Showing posts with label Tutorial Pendidikan. Show all posts
Showing posts with label Tutorial Pendidikan. Show all posts

04 September 2018

Cara Pencairan Dana PIP dan Aktivasi Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar)

Cara Pencairan Dana PIP dan Aktivasi Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar)

Program Indonesia Pintar (PIP) melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) adalah pemberian bantuan tunai pendidikan kepada anak usia sekolah (usia 6 - 21 tahun) yang berasal dari keluarga miskin, rentan miskin: pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), peserta Program Keluarga Harapan (PKH), yatim piatu, penyandang disabilitas, korban bencana alam/musibah. PIP merupakan bagian dari penyempurnaan program Bantuan Siswa Miskin (BSM).

PIP sendiri merupakan kerja sama tiga kementerian yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Sosial (Kemensos), dan Kementerian Agama (Kemenag). PIP ini dirancang dengan tujuan untuk membantu anak-anak usia sekolah dari keluarga miskin/rentan miskin/prioritas tetap mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat pendidikan menengah, baik melalui jalur pendidikan formal (mulai SD/MI hingga anak Lulus SMA/SMK/MA) maupun pendidikan non formal (Paket A hingga Paket C serta kursus terstandar). Melalui program ini pemerintah berupaya mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah, dan diharapkan dapat menarik siswa putus sekolah agar kembali melanjutkan pendidikannya. PIP juga diharapkan dapat meringankan biaya personal pendidikan peserta didik, baik biaya langsung maupun tidak langsung.

Cara Pencairan Dana PIP dan Aktivasi Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar)
Siswa Penerima Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar)

Siapa sajakah yang berhak menerima PIP?

PIP diperuntukkan bagi anak berusia 6 (enam) sampai dengan 21 (dua puluh satu) tahun dengan perioritas antara lain :
A. Peserta didik pemegang KIP
B. Peserta didik dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus seperti :

  1. Peserta didik dari keluarga Peserta Program Keluarga Harapan (PKH)
  2. Peserta didik dari keluarga pemegang KKS
  3. Peserta didik yang berstatus yatim piatu/yatim/piatu dari sekolah/panti sosial/panti asuhan.
  4. Peserta didik yang terkena dampak bencana alam.
  5. Peserta didik yang tidak bersekolah (drofout) yang diharapkan kembali bersekolah.
  6. Peserta didik yang mengalami kelainan fisik, korban musibah, dari orang tua PHK, di daerah konflik, dari keluarga terpidana, berada dilembaga pemasyarakatan, memiliki labih dari 3 (tiga) saudara yang tinggal serumah.
  7. Peserta pada lembaga kursus atau satuan pendidikan nonformal lainnya.
C. Peserta didik SMK yang menempuh studi keahlian kelompok bidang Pertanian, perikanan, peternakan, kehutanan dan pelayaran/kemaritiman.

Sesuai Surat Edaran Mendikbud No. 2 Tahun  2018, Tanggal 12 Maret 2018, tentang percepatan Pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun 2016 dan Tahun 2017, Ditjen Dikdasmen mengambil langkah-langkah sebagai berikut :

  1. PIP Tahun 2015 dan Tahun 2016, Bank Penyalur wajib mempercepat pencairan dan aktivasi, serta mengembalikan sisa saldo dana PIP yang belum dicairkan ke kantor Kas Negara, pertanggal 30 Juni 2018 dan melaporkan kepada Kuasa Pengguna Angaran (KPA).
  2. PIP Tahun 2017, Bank Penyalur wajib mempercepat penyaluran, pencairan dan aktivasi dana PIP sampai akhir Nopember Tahun 2018, serta mengembalikan sisa saldo dana PIP yang belum dicairkan ke Kantor Kas Negara, per 15 Desember 2018 dan melaporkan kepada KPA.
  3. Dana PIP Tahun 2018, Bank Penyalur wajib melakukan percepatan penyaluran , pencairan dan aktivasi dana PIP sampai akhir Desember 2018 sesuai Perjanjian Kerja Sama (PKS), dan membuat laporan bulanan disampaikan kepada KPA.  
1. Aktivasi Rekening

  • Surat Keterangan Kepala Sekolah 
  • Membawa KTP orang tua
  • Membawa KK orang tua
  • Jika Wali murid / orang tua siswa tidak dapat hadir maka dapat diwakili oleh Kepala Sekolah dengan membawa KTP dan SK  Pengangkatan Kepala Sekolah
  • Mengisi Formulir Pembukaan /aktivasi rekening tabungan Simpanan Pelajar di bank penyalur.
2. Penarikan Dana
a. Penarikan Dana oleh Siswa

  • Membawa buku tabungan Simpanan Pelajar (simpel) dan / atau KIP ATM
  • Surat keterangan dari kepala sekolah
  • Harus didampingi oleh wali murid
b. Penarikan Dana secara Kolektif

Pengambilan Dana secara kolektif dapat dilakukan jika memenuhi salah satu kondisi sebagai berikut :
1. Penerima PIP bertempat tinggal didaerah yang kondisinya sulit untuk mengakses bank/lembaga          penyalur seperti ;

  • Tidak ada kantor Bank /lembaga penyalur di kecamatan sekolah /tempat tinggal  peserta didik
  • Kondisi geografis yang menyulitkan seperti di daerah kepulauan, pegunungan dan pedalaman
  • Jarak dan waktu tempuh terlalu jauh
2. Penerima PIP bertempat tinggal di daerah yang kondisi transportasinya sulit, seperti;

  • Biaya relatif terlalu besar
  • Armada transportasi terbatas.
3. Penerima PIP tidak memungkinkan untuk mengambil dana secara langsung dan seperti;

  • Sedang sakit yang menyebabkan peserta didik tidak dapat melakukan aktivitas normal
  • Sedang mengalami bencana alam/cuaca buruk 
  • Hambatan lainnya tidak terduga
4. Penerima PIP yang diundang dalam acara kunjungan kerja pemerintah.
Dana yang sudah dicairkan secara kolektif harus segera diberikan kepada peserta didik atau secara kolektif di bank penyalur, harus dengan kondisi sebagai berikut ;

  • Tidak ada pemotongan dalam bentuk apapun 
  • Saldo minimal rekening tabungan adalah Rp. 0,00
  • Tidak dikenakan biaya administrasi perbankan

Pembatalan KIP dapat dilakukan karena :
1. Perubahan data PBDT (Pemutakhiran Basis Data Terpadu)
    Mekanisme pembatalan sebagai berikut :

  • Kementrian yang menangani bidang pendidikan melalui direktorat teknis terkait memilah data hasil pemadanan PBDT dengan dapodikdasmen untuk melihat peserta didik yang keluarganya sudah tidak tercatat lagi di dalam PBDT;
  • Kementrian yang menangani bidang pendidikan melalui KPA menerbitkan SK pembatalan berdasarkan hasil pemilahan data sebagaimana pada huruf a.
2. Usulan pembatalan dari Dinas  
    Mekanisme pembatalan sebagai berikut ;

  1. Kepala sekolah melakukan identifikaasi atas status siswa penerima KIP;
  2. Apabila hasil identifikasi ditemukan peserta didik telah meninggal, putus sekolah, tidak diketaui keberadaannya, menolak menerima KIP, maka kepala sekolah melaporkan status siswa tersebut kepada dinas pendidikan provinsi /kabupaten/kota;
  3. Dinas pendidikan provinsi/kabupaten /kota melkukan validasi atas laporan dsri kepala sekolah dimaksud pada huruf b diatas.
  4. Apabila pemerintah daerah telah mengeluarkan peraturan yang menyebabkan peserta didik tidak memungkinkan untuk menerima KIP, maka dinas pendidikan provinsi/kabupaten/ kota melaporkan kedirektorat terkait sebagai rekomendasi untuk pembatalan KIP.
  5. Kementrian yang menangani bidang pendidikan melalui KPA menerbitkan SK pembatalan berdasarkan rekomendasi pada huruf c dan huruf d;
  6. Pejabat pembuat Komitmen mengembalikan dana PIP ke kas Negara berdasarkan SK Pembatalan.
Untuk melengkapi dalam proses Pencairan Dana PIP dan Aktivasi Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar) anda dapat mendownload file yang sudah saya siapkan untuk anda unduh melalui link-link berikut ini :

