur wajib melakukan percepatan penyaluran , pencairan dan aktivasi dana PIP sampai akhir Desember 2018 sesuai Perjanjian Kerja Sama (PKS), dan membuat laporan bulanan disampaikan kepada KPA.  

Persyaratan Pencairan PIP

1. Aktivasi Rekening

  • Surat Keterangan Kepala Sekolah 
  • Membawa KTP orang tua
  • Membawa KK orang tua
  • Jika Wali murid / orang tua siswa tidak dapat hadir maka dapat diwakili oleh Kepala Sekolah dengan membawa KTP dan SK  Pengangkatan Kepala Sekolah
  • Mengisi Formulir Pembukaan /aktivasi rekening tabungan Simpanan Pelajar di bank penyalur.

2. Penarikan Dana

a. Penarikan Dana oleh Siswa
  • Membawa buku tabungan Simpanan Pelajar (simpel) dan / atau KIP ATM
  • Surat keterangan dari kepala sekolah
  • Harus didampingi oleh wali murid
b. Penarikan Dana secara Kolektif
Pengambilan Dana secara kolektif dapat dilakukan jika memenuhi salah satu kondisi sebagai berikut :
1. Penerima PIP bertempat tinggal didaerah yang kondisinya sulit untuk mengakses bank/lembaga penyalur seperti ;
  • Tidak ada kantor Bank /lembaga penyalur di kecamatan sekolah /tempat tinggal  peserta didik
  • Kondisi geografis yang menyulitkan seperti di daerah kepulauan, pegunungan dan pedalaman
  • Jarak dan waktu tempuh terlalu jauh
2. Penerima PIP bertempat tinggal di daerah yang kondisi transportasinya sulit, seperti;
  • Biaya relatif terlalu besar
  • Armada transportasi terbatas.
3. Penerima PIP tidak memungkinkan untuk mengambil dana secara langsung dan seperti;
  • Sedang sakit yang menyebabkan peserta didik tidak dapat melakukan aktivitas normal
  • Sedang mengalami bencana alam/cuaca buruk 
  • Hambatan lainnya tidak terduga
4. Penerima PIP yang diundang dalam acara kunjungan kerja pemerintah.
Dana yang sudah dicairkan secara kolektif harus segera diberikan kepada peserta didik atau secara kolektif di bank penyalur, harus dengan kondisi sebagai berikut ;
  • Tidak ada pemotongan dalam bentuk apapun 
  • Saldo minimal rekening tabungan adalah Rp. 0,00
  • Tidak dikenakan biaya administrasi perbankan

Sebab Pembatalan KIP

Pembatalan KIP dapat dilakukan karena :

1. Perubahan data PBDT (Pemutakhiran Basis Data Terpadu)

    Mekanisme pembatalan sebagai berikut :
  • Kementrian yang menangani bidang pendidikan melalui direktorat teknis terkait memilah data hasil pemadanan PBDT dengan dapodikdasmen untuk melihat peserta didik yang keluarganya sudah tidak tercatat lagi di dalam PBDT;
  • Kementrian yang menangani bidang pendidikan melalui KPA menerbitkan SK pembatalan berdasarkan hasil pemilahan data sebagaimana pada huruf a.

2. Usulan Pembatalan dari Dinas  

    Mekanisme pembatalan sebagai berikut ;
  1. Kepala sekolah melakukan identifikaasi atas status siswa penerima KIP;
  2. Apabila hasil identifikasi ditemukan peserta didik telah meninggal, putus sekolah, tidak diketaui keberadaannya, menolak menerima KIP, maka kepala sekolah melaporkan status siswa tersebut kepada dinas pendidikan provinsi /kabupaten/kota;
  3. Dinas pendidikan provinsi/kabupaten /kota melkukan validasi atas laporan dsri kepala sekolah dimaksud pada huruf b diatas.
  4. Apabila pemerintah daerah telah mengeluarkan peraturan yang menyebabkan peserta didik tidak memungkinkan untuk menerima KIP, maka dinas pendidikan provinsi/kabupaten/ kota melaporkan kedirektorat terkait sebagai rekomendasi untuk pembatalan KIP.
  5. Kementrian yang menangani bidang pendidikan melalui KPA menerbitkan SK pembatalan berdasarkan rekomendasi pada huruf c dan huruf d;
  6. Pejabat pembuat Komitmen mengembalikan dana PIP ke kas Negara berdasarkan SK Pembatalan.
Untuk melengkapi dalam proses Pencairan Dana PIP dan Aktivasi Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar) anda dapat mendownload file yang sudah saya siapkan untuk anda unduh melalui link-link berikut ini :

Cara Install Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019

Sistem Aplikasi Dapodikdasmen adalah aplikasi penjaring data pokok pendidikan pada kelompok jenjang pendidikan dasar di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Entitas data pokok tersebut meliputi sekolah termasuk sarana dan prasarana, Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK), Peserta Didik dan Proses Pembelajaran di dalam rombongan belajar (Rombel). 