22 August 2018

Cara Install Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019

Cara Install Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 

Sistem Aplikasi Dapodikdasmen adalah aplikasi penjaring data pokok pendidikan pada kelompok jenjang pendidikan dasar di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Entitas data pokok tersebut meliputi sekolah termasuk sarana dan prasarana, Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK), Peserta Didik dan Proses Pembelajaran di dalam rombongan belajar (Rombel). Berdasarkan Instruksi Menteri Pendidikan Nasional Nomor 2 Tahun 2011 serta Surat Edaran Menteri mengenai aplikasi pendataan di lingkungan Kemendikbud, dinyatakan bahwa Aplikasi Dapodikdasmen merupakan aplikasi resmi yang digunakan untuk menjaring data pokok pendidikan dasar.

Data dari Aplikasi Dapodikdasmen akan digunakan sebagai acuan data dalam program-program Kemendikbud di tingkat pendidikan dasar seperti: pemberian Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Siswa Miskin (BSM), tunjangan guru, Ujian Nasional, dan programprogram lainnya. Oleh karena itu sekolah harus berpartisipasi aktif dalam kegiatan pendataan Dapodikdasmen. Data Aplikasi Dapodikdasmen digunakan sebagai acuan data dalam programprogram Kemendikbud di tingkat pendidikan dasar. Apabila sekolah tidak berpartisipasi aktif, maka sekolah akan rugi karena data milik mereka tidak akan sampai ke Kemendikbud. Sekolah tersebut otomatis tidak akan tersentuh program-program Kemendikbud.

Cara Install Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019
Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 

Dan sudah menjadi agenda rutinitas tahunan bahwa setiap pergantian tahun ajaran di sekolah maka akan diikuti dengan pergantian versi Aplikasi Dapodikdasmen dari versi lama ke versi yang baru. Pembaruan Aplikasi Dapodikdasmen ini dilakukan secara terus-menerus dengan upaya untuk selalu meningkatkan kualitas data Dapodik dan juga upaya untuk mengakomodasikan regulasi yang berlaku, yaitu aturan yang baru terbit pada tahun 2018 seperti Permendikbud No 14 Tahun 2018 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, atau Bentuk Lain yang Sederajat dan Permendikbud No 15 Tahun 2018 Tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah. Pembaruan juga dilakukan untuk menyelaraskan terhadap prosedur dan mekanisme pemanfaatan data Dapodik untuk berbagai transaksi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Akhirnya pada tahun ajaran 2018/2019 ini, Dapodikdasmen telah menyelesaikan proses pengujian aplikasi Dapodikdasemen versi baru yang digunakan pada Tahun Ajaran 2018/2019 sesuai dengan jadwal. Maka pada kesempatan ini bertepatan dengan peringatan Ulang Tahun ke-73 Republik Indonesia telah dirilis Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 dimana terdapat perubahan yang cukup signifikan dengan penggunaan database versi baru, pembaruan beberapa fitur dan juga penambahan fitur baru, validasi data, serta perbaikan beberapa bug versi sebelumnya. Sejak dirilisnya Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 ini, maka Aplikasi Dapodikdasmen versi sebelumnya (2018, 2018.b patch 1 dan patch 2) dinyatakan tidak berlaku dan tidak dapat digunakan lagi.

Secara teknis Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 telah menggunakan database yang baru, oleh karenanya Aplikasi Dapodikdasmen versi sebelumnya (2018, 2017b patch 1 dan patch 2) tidak dapat langsung di upgrade ke Dapodikdasmen versi 2019, akan tetapi harus melakukan install ulang dan registrasi ulang. Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 hanya dirilis dalam bentuk INSTALLER dan tidak ada versi UPDATER.


Berikut adalah daftar perubahan pada Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019:


  1. [Pembaruan] Penambahan referensi Kurikulum 2013 Revisi
  2. [Pembaruan] Penamaan siswa dengan huruf kapital di awal kata
  3. [Pembaruan] Penambahan referensi Kurikulum Sekolah Perjanjian Kerjasama (SPK)
  4. [Pembaruan] Penambahan referensi Kepanitiaan Sekolah
  5. [Pembaruan] Penambahan referensi tugas tambahan Bendahara BOS
  6. [Pembaruan] Migrasi hasil integrasi PPDB ke dalam database Dapodikdasmen
  7. [Pembaruan] Proses kelulusan bersama untuk siswa tingkat akhir
  8. [Pembaruan] Penambahan peringatan dini saat penghapusan data yang berkaitan dengan tunjangan profesi guru
  9. [Pembaruan] Penambahan dan mengkadaluarsakan (meng-expired-kan) referensi tugas tambahan guru
  10. [Pembaruan] Penambahan referensi prasarana: lapangan, kantin dan lapangan parkir
  11. [Pembaruan] Penyatuan Database Dikdas dan Database Dikmen
  12. [Pembaruan] Mewajibkan sekolah memilih Kurikulum 2013 untuk rombongan belajar dengan tingkat 1, 7 dan 10 di semua jenjang
  13. [Pembaruan] Panambahan tabulasi pada Menu Validasi Lokal untuk mengecek referensi yang terikat dengan data sekolah, GTK, Peserta Didik, Sarpras dan Rombel
  14. [Pembaruan] Penambahan validasi dengan status warning untuk mengecek jumlah rombel berdasarkan rasio jumlah peserta didik
  15. [Pembaruan] Penambahan validasi dengan status warning untuk peserta didik SD yang berumur di bawah 5 tahun 6 bulan terhitung dari tanggal 01 Juli 2018
  16. [Pembaruan] Penambahan validasi dengan status invalid untuk semua TMT pada rincian GTK jika selisih tanggal lahir < 15 tahun dari TMT tersebut
  17. [Pembaruan] Penambahan fitur web service untuk digunakan oleh aplikasi selain Dapodikdasmen guna kepentingan sekolah
  18. [Perbaikan] Perubahan alur pengisian untuk KIP dan PIP pada peserta didik
  19. [Perbaikan] Penonaktifan tambah Peserta Didik Baru untuk jenjang SMP, SMA dan SMK Reguler (kecuali daerah khusus)
  20. [Perbaikan] Isian secara otomatis untuk sarana yang berada dalam prasarana sesuai standar prasarana
  21. [Perbaikan] Perbaikan pada security aplikasi
  22. [Perbaikan] Penyesuaian aplikasi dengan strukur database terbaru (versi 2.80)
Proses tarik dan tambah data peserta didik dapat dilakukan pada laman yang baru, yaitu laman Kelola Data Sekolah. Panduan penggunaan Aplikasi Dapodikdasmen dan Laman Kelola Data Sekolah telah dideskripsikan pada Buku Panduan Aplikasi Dapodikdasmen versi 2019.

Cara Install Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 

Untuk memulai instalasi Aplikasi Dapodikdasmen 2019, ada baiknya anda perhatikan beberapa hal penting berikut ini:

  1. Secara teknis Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 telah menggunakan database yang baru, oleh karenanya Aplikasi Dapodikdasmen versi sebelumnya (2018, 2017b patch 1 dan patch 2) tidak dapat langsung di upgrade ke Dapodikdasmen versi 2019, akan tetapi harus melakukan install ulang dan registrasi ulang. Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 hanya dirilis dalam bentuk INSTALLER dan tidak ada versi UPDATER
  2. Perhatikan spesifikasi minimum perangkat komputer yang akan dipasang Aplikasi Dapodikdasmen 2019.
  3. Siapkan Kode Registrasi Dapodik. Pastikan sekolah sudah memiliki kode registrasi dan akun yang akan digunakan dalam proses instalasi. Kode registrasi diperoleh melalui admin Dapodikdasmen Dinas Pendidikan Kab/Kota untuk jenjang SD/SMP dan Dinas Pendidikan Provinsi untuk jenjang SMA/SMK/SLB.
  4. Unduh Aplikasi Dapodik di http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/unduhan.
  5. Generate Prefill Aplikasi Dapodik.
  6. Pastikan Pengaturan Waktu pada Komputer sudah benar.
  7. Non-Aktifkan Program Keamanan pada Perangkat Komputer

Langkah-langkah Install Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 

Jika seluruh tahapan instalasi telah dilakukan, langkah selanjutnya yaitu memulai melakukan instalasi dengan menjalankan file full installer yang telah diunduh. Panduan ini menggunakan Aplikasi Dapodik Versi 2019. Proses instalasi dengan status normal akan berlangsung cukup lama yaitu sekitar 15 menit. Selengkapnya ikuti langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Siapkan file installer yang sudah diunduh. Sebelum melakukan instalasi, sangat disarankan untuk menutup program lainnya.
  2. Klik ganda file installer, jika muncul security warning, pilih “Yes” atau untuk komputer dengan sistem operasi windows dengan versi tertentu, klik “Run Anyway”. Selanjutnya akan ditampilkan tampilan jendela aplikasi Dapodik, pilih “Lanjut”.
  3. Pada jendela perjanjian persetujuan, pilih “Saya Setuju” dan klik “Lanjut”. Selanjutnya pada jendela “Pilih lokasi tujuan” dan secara default otomatis akan mengarahkan lokasi instalasi di “C:\Program Files(x86)\Dapodik”. Pilih “Lanjut”.
  4. Pilih folder Start Menu. Secara default, sistem akan otomatis mengisi “Dapodik”. Pilih “Lanjut”.
  5. Masuk ke jendela persiapan memasang aplikasi Dapodik, klik “Pasang” untuk memulai proses instalasi aplikasi.
  6. Proses instalasi Aplikasi Dapodikdasmen sedang berjalan. Tunggu hingga proses pemasangan ini selesai.
  7. Untuk mengakhiri proses pemasangan Aplikasi Dapodikdasmen, klik “Selesai”.
  8. Setelah proses instalasi maka akan muncul ikon Aplikasi Dapodikdasmen di halaman desktop. Klik ganda pada ikon untuk membuka aplikasi.

Baca juga : Cara menambahkan kop sekolah pada aplikasi dapodikdasmen 2019

Terakhir, lakukan proses Registrasi Dapodik dengan cara offline maupun online dengan menggunakan kode registrasi yang digunakan pada aplikasi dapodik sebelumnya atau Kode registrasi diperoleh melalui admin Dapodikdasmen Dinas Pendidikan Kab/Kota untuk jenjang SD/SMP dan Dinas Pendidikan Provinsi untuk jenjang SMA/SMK/SLB, email aktif dan jangan lupa juga gunakan pasword yang mudah diingat oleh operator sekolah sendiri. Demikianlah Cara Install Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019. Semoga dengan mempelajari panduannya secara teliti dapat mempermudah pengerjaannya.

Sumber : dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id

08 May 2018

Download Aplikasi Pengolahan Nilai dan Cetak Ijazah SD Tahun 2018

Download Aplikasi Pengolahan Nilai dan Cetak Ijazah SD Tahun 2018

USBN (Ujian Sekolah Berstandar Nasional) Untuk jenjang Sekolah Dasar (SD) Tahun Pelajaran 2017/2018 telah berakhir. Seperti tahun-tahun sebelumnya, guru kelas 6 dengan dibantu oleh operator sekolah harus sudah mempersiapkan nilai dari hasil Ujian Sekolah yang nanti dituangkan pada aplikasi pengolahan nilai ijazah. Guru kelas 6 akan melakukan akumulasi data nilai akhir, yaitu gabungan nilai rata-rata rapor dengan nilai USBN.

Agar lebih mudah dalam pengisian nilai, kita dapat menggunakan aplikasi yang dikhususkan untuk pengolahan nilai dan cetak ijazah tahun 2018 yang sudah barang tentu sangat penting untuk mempermudah bagi guru kelas 6 atau operator sekolah yang membantu mengentry nilainya.

Aplikasi pengolahan nilai ijazah SD
Aplikasi pengolahan nilai dan cetak ijazah
Aplikasi pengolahan nilai dan cetak ijazah ini sangat mudah untuk dioperasikannya. Aplikasi ini menggunakna format .xls. Yang didalamnya terdapat kolom pengisian nilai rata-rata rapor untuk tingkat Sekolah Dasar yang diambil dari rata-rata nilai semester 7, 8, 9, 10, dan 11 dan gabungan nilai-rata-rata rapor dengan nilai Ujian Sekolah Berstandar Nasional.

Untuk mendownload aplikasi pengolahan nilai dan cetak ijazah SD Tahun 2018, anda dapat mengklik tautan berikut :

"Aplikasi pengolahan nilai dan cetak ijazah SD Tahun Pelajaran 2017/2018"
Aplikasi ini dibuat berdasarkan petunjuk teknis penulisan ijazah SD Tahun Pelajaran 2017/2018 oleh Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemendikbud dengan Nomor 016/HEP/2018 tentang bentuk, spesifikasi, dan pengisian blangko ijazah. Juknis tersebut berisikan petunjuk umum dan petunjuk khusus yang dapat dijadikan acuan dalam penulisan ijazah untuk tingkat Sekolah Dasar.

Terdapat tiga jenis ijazah untuk jenjang Sekolah Dasar Tahun Pelajaran 2017/2018 ini, yaitu :
  1. Ijazah untuk sekolah yang menggunakan Kurikulum 2006 
  2. Ijazah untuk sekolah yang menggunakan Kurikulum 2013, dan;
  3. Ijazah untuk Satuan Pendidikan Kerjasama (SPK).
Cetak blanko ijazah SD
Contoh blanko ijazah SD Tahun 2018
Perbedaan ijazah tersebut terletak pada Daftar Nilai yang terletak di halaman belakang dan kode blangko yang terletak di halaman muka. Petunjuk khusus pengisian blangko ijazah SD tahun 2018 dibagi dalam petunjuk pengisian blangko ijazah halaman depan dan dan halaman belakang. Halaman depan berisi tentang petunjuk penulisan nama Kepala Sekolah, nama siswa, orang tua, tanggal lahir, pengisian nomor induk siswa nasional pemilik ijazah, dan sebagainya. Sedangkan halaman belakang ijazah memuat nilai siswa, dan identitas siswa. Untuk lebih jelasnya, anda dapat mendownload juknis pengisian blanko ijazah SD Tahun Pelajaran 2017/2018 pada link tersebut.

Ijazah ditulis tangan dengan huruf kapital yang baik, benar, jelas, rapi, mudah dibaca, dan bersih dengan menggunakan tinta warna hitam yang tidak mudah luntur dan tidak mudah dihapús. Jika terjadi kesalahan dalam pengisian, ijazah tidak boleh dicoret, ditimpa, ataú di tipe-ex dan harus diganti dengan blangko yang baru.

Itulah cara download aplikasi pengolahan nilai dan cetak ijazah SD Tahun 2018 beserta dengan petunjuk teknis penulisan ijazah SD Tahun 2018


Baca Juga : Juknis penulisan blanko ijazah SMK Tahun Pelajaran 2017/2018

25 April 2018

Juknis Pengisian Blanko Ijazah SMK Tahun 2018

Juknis Pengisian Blanko Ijazah SMK Tahun 2018

Ijazah adalah dokumen resmi yang diterbitkan sebagai pengakuan terhadap prestasi belajar dan/atau penyelesaian suatu jenjang pendidikan setelah lulus dari satuan pendidikan. Blangko Ijazah adalah format resmi yang dicetak oleh Pemerintah dan/atau pemerintah daerah yang akan digunakan sebagai Ijazah. Ijazah sebagai surat atau keterangan tanda lulus dari satuan pendidikan harus mampu merefleksikan proses pembelajaran dan evaluasi berbasis kompetensi yang diselenggarakan oleh SMK.