Cara Install Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019
Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 
Berdasarkan Instruksi Menteri Pendidikan Nasional Nomor 2 Tahun 2011 serta Surat Edaran Menteri mengenai aplikasi pendataan di lingkungan Kemendikbud, dinyatakan bahwa Aplikasi Dapodikdasmen merupakan aplikasi resmi yang digunakan untuk menjaring data pokok pendidikan dasar.

Data dari Aplikasi Dapodikdasmen akan digunakan sebagai acuan data dalam program-program Kemendikbud di tingkat pendidikan dasar seperti: pemberian Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Siswa Miskin (BSM), tunjangan guru, Ujian Nasional, dan programprogram lainnya.

Oleh karena itu sekolah harus berpartisipasi aktif dalam kegiatan pendataan Dapodikdasmen. Data Aplikasi Dapodikdasmen digunakan sebagai acuan data dalam programprogram Kemendikbud di tingkat pendidikan dasar. Apabila sekolah tidak berpartisipasi aktif, maka sekolah akan rugi karena data milik mereka tidak akan sampai ke Kemendikbud. Sekolah tersebut otomatis tidak akan tersentuh program-program Kemendikbud.

Dan sudah menjadi agenda rutinitas tahunan bahwa setiap pergantian tahun ajaran di sekolah maka akan diikuti dengan pergantian versi Aplikasi Dapodikdasmen dari versi lama ke versi yang baru. 

Pembaruan Aplikasi Dapodikdasmen ini dilakukan secara terus-menerus dengan upaya untuk selalu meningkatkan kualitas data Dapodik dan juga upaya untuk mengakomodasikan regulasi yang berlaku, yaitu aturan yang baru terbit pada tahun 2018.

Permendikbud No 14 Tahun 2018 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, atau Bentuk Lain yang Sederajat dan Permendikbud No 15 Tahun 2018 Tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah. Pembaruan juga dilakukan untuk menyelaraskan terhadap prosedur dan mekanisme pemanfaatan data Dapodik untuk berbagai transaksi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Akhirnya pada tahun ajaran 2018/2019 ini, Dapodikdasmen telah menyelesaikan proses pengujian aplikasi Dapodikdasemen versi baru yang digunakan pada Tahun Ajaran 2018/2019 sesuai dengan jadwal.

Maka pada kesempatan ini bertepatan dengan peringatan Ulang Tahun ke-73 Republik Indonesia telah dirilis Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 dimana terdapat perubahan yang cukup signifikan dengan penggunaan database versi baru, pembaruan beberapa fitur dan juga penambahan fitur baru, validasi data, serta perbaikan beberapa bug versi sebelumnya. Sejak dirilisnya Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 ini, maka Aplikasi Dapodikdasmen versi sebelumnya (2018, 2018.b patch 1 dan patch 2) dinyatakan tidak berlaku dan tidak dapat digunakan lagi.

Secara teknis Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 telah menggunakan database yang baru, oleh karenanya Aplikasi Dapodikdasmen versi sebelumnya (2018, 2017b patch 1 dan patch 2) tidak dapat langsung di upgrade ke Dapodikdasmen versi 2019, akan tetapi harus melakukan install ulang dan registrasi ulang. Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 hanya dirilis dalam bentuk INSTALLER dan tidak ada versi UPDATER.


Berikut adalah daftar perubahan pada Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019:

  1. [Pembaruan] Penambahan referensi Kurikulum 2013 Revisi
  2. [Pembaruan] Penamaan siswa dengan huruf kapital di awal kata
  3. [Pembaruan] Penambahan referensi Kurikulum Sekolah Perjanjian Kerjasama (SPK)
  4. [Pembaruan] Penambahan referensi Kepanitiaan Sekolah
  5. [Pembaruan] Penambahan referensi tugas tambahan Bendahara BOS
  6. [Pembaruan] Migrasi hasil integrasi PPDB ke dalam database Dapodikdasmen
  7. [Pembaruan] Proses kelulusan bersama untuk siswa tingkat akhir
  8. [Pembaruan] Penambahan peringatan dini saat penghapusan data yang berkaitan dengan tunjangan profesi guru
  9. [Pembaruan] Penambahan dan mengkadaluarsakan (meng-expired-kan) referensi tugas tambahan guru
  10. [Pembaruan] Penambahan referensi prasarana: lapangan, kantin dan lapangan parkir
  11. [Pembaruan] Penyatuan Database Dikdas dan Database Dikmen
  12. [Pembaruan] Mewajibkan sekolah memilih Kurikulum 2013 untuk rombongan belajar dengan tingkat 1, 7 dan 10 di semua jenjang
  13. [Pembaruan] Panambahan tabulasi pada Menu Validasi Lokal untuk mengecek referensi yang terikat dengan data sekolah, GTK, Peserta Didik, Sarpras dan Rombel
  14. [Pembaruan] Penambahan validasi dengan status warning untuk mengecek jumlah rombel berdasarkan rasio jumlah peserta didik
  15. [Pembaruan] Penambahan validasi dengan status warning untuk peserta didik SD yang berumur di bawah 5 tahun 6 bulan terhitung dari tanggal 01 Juli 2018
  16. [Pembaruan] Penambahan validasi dengan status invalid untuk semua TMT pada rincian GTK jika selisih tanggal lahir < 15 tahun dari TMT tersebut
  17. [Pembaruan] Penambahan fitur web service untuk digunakan oleh aplikasi selain Dapodikdasmen guna kepentingan sekolah
  18. [Perbaikan] Perubahan alur pengisian untuk KIP dan PIP pada peserta didik
  19. [Perbaikan] Penonaktifan tambah Peserta Didik Baru untuk jenjang SMP, SMA dan SMK Reguler (kecuali daerah khusus)
  20. [Perbaikan] Isian secara otomatis untuk sarana yang berada dalam prasarana sesuai standar prasarana
  21. [Perbaikan] Perbaikan pada security aplikasi
  22. [Perbaikan] Penyesuaian aplikasi dengan strukur database terbaru (versi 2.80)
Proses tarik dan tambah data peserta didik dapat dilakukan pada laman yang baru, yaitu laman Kelola Data Sekolah. Panduan penggunaan Aplikasi Dapodikdasmen dan Laman Kelola Data Sekolah telah dideskripsikan pada Buku Panduan Aplikasi Dapodikdasmen versi 2019.