Merujuk Peraturan Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor: 016/H/EP/2018 tanggal 5 Maret 2018 tentang Bentuk, Spesifikasi, dan Pengisian Blanko Ijazah pada Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah Tahun Pelajaran 2017/2018, Direktorat Pembinaan SMK menyusun Petunjuk Teknis Pengisian Blangko Ijazah SMK Tahun Pelajaran 2017/2018. Blangko ijazah terdiri dari dua muka dicetak bolak balik, yaitu halaman depan dan halaman belakang. Halaman depan memuat identitas pemegang ijazah dan pernyataan kelulusan sedangkan halaman belakang memuat daftar mata pelajaran dan nilai rata-rata rapor dari semester 1 sampai dengan semester 6 dan nilai ujian sekolah.

Juknis Pengisian Blanko Ijazah SMK Tahun 2018

Petunjuk Teknis Pengisian Blangko Ijazah SMK Tahun Pelajaran 2017/2018 disusun sebagai acuan bagi Dinas Pendidikan Provinsi dan SMK dalam mencetak halaman belakang ijazah serta cara mengisi ijazah berdasarkan Kurikulum 2006 dan Kurikulum 2013.

Petunjuk umum dan petunjuk khusus pengisian blanko jiazah

A. DASAR HUKUM
  1. Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Lembaran Negara Tahun 2003 Nomor 78, Tambahan Lembaran Negara Nomor 4301).
  2. Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan sebagaimana telah beberapa kali diubah terakhir dengan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2015 tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2015 Nomor 45, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5670).
  3. Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Tahun 2010 Nomor 23, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5105) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 66 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2010 Tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan (Lembaran Negara Tahun 2010 Nomor 112, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5157).
  4. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 70 Tahun 2013 tentang Kerangka Dasar dan Struktur Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan.
  5. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 23 Tahun 2016 tentang Standar Penilaian Pendidikan.
  6. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2017 tentang Ijazah dan Sertifikat Hasil Ujian Nasional.
  7. Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 4 Tahun 2018 tentang Penilaian Hasil Belajar oleh Satuan Pendidikan dan Penilaian Hasil Belajar oleh Pemerintah
  8. Peraturan Kepala Balitbang Nomor 016/H/EP/2018 Tanggal 5 Maret 2018 Tentang Bentuk, Spesifikasi, dan Pengisian Blangko Ijazah pada Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.
  9. SK Dirjen Mandikdasmen Nomor 251/C/KEP/MN/2008 tentang Spektrum Keahlian Pendidikan Menengah Kejuruan.
  10. SK Dirjen Dikmen Nomor 7013/D/KP/2013 tentang Spektrum Keahlian Pendidikan Menengah Kejuruan.
  11. SK Dirjen Dikmen Nomor 1464/D3.3/KEP/KP/2014 tentang Struktur Kurikulum SMK/MAK.
Juknis Pengisian Blanko Ijazah SMK Tahun 2018

B. PETUNJUK UMUM

  1. Pengadaan blangko ijazah SMK pada tahun pelajaran 2017/2018 disediakan secara terpusat melalui DIPA Direktorat Pembinaan SMK Tahun Anggaran 2018.
  2. Ijazah untuk SMK diterbitkan oleh satuan pendidikan yang bersangkutan.
  3. Terdapat empat jenis Ijazah yaitu: Ijazah untuk sekolah yang menggunakan Kurikulum 2006 Program 3 Tahun, Program 4 Tahun dan Ijazah untuk sekolah yang menggunakan 2013 Program 3 Tahun, Program 4 Tahun. Perbedaan tersebut terletak pada kode blangko yang terletak di halaman muka. 
  4. Ijazah terdiri dari 2 muka dicetak bolak-balik, dimana identitas dan redaksi di halaman muka, hasil ujian/daftar nilai ujian di halaman belakang
  5. Ijazah SMK, diisi oleh panitia penulisan Ijazah yang dibentuk Kepala Sekolah.
  6. Pengisian Ijazah menggunakan tulisan tangan dengan tulisan huruf yang benar, jelas, rapi, bersih, dan mudah dibaca menggunakan tinta warna hitam yang tidak mudah luntur dan tidak mudah dihapus. Dalam kondisi tertentu dapat diisi dengan sistem komputer (dicetak).
  7. Jika terjadi kesalahan dalam pengisian, Ijazah tidak boleh dicoret, ditimpa, atau dihapus (tipe-ex), melainkan harus diganti dengan blangko yang baru. Untuk itu perlu kehati-hatian dalam penulisan.
  8. Ijazah yang mengalami kesalahan pengisian disilang dengan tinta warna hitam pada kedua sudut yang berlawanan pada halaman muka dan belakang. 
    a.  Setelah seluruh pengisian Ijazah selesai, Ijazah yang salah tersebut dimusnahkan dengan disertai berita acara pemusnahan.
    b. Berita acara pemusnahan Ijazah ditandatangani oleh Kepala Sekolah yang disaksikan oleh pihak kepolisian.
  9. Sisa blangko Ijazah yang terdapat di sekolah, diserahkan kembali ke Dinas Pendidikan Provinsi melalui Unit Pelayanan Teknis (UPT) Dinas Pendidikan Provinsi sesuai dengan kewenangannya atau Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) yang ditetapkan oleh Dinas Pendidikan Provinsi dengan disertai berita acara yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah dan Kepala UPT Dinas Pendidikan Provinsi atau Ketua MKKS.
  10. Sisa blangko Ijazah SMK yang terdapat di Dinas Pendidikan Provinsi dapat dimusnahkan setelah 6 (enam) bulan terhitung sejak jadwal pengisian Ijazah dengan disertai berita acara pemusnahan yang disaksikan oleh pejabat Dinas Pendidikan Provinsi atau pejabat yang mewakili.
  11. Dalam hal ditemukan kesalahan penulisan dalam ijazah setelah sisa blangko ijazah dimusnahkan, maka dapat dibuat ralat dengan diterbitkannya surat keterangan oleh kepala satuan pendidikan yang bersangkutan.
  12. Satuan pendidikan/Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota maupun Dinas Pendidikan Provinsi tidak diperkenankan untuk menahan atau tidak memberikan ijazah kepada pemilik Ijazah yang sah dengan alasan apapun. Siswa pemilik Ijazah SMK yang sudah pindah domisili, Ijazah dapat diambil ke Satuan Pendidikan yang menerbitkan.


Demikianlah Petunjuk Teknis Pengisian Blangko Ijazah SMK Tahun Pelajaran 2017/2018. Barangkali Bapak atau Ibu guru membutuhkan file juknis pengisian yang lebih lengkap lagi silahkan klik link download berikut untuk mengunduhnya, atau untuk mendapatkan file yang lebih lengkap lagi, anda dapat mengunduhnya disini

24 February 2018

Cara Membuat Alat Pemadam Kebakaran Sederhana

Cara membuat alat pemadam kebakaran sederhana

Dalam kehidupan sehari-hari musibah kebakaran sangat rawan sekali terjadi, musibah kebakaran ini biasanya disebabkan oleh kelalaian dari manusia atau human error. Karena kurangnya ke berhati-hatian dalam penggunaan dari alat-alat yang dapat menimbulkan musibah kebakaran tersebut. Kerugian yang ditimbulkan dari musibah kebakaran ini tidak sedikit, karena dari musibah ini dapat menimbulkan korban material dan yang lebih parah lagi adalah korban jiwa. Untuk mengurangi kerugian material dan korban jiwa yang ditimbulkan dari musibah kebakaran ini.

Oleh karena itu hendaknya kita harus lebih kreatif untuk membuat alat pemadam kebakaran yang lebih murah dan efisien. Apalagi bagi seorang pelajar, memiliki suatu kreatifitas adalah sebuah keharusan. Berikut ini saya bagikan cara membuat alat pemadam kebakaran yang dapat dipraktikan dalam kehidupan sehari-hari atau pun untuk kegiatan praktik di sekolah.

Membuat alat pemadam kebakaran

Alat dan bahan yang digunakan untuk membuat alat pemadam kebakaran sederhana diantaranya : 

  1. Sumpit
  2. Sendok
  3. Cuka
  4. Soda kue
  5. Lem power glue
  6. Penjepit kertas
  7. Sedotan
  8. Botol air mineral yang tutupnya dilubangi dan dipasang sedotan, kemudian pada bagian lubang diberi lem power glue
  9. Air bening
  10. Sabun detergen
  11. Korek api
  12. Kaleng susu yang bagian atasnya sudah terbuka
  13. Kertas/plastik yang tidak terpakai


Langkah-langkah membuat alat pemadam kebakaran sederhana : 

Pertama-tama jepit dahulu sedotan menggunakan penjepit kertas, kemudian tuangkan 10 sendok air bening. Setelah itu tuangkan 2 sendok sabun detergen dan aduk sampai rata menggunakan  sumpit.  Berikutnya tuangkan 10 sendok cuka, tuangkan 4 sendok soda kue dan tutup dengan cepat sampai erat. Setelah itu kocok ke atas dan ke bawah dan nyalakan api pada kaleng susu yang sudah disiapkan, kemudian  perlahan-lahan penjepit kertas tersebut dibuka dan semprotkan/arahkan busa pada api tersebut.

Cara kerja dari alat pemadam kebakaran sederhana ini adalah:

Percampuran cuka dengan soda kue akan menghasilkan gas karbon dioksida, sementara percampuran air bening dengan sabun detergen yang diaduk akan menghasilkan busa. Pada saat botol beserta isinya dikocok keatas dan kebawah, maka gas karbon dioksida dan busa bertambah banyak. Sementara jalan keluar tertutup, sehingga menyebabkan tekanan gas karbon dioksida dari dalam botol untuk keluar semakin kuat. pada saat penjepit kertas dibuka dengan perlahan, maka gas karbon dioksida beserta busa keluar dengan cepat dan pada saat disemprotkan ke api, maka api akan padam.

Alat pemadam kebakaran ini hanya cocok untuk memadamkan api kecil dengan bahan bakar padat seperti kayu, kain dan lain sebagainya

Dalam praktikum ini anda harus lebih hati-hati dalam pembuatan alat pemadam kebakaran sederhana ini. Disamping itu dalam proses menggunakan alat pemadam kebakaran ini selalu diperhatikan kekompakan setiap anggota kelompok dan ketelitian dalam percobaan agar mendapatkan hasil yang maksimal.

20 February 2018

Cara Daftar Calon Peserta PPG Dalam Jabatan

Cara Daftar Calon Peserta PPG Dalam Jabatan

Pertengahan bulan ini, tepatnya tanggal 15 Februari 2018. Pemerintah, melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan telah mengeluarkan Surat Edaran Perihal Pendaftaran Calon Peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan dengan Nomor 4184/B4/GT/2018.

Akan membuka Pendaftaran Calon Peserta PPG Dalam Jabatan untuk pelaksanaan tahun 2018-2022 yang berpedoman pada Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2017 tentang Perubahan Peraturan Pemerintah No 74 Tahun 2008 tentang Guru, yang ditujukan kepada Kepala Dinas Pendidikan Provinsi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia agar menyampaikan informasi kepada guru sesuai kewenangannya. 

Daftar Calon Peserta PPG Dalam Jabatan

Persayaratn pendaftaran calon peserta PPG dalam jabatan

Sesuai dengan perihal tersebut diatas, Pemerintah menginformasikan persyaratan yang harus dipenuhi oleh Calon Peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan diantaranya:
  1. Calon Peserta PPG Dalam Jabatan adalah Guru yang diangkat sampai dengan tanggal 30 Desember 2015 dan sudah tercatat dalam Data Pokok Pendidik (Dapodik) pertanggal 31 Juli 2017,
  2. Calon peserta wajib memenuhi persyaratan akademik dan administrasi. Persyaratan akademik yaitu memiliki nilai minimum yang diperoleh dari tes kemampuan akademik (Pretest).
  3. Calon peserta wajib melakukan pendaftaran melalui situs http://simpkb.id dengan mengisi program studi PPG yang dipilih sesuai dengan ijazah S-1/D-IV.
  4. Verivikasi dan validasi akan dilaukukan untum melihat kesesuaian antara program studi PPG yang dipilih dengan ijazah S-1/D-IV yang dimiliki.
  5. Calon peserta yang dinyatakan lolos verifikasi dan validasi ijazah S-1/D-IV akan mengikuti pretest di tempat uji kompetensi (TUK) yang akan ditetapkan.

Cara Pendaftaran Calon Peserta PPG Dalam Jabatan.

Persyaratan, tatacara pendaftaran, jadwal pendaftaran, jadwal pretest calon peserta PPG dalam jabatan, dan daftar lineritas sebagaimana terlampir dalam Surat Edaran tersebut, atau dapat juga diunduh disiniBerkenaan dengan hal pendaftaran, berikut ini saya bagikan Tata Cara Pendaftaran Calon Peserta PPG Dalam Jabatan.

Login ke situs http://simpkb.id
Kemudian lakukan pendaftaran dengan cara memasukan email dan password. Untuk email dapat diisi dengan menggunakan username yang diperoleh dari layanan PKB (Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan) yaitu Layanan Pembelajaran secara online bagi guru dan tenaga kependidikan (GTK) seperti contoh username yang saya miliki "2015xxxxxxxx@guruku.id"

Daftar Calon Peserta PPG Dalam Jabatan

Setelah email/username dan password diisi dengan benar, kemudian klik Login. Maka akan masuk pada halaman beranda yang menginformasikan bahwa "Anda diundang Menjadi Calon Peserta Pendidikan Profesi Guru Dalam Jabatan", dengan menjelaskan persyaratan-persyaratannya. Kemudian kilik tombol Mendaftar.

Daftar Calon Peserta PPG Dalam Jabatan

Langkah berikutnya setelah anda memulai untuk melakukan pendaftaran maka akan tampil halaman isian Formulir yang harus dilengkapi sesuai dengan Data Mapel PPG yang diminati (Pastikan Mapel PPG yang diminati, Linear dengan kualifikasi ijazah S-1/D-4 yang anda miliki), diantaranya mengisi kolom Jenjang Mapel PPG dan Bidang Studi yang diajukan. Kemudian mengisi formulir untuk Melengkapi Data Ijazah S-1/D-4 yang dimiliki, diantaranya memilih Kualifikasi pendidikan, Nama perguruan tinggi, Tahun ijazah, Jurusan, Program Studi, dan Upload file scan ijazah asli (untuk upload file ijazah min. 100 KB dan maks 1 MB dengan format JPG/JPEG/PNG).

Daftar Peserta PPG Dalam Jabatan

Setelah formulir sudah diisi dengan lengkap, kemudian klik tombol Lanjut, maka akan tampil halaman Konfirmasi yang menampilkan semua hasil isian pada halaman Formulir pendaftaran.

PPG Dalam Jabatan

Jika semua sudah benar, langkah selanjutnya yaitu klik Daftarkan, maka anda akan memperoleh Tanda Bukti Pengajuan Calon Peserta Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Tahun 2018 dengan format PDF yang bisa anda cetak sebagai dokumen pribadi atau sebagai bukti fisik jika suatu saat dibutuhkan.