Cara Install Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 

Untuk memulai instalasi Aplikasi Dapodikdasmen 2019, ada baiknya anda perhatikan beberapa hal penting berikut ini:
  1. Secara teknis Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 telah menggunakan database yang baru, oleh karenanya Aplikasi Dapodikdasmen versi sebelumnya (2018, 2017b patch 1 dan patch 2) tidak dapat langsung di upgrade ke Dapodikdasmen versi 2019, akan tetapi harus melakukan install ulang dan registrasi ulang. Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 hanya dirilis dalam bentuk INSTALLER dan tidak ada versi UPDATER
  2. Perhatikan spesifikasi minimum perangkat komputer yang akan dipasang Aplikasi Dapodikdasmen 2019.
  3. Siapkan Kode Registrasi Dapodik. Pastikan sekolah sudah memiliki kode registrasi dan akun yang akan digunakan dalam proses instalasi. Kode registrasi diperoleh melalui admin Dapodikdasmen Dinas Pendidikan Kab/Kota untuk jenjang SD/SMP dan Dinas Pendidikan Provinsi untuk jenjang SMA/SMK/SLB.
  4. Unduh Aplikasi Dapodik di http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/unduhan.
  5. Generate Prefill Aplikasi Dapodik.
  6. Pastikan Pengaturan Waktu pada Komputer sudah benar.
  7. Non-Aktifkan Program Keamanan pada Perangkat Komputer

Langkah-langkah Install Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 

Jika seluruh tahapan instalasi telah dilakukan, langkah selanjutnya yaitu memulai melakukan instalasi dengan menjalankan file full installer yang telah diunduh. Panduan ini menggunakan Aplikasi Dapodik Versi 2019. Proses instalasi dengan status normal akan berlangsung cukup lama yaitu sekitar 15 menit. Selengkapnya ikuti langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Siapkan file installer yang sudah diunduh. Sebelum melakukan instalasi, sangat disarankan untuk menutup program lainnya.
  2. Klik ganda file installer, jika muncul security warning, pilih “Yes” atau untuk komputer dengan sistem operasi windows dengan versi tertentu, klik “Run Anyway”. Selanjutnya akan ditampilkan tampilan jendela aplikasi Dapodik, pilih “Lanjut”.
  3. Pada jendela perjanjian persetujuan, pilih “Saya Setuju” dan klik “Lanjut”. Selanjutnya pada jendela “Pilih lokasi tujuan” dan secara default otomatis akan mengarahkan lokasi instalasi di “C:\Program Files(x86)\Dapodik”. Pilih “Lanjut”.
  4. Pilih folder Start Menu. Secara default, sistem akan otomatis mengisi “Dapodik”. Pilih “Lanjut”.
  5. Masuk ke jendela persiapan memasang aplikasi Dapodik, klik “Pasang” untuk memulai proses instalasi aplikasi.
  6. Proses instalasi Aplikasi Dapodikdasmen sedang berjalan. Tunggu hingga proses pemasangan ini selesai.
  7. Untuk mengakhiri proses pemasangan Aplikasi Dapodikdasmen, klik “Selesai”.
  8. Setelah proses instalasi maka akan muncul ikon Aplikasi Dapodikdasmen di halaman desktop. Klik ganda pada ikon untuk membuka aplikasi.


Terakhir, lakukan proses Registrasi Dapodik dengan cara offline maupun online dengan menggunakan kode registrasi yang digunakan pada aplikasi dapodik sebelumnya atau Kode registrasi diperoleh melalui admin Dapodikdasmen Dinas Pendidikan Kab/Kota untuk jenjang SD/SMP dan Dinas Pendidikan Provinsi untuk jenjang SMA/SMK/SLB, email aktif dan jangan lupa juga gunakan pasword yang mudah diingat oleh operator sekolah sendiri. Demikianlah Cara Install Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019. Semoga dengan mempelajari panduannya secara teliti dapat mempermudah pengerjaannya.

Sumber : dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id