Peserta PPG Dalam Jabatan

Demikian Tata Cara Pendaftaran Calon Peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan Tahun 2018, Semoga tutorial yang saya bagikan ini bermanfaat dan mempermudah anda untuk melakukan proses pendaftaran PPG.

09 February 2018

Cara Menambahkan Kop Sekolah Pada Aplikasi Dapodik 2018.b

Cara Menambahkan Kop Sekolah Pada Aplikasi Dapodik 2018.b

Pada pembaruan aplikasi dapodik versi 2018.b ini yang saya baca dari halaman berita pada website Dapodikdasmen diantaranya adalah terdapat menu pembaruan penambahan fitur perubahan kop sekolah. Fitur perubahan kop sekolah ini kita dapat menemukannya melalui menu pengaturan.



Langkah-langkah menambahkan kop sekolah pada aplikasi dapodik 2018.b

Untuk lebih lengkapnya akan saya bagikan langkah-langkah menambahkan kop sekolah pada aplikasi dapodik 2018.b

kop sekolah pada aplikasi dapodik 2018.b

  1. Seperti biasa kita login terlebih dahulu pada aplikasi dapodik dengan menggunakan Username, Password yang kita gunakan pada saat registrasi. Jangan lupa juga pilih tahun pelajaran yang sedang berjalan saat ini, yakni tahun pelajaran 2017/2018.
  2. Setelah berhasil login, maka akan tampil halaman beranda yang menampilkan berbagai menu, termasuk profil sekolah.
  3. Untuk menambahkan kop sekolah, arahkan kursor pada menu pengaturan.
  4. Setelah itu klik menu ubah kop sekolah yang berwarna orange  
  5. Kemudian kita tambahkan gambar yang sudah disipakan sebelumnya dengan ekstensi berupa format jpg, jpeg dan png dengan ukuran gambar maksimal 2Mb   
  6. Agar gambar yang dihasilkan lebih maksimal, maka disarankan gambar dengan ukuran 700x300, seperti contoh gambar kop sekolah  diatas.
  7. Setelah gambar dipilih, kemudian klik simpan. Secara otomatis gambar kop sekolah yang kita tambahkan akan tampil.
Untuk melihat hasilnya kita dapat mencetaknya langsung. Pada menu GTK kita pilih salah satu guru, klik menu profil guru yang berada diata, maka akan muncul Profil Guru dengan tampilan kop sekolah diatasnya (seperti pada gambar paling atas). Selain itu juga jika kita telah memutasikan salah satu siswa, maka akan terdapat kop sekolah pada surat keterangan pindah/keluar siswa tersebut.

Demikian langkah-langkah untuk menambahkan perubahan kop sekolah pada aplikasi dapodik, semoga apa yang saya bagikan kali ini bermanfaat untuk sahabat operator sekolah semuanya.

08 February 2018

Cara Membuat Periskop Sederhana

Cara membuat periskop sederhana

Periskop adalah alat yang digunakan oleh awak kapal selam untuk melihat benda-benda yang ada di permukaan laut. Mereka dapat melihat ke permukaan laut tanpa harus muncul ke permukaan. Periskop menggunakan dua buah cermin. Cara kerja periskop adalah bayangan yang terbentuk pada cermin pertama dipantulkan ke cermin kedua. Dari cermin kedua inilah pengamat dapat mengamati benda.


Cara membuat periskop sederhana yaitu terlebih dahulu siapkan alat dan bahan-bahan yang diperlukannya.

periskop sederhana

Alat dan Bahan yang digunakan untuk membuat periskop sederhana:

  • Kertas Karton ukuran 40 cm x 40 cm
  • 2 Buah Cermin datar ukuran 10 cm x 12 cm
  • Selotipe
  • Cutter/gunting 

Langkah-langkah membuat periskop sederhana :

  1. Gunting kertas karton menjadi empat bagian yang sama besar, lebar masing-masing bagian 10 cm
  2. Buatlah lubang segi empat pada bagian kedua dan keempat, masing-masing berukuran 6 cm x 7 cm
  3. Buatlah potongan lubang pada bagian pertama dan kedua dengan sudut 45 derajat
  4. Lipat karton menurut garis yang telah dibuat membentuk balok tanpa tutup dan rekatkan dengan selotipe.
  5. Selipkan kedua cermin pada potongan lubang dan beri selotipe agar tidak mudah terlepas. Satu cermin menghadap kebawah dan satu cermin menghadap keatas.
  6. langkah terakhir, amatilah suatu benda, dimana terlihat bayangan benda tersebut.
Cahaya benda yang terlihat dipantulkan dari cermin bagian atas ke cermin bagian bawah, kita dapat melihat benda dicermin bagian bawah. letakkan periskop sederhana ini di berbagai sudut pandang, pasti akan kita lihat bayangan banda yang bervariasi.

Demikianlah cara membuat periskop sederhana yang berbahan dasar kertas karton. Semoga bermanfaat untuk adik-adik pelajar, terutama tingkat sekolah dasar.

06 February 2018

Cara Mutasi Anggota PGRI Online

Cara Mutasi Anggota PGRI Online

PGRI adalah organisasi perjuangan, profesi, dan tenagakerjaan, berskala nasional yang bersifat Unitaristik, tanpa mmemandang perbedaan ijazah, tempat bekerja, kedudukan, suku, jenis  kelamin, agama, dan asal usul independent, yang berlandaskan pada prinsip kemandirian organisasi dengan mengutamakan kemitrasejajaran dengan berbagai pihak non partai politik, bukan partai politik, tidak terkait dan atau mengikat diri pada kekuatan organisasi/partai politik manapun.

Berikut ini saya akan bagikan cara mutasi keanggotaan PGRI. Proses mutasi keanggotaan PGRI terjadi sejalan dengan guru tersebut berpindah dari sekolah lama ke sekolah yang baru. Pada postingan kali ini saya akan membagikan tahapan-tahapan dalam proses mutasi keanggotaan PGRI secara online. Biasanya pada proses mutasi, anggota PGRI tersebut akan memperoleh NPA (Nomor Pokok Anggota) PGRI yang baru sesuai dengan lokasi sekolah yang baru ditempati.

Mutasi Anggota PGRI Online

Tahapan-tahapan dalam proses mutasi secara online tersebut diantaranya:

  1. Login terlebih dahulu pada lama website Keanggotaan Persatuan Guru Republik Indonesia. pada website tersebut terdapat ucapan selamat datang dan informasi mengenai tahapan-tahapan Registrasi Anggota Baru, Update, Mutasi dan Cek NPA.
  2. Untuk memulai proses mutasi keanggotaan, kita klik saja Menu Mutasi yang berada paling bawah halaman informasi. 
  3. Setelah menu mutasi terbuka, kita diminta untuk menginput data anggota PGRI yang akan dimutasikan dengan memasukan NPA yang berjumlah 11 digit, Nama lengkap sesuai dengan KTP, Tempat lahir dan Tanggal lahir dengan format  (dd-mm-yyy). Jika kolom isian sudah terisi dengan legkap dan benar, kemudian klik menu Masuk seperti pada gambar dibawah ini. 
  4. Setelah menu masuk terbuka, akan tampil halaman yang menjelaskan Identitas anggota yang akan pindah lokasi tugas serta diminta untuk menginput data pada kolom Lokasi tempat tugas yang baru, diantaranya mengisi Tempat kerja, Propinsi, Kabupaten, Kecamatan dan Tugas. Setelah kolom tersebut diisi dengan lengkap, kemudian arahkan kursos pada menu Mulai Proses Mutasi seperti pada gambar nomor 1 dibawah ini.
  5. Setelah proses mutasi selesai, akan tampil informasi bahwa Proses mutasi keanggotaan berhasil dan mendapatkan NPA PGRI yang baru sesuai dengan lokasi tugas yang baru.
  6. Berikutnya kita dapat mencetak bukti mutasi dan NPA yang baru dengan cara klik  menu Simpan seperti pada gambar 2 dua diatas. Hasil cetakannya akan tampil seperti gambar dibawah ini.
Baca juga: Cara Aktivasi Simpeg


Demikian tahapan-tahapan dalam melakukan mutasi keanggotaan PGRI secara online yang dapat saya bagikan, semoga bermanfaat serta memberikan kemudahan untuk sahabat operator sekolah semuanya.

04 February 2018

Cara Download dan Install Ulang Aplikasi Dapodik Versi 2018.b

Cara Download dan Install Ulang Aplikasi Dapodik Versi 2018.b

Bagi sahabat operator sekolah tentunya tidak asing lagi dengan istilah Dapodik, karena dapodik adalah suata sistem pendataan berskala Nasional yang terpadu dan merupakan sumber data utama pendidikan yang merupakan bagian dari program perencanaan pendidikan nasional dalam mewujudkan insan Indonesia yang cerdas dan kompetitif. Dapodik merupakan aplikasi online yang dapat diakses oleh seluruh sekolah untuk mengentry dan mengolah data baik data peserta didik, pendidik, tenaga pendidikan hingga profil sekolah itu sendiri.  

Pada akhir bulan Januari 2018 kemarin, Ditjen Dikdasmen telah merilis Aplikasi Dapodik dengan versi terbarunya yakni Versi 2018.b yaitu pembaruan dari aplikasi dapodik versi sebelumnya pada semester ganjil tahun pelajaran 2017/2018.

Aplikasi Dapodikdasmen versi 2018.b ini memiliki beberapa perubahan/pembaruan dari versi sebelumnya sesuai dengan rilisnya pada laman Berita Dapodikdasmen yakni diantaranya:
  1. [Pembaruan] Penonaktifan untuk perubahan data penugasan GTK, perubahan hanya melalui Dinas Pendidikan (KK-Datadik)
  2. [Pembaruan] Penambahan validasi pengecekan kewajaran data pada GTK dengan status penugasan induk di sekolah negeri namun status kepegawaian sebagai GTY
  3. [Pembaruan] Penambahan validasi pengecekan kewajaran data pada peserta didik antara tanggal masuk sekolah dengan jenis pendaftaran
  4. [Pembaruan] Penonaktifan untuk perubahan data GTK jika status satuan administrasi pangkal (SATMINKAL) ada di sekolah non induk
  5. [Pembaruan] Penambahan validasi pada jenjang SMA dan SMK untuk Wakil Kepala Sekolah mengikuti rasio rombel (1:9)
  6. [Pembaruan] Penambahan fitur tampilkan password ketika buat akun GTK
  7. [Pembaruan] Penambahan validasi untuk mengecek mata pelajaran yang diajarkan diluar struktur kurikulum yang berlaku
  8. [Pembaruan] Pencegahan perubahan tingkat pendidikan, kurikulum dan jurusan pada rombongan belajar jika pembelajaran sudah terisi
  9. [Pembaruan] Penambahan kolom lintang dan bujur pada PTK
  10. [Pembaruan] Penambahan kolom lintang dan bujur pada Peserta Didik
  11. [Pembaruan] Pengaktifan kurikulum 2013 untuk semua jenjang pendidikan
  12. [Pembaruan] Perubahan menu utama
  13. [Pembaruan] Penambahan pada rombongan belajar untuk mengakomodir sistem Satuan Kredit Semester (SKS)
  14. [Pembaruan] Penambahan fitur konfirmasi dan cetak surat mutasi peserta didik
  15. [Pembaruan] Penambahan fitur cek informasi terkait profil guru dan tendik
  16. [Pembaruan] Perubahan, penyesuaian dan penyempurnaan struktur database dengan UI pada aplikasi
  17. [Pembaruan] Penambahan fitur perubahan kop sekolah
  18. [Perbaikan] Pengaktifan kembali menu nilai
  19. [Perbaikan] Perbaikan, penyesuaian dan penyempurnaan fitur penginputan nilai
  20. [Perbaikan] Perbaikan security aplikasi
  21. [Perbaikan] Optimalisasi aplikasi
  22. [Perbaikan] Perbaikan bugs ketika menambah mata pelajaran untuk jenjang SMA
  23. [Perbaikan] Perbaikan pengisian rombel praktik untuk jenjang SMK


Langkah-langkah install ulang aplikasi dapodik versi 2018.b

Setelah sahabat operator sekolah semua mengetahui beberapa perubahan yang ada pada aplikasi dapodik versi 2018.b ini, selanjutnya kita beralih ke tahap cara menginstall aplikasinya.
  1. Download terlebih dahulu Installer nya, bisa sahabat operator sekolah dapat mengunduhnya langsung di halaman Dapodikdasmen
  2. Uninstall terlebih dahulu aplikasi Dapodik versi 2018.a dengan cara arahkan kursor ke menu start pada PC sahabat semua, selanjutnya pilih Control Panel dan buka Programs and Features kemudian klik uninstall.
  3. Setelah aplikasi dapodik versi 2018.a selesai ter-uninstall, langkah selanjutnya yaitu Install Aplikasi dapodik versi 2018.b yang sudah kita download dengan cara klik dua kali atau klik kanan kemudian pilih Run as administrator dan ikuti petunjuknya hingga selesai.
  4. Buka Aplikasi Dapodik versi 2018.b yang sudah selesai kita install tersebut pada tampilan layar desktop, kemudian lakukan registrasi ulang dengan cara registrasi online maupun offline. terserah pilihan sahabat operator sekolah semua yang dianggap lebih mudah. 
  5. Isi semua kolom-kolom yang tersedia diantaranya memasukan username dengan email yang sudah pernah digunakan untuk registrasi pada aplikasi dapodik terdahulu, kemudian memasukan password dan konfirmasi password. setelah kolom-kolom tersebut terisi semua kemudian klik Submit.
  6. Setelah registrasi berhasil, maka akan tampil layar aplikasi dapodik versi 2018.b dan sahabat operator semua diarahkan untuk log in dengan menggunakan email dan password yang digunakan pada saat registrasi ulang tersebut.
Demikian langkah-langkah untuk men-download dan meng-install aplikasi dapodik versi 2018.b untuk tahun pelajaran 2017/2018 pada semester genap.
Semoga artikel yang saya bagikan ini bermanfaat untuk sahabat operator semuanya.

23 January 2018

Cara Download file DBF Calon Peserta USBN

Cara Download file DBF Calon Peserta USBN

Pada postingan kali ini, saya akan membagikan cara mendownload file "DBF" dari laman Pendataan peserta ujian sekolah, yaitu kelanjutan dari postingan saya kemarin tentang Cara upload data calon peserta ujian sekolah. Kalau sahabat operator sekolah semua telah mengupload file "dz", langkah berikutnya yaitu kita dapat mendownload hasil upload data calon peserta ujian sekolah yang berformat "dz" tersebut dengan catatan telah diperbaiki data pesertanya terlebih dahulu seperti yang sudah saya paparkan caranya pada postingan saya kemarin.

Langkah-langkahnya download file DBF calon peserta USBN

Berikut ini adalah langkah-langkahnya yang sangat mudah untuk kita coba.
  1. Klik menu download pada laman pendataan peserta ujian sekolah, maka akan tampil sebuah kotak kecil yang menampilkan menu Download/Unduh.
    Download file DBF Calon Peserta UjSBN
  2. Pilih Biodata, dilanjutkan dengan pilih provinsi, kabupaten, dan nama sekolah yang akan di download data calon peserta ujiannya. Untuk operator sekolah tentunya hanya satu data peserta ujian sekolah yang akan di download yaitu sekolah dimana kita bertugas sekarang.
  3. Setelah semua kotak kecil yang berisikan keterangan isian tahapan untuk mendownload, langkah berikutnya yaitu klik menu download yang berada dibawahnya seperti pada gambar diatas.
    Download file DBF Calon Peserta UjSBN
  4. Langkah terakhir yaitu kita cari file hasil download tersebut tersimpan. File hasil download yang berekstensi "DBF" tersebut kita dapat melihatnya berada didalam file yang berekstensi "WinRAR ZIP"
    file DBF Calon Peserta UjSBN
Demikian cara download file "DBF" dari situs Pendataan siswa ujian sekolah, sangat mudah kan?.
Semoga kita selalu diberikan kesehatan dari Allah SWT. Aamiin yaa robbal aalamiin...

22 January 2018

Cara Upload Data Calon Peserta Ujian Sekolah

Salam Satu Data...
Salam sejahtera untuk sahabat operator sekolah semuanya dimanapun berada. Kali ini saya akan membagikan cara mengupload file "dz" pada laman Pendataan Peserta Ujian Sekolah, yaitu kelanjutan dari postingan saya yang terdahulu yakni Cara Unduh Calon Peserta UN Tahun Pelajaran 2017/2018 pada Manajemen PDUN untuk calon peserta ujian sekolah tahun pelajaran 2017/2018. 

Langkah-langkahnya yaitu :
  1. Logian pada alamat website Pendataan Peserta Ujian Sekolah dengan cara memasukan user name/nama pengguna yang berupa kode DJBR02XXXXX beserta kata sandi yang anda miliki dan juga  kode pengamannya yang bertuliskan angka dan huruf unik. 
  2. Setelah log in berhasil, maka akan tampil halaman beranda yang memuat informasi serta beberapa menu yang ada didalamnya. 
  3. Arahkan kursor dan klik pada menu Upload dari Dapodik/Emis. 
  4. Setelah menu upload dari Dapodik/Emis terbuka, maka akan tampil kotak kecil yang memuat informasi untuk mengunggah/menambahkan file yang berformat "dz" yang kita peroleh dari hasil unduhan pada Manajemen PDUN, kemudian klik upload. 
  5. Setelah file "dz" berhasil diunggah, langkah berikutnya yaitu kita diminta untuk memperbaiki data siswa calon peserta ujian sekolah tersebut jika masih ada kesalahan ataupun ada identitas siswa calon peserta ujian sekolah yang belum lengkap serta mengurutkan kembali nomor absen agar sesuai dengan absensi siswa tersebut di sekolah. 
  6. Setelah perbaikan data siswa tersebut selesai, jangan lupa untuk menyimpannya dengan cara klik simpan.

Demikian informasi yang dapat saya bagikan untuk teman-teman operator sekolah semuannya yakni langkah-langkah untuk mengupload file yang berformat "dz" pada laman Pendataan Peserta Ujian Sekolah tahun pelajaran 2017/2018.
Semoga informasi yang saya berikan ini bermanfaat untuk teman-teman operator sekolah semuanya.

Salam Operator Sekolah,
Salam Satu Data...

18 January 2018

Cara Verifikasi dan Validasi Data PIP Tahun 2018

Cara Verifikasi dan Validasi Data PIP Tahun 2018

Pemerintah melalui Surat Edaran Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar dengan Nomor 272.1/D2/TU/2017 pertanggal 14 Desember 2017 perihal verifikasi dan validasi data Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun 2017, bahwa Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menyalurkan sebesar 10.362.746 siswa penerima PIP  di 514 Kabupaten/Kota di seluruh Indonesia.

Oleh karenanya, Pemerintah melalui Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar telah menginstruksikan kepada seluruh Operator Sekolah Dasar agar memvalidasi data siswa penerima PIP yang sudah di SK kan pada tahun 2017 agar memvalidasi kembali siswa yang masih layak/tidak layak di SK kan di tahun anggaran 2018.

Operator Sekolah diharapkan untuk segara memvalidasi data tersebut melalui laman http://pipsd.kemdikbud.go.id/manajemen/index.php/Auth dengan menggunakan Username dan Pasword yang digunakan pada Login Dapodik.

Langkah-langkahnya verifikasi dan validasi data PIP tahun 2018 yaitu :

  • Kemudian login dengan menggunakan Username dan Pasword Dapodik
  • Pada tampilan Dasbor, klik Menu Validasi Data dan pilih nama siswa yang masih layak untuk mendapatkan PIP di tahun 2018 ini, dan bagi siswa yang sudah tidak layak maka segara Update Statusnya menjadi Tidak Layak dengan cara memberikan pilihan Alasan Tidak Layaknya dan klik Aksi ubah jadi tidak.
  • Jika terdapat kesalahan pada saat merubah status/pembatalan siswa, maka dapat dilakukan dengan cara Refresh (F5)/Reload halaman kemudian ajukan kembali sebagai siswa yang layak mendapat PIP
Selain langkah-langkah proses verifikasi dan validasi data tersebut, kita juga dapat mengetahui seluruh siswa yang mendapatkan SK tahun 2017 pertahap atau pun keseluruhan dengan cara mendownload filenya yang berformat Exel dengan cara klik Menu Download Data


Demikian langkah-langkah untuk memvalidasi siswa yang memperoleh PIP tahun 2018 serta mendownload daftar siswa penerima PIP yang telah di SK kan tahun 2017 pertahap dan keseluruhan yang sudah dicairkan atau pun belum dicairkan.

Semoga informasi ini bermanfaat buat teman-teman operator sekolah semuanya.
Salam Operator Sekolah, Salam Satu Data..

( Sumber : Laman PIP SD, http://pipsd.kemdikbud.go.id/manajemen/ )

14 January 2018

Cara Unduh Calon Peserta USBN Di Manajemen PDUN

Cara unduh calon peserta USBN Tahun Pelajaran 2017/2018 di Manajemen PDUN

Teman-teman Operator Sekolah semua barangkali sedang membutuhkan file yang berformat "dz" untuk pelaporan calon peserta Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2017/2018 kita dapat memperolehnya dengan mengunduh file tersebut pada alamat website http://pdun.data.kemdikbud.go.id Untuk itu akan saya bagikan petunjuk cara mengunduh file tersebut.


Cara unduh calon peserta USBN di Manajemen PDUN

Berikut ini cara-caranya :
1. Login terlebih dahulu pada alamat website http://pdun.data.kemdikbud.go.id dengan cara memasukan alamat email, password dan kode registrasi yang digunakan pada login Dapodikdasmen.
Calon Peserta USBN Di Manajemen PDUN
2. Setelah itu kita akan dihadapkan pada tampilan beranda yang menjelaskan Informasi Pengguna

3. Klik menu Calon Peserta UN maka akan tampil halaman yang memuat rincian Nama-nama Calon Peserta UN Sekolah Teman-teman Operator semua.
Calon Peserta USBN Di Manajemen PDUN
4. Pada Tampilan halaman tersebut terdapat menu-menu diantaranya Pengaturan No Kursi, Unduh File Calon Peserta UN, Unduh CPUN ke Exel, Unduh Berita Acara dan menu Filter PD Berdasarkan NISN.

5. Klik pada menu Pengaturan No Kursi kemudian akan tampil halaman yang memuat Pengaturan Nama Rombel Tingkat Akhir Calon Peserta Didik UN
6. Klik menu Ubah dan isikan angka 01 pada menu Nama Urut Rombel, kemudian klik Simpan.

7. Langkah berikutnya adalah kita mengunduh file berformat "dz" tersebut dengan cara Unduh File Calon Peserta UN pada tampilan halaman Daftar Calon Peserta Didik Ujian Nasional dan Klik "Ya" pada tampilan Informasi.
8. File yang berformat "dz" pun akhirnya sudah teruduh.

Demikian sedikit informasi yang bisa saya bagikan pada teman-teman Operator Sekolah semuanya, untuk mempermudah cara mengunduh file bereksistensi "dz" pada website Manajemen PD Ujian Nasional Tahun Pelajaran 2017/2018. Semoga apa yang saya bagikan ini bermanfaat.
Salam Satu Data..