16 September 2018

Hindari Kesalahan Ini Saat Mendaftar CPNS

Hindari Kesalahan Ini Saat Mendaftar CPNS

Beberapa kesalahan yang harus dihindari oleh pelamar pada saat mendaftar CPNS seringkali dialami oleh pelamar diantaranya permasalahan tersebut terjadi pada saat pertama kali pelamar melakukan pendaftaran tahap pertama yakni seleksi administrasi di laman Panselnas sehingga tidak dapat mengikuti seleksi Tes CAT. Namun agar kejadian tersebut tidak terjadi lagi, maka bagi pelamar sebaiknya harus lebih cermat dan selektif lagi pada saat seleksi administrasi.

Beberapa kesalahan yang terjadi pada saat mendaftar CPNS

Kesalahan yang sering kali dialami oleh pelamar pada saat pertama kali melakukan pendaftaran diantaranya:
  1. Pelamar mendapati Nomor Identitas Kependudukan (NIK)/Kartu Keluarga (KK) tidak ditemukan. Artinya NIK atau Nomor KK yang dimiliki pelamar tidak terdaftar dan ter-update alam database Kantor Kependudukan dan Pencatatan Sipil di pusat. Jika anda mengalami hal demikian, maka sebaiknya anda segera konfirmasi ke Kantor Disdukcapil setempat agar NIK dan No. KK yang anda miliki segera di-update agar supaya pada saat registrasi pendaftaran tidak mengalami hal tersebut. 
    Hindari Kesalahan Ini Saat Mendaftar CPNS
    Hindari Kesalahan Ini Saat Mendaftar CPNS
  2. Salah dalam menginput dokumen pendaftaran. Sebelum menginput dokumen pada saat pendaftaran sebaiknya pelamar lebih cermat dalam memilih syarat/kualifikasi dan dokumen yang diminta agar tidak terjadi kesalahan input dokumen persyaratan. 
  3. Salah memasukkan data pribadi. Kesalahan dalam memasukkan data pribadi pelamar juga menjadi kendala yang dihadapi. Permasalahan ini biasanya disebabkan oleh pelamar sendiri karena tidak mencermati dengan teliti fitur-fitur yang terdapat portal Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) serta tata cara pengisian kolom di dalamnya sehingga mengisi data yang tidak sesuai dengan apa yang diminta. Selain itu, kebanyakan pelamar terburu-buru melakukan pendaftaran, sebelum memastikan kembali kebenaran data yang diinput, padahal kesalahan input data tidak bisa diperbaiki.


Dokumen yang wajib disiapkan oleh pelamar

Berkenaan dengan dokumen persyaratan, sebaiknya pelamar sejak jauh-jauh hari sebelum seleksi awal/tahap pendaftaran harus sudah menyiapkan terlebih dahulu dokumen tersebut yang akan diminta nanti pada saat mendaftar.

Untuk tenaga profesional:
1. Fotokopi KTP
2. Fotokopi Ijazah dan Transkip Nilai yang telah dilegalisir
3. Surat keterangan akreditasi dari BAN PT.
4. Pas foto terbaru ukuran 4x6 cm sebanyak 4 lembar - latar belakang merah.

Dokumen tambahan bagi lulusan D III dan SMA/sederajat antara lain:
1. Materai Rp 6.000
2. Fotokopi KTP
3. Fotokopi ijazah/STTB
4. Fotokopi ijazah SD
5. Fotokopi ijazah SLTP
6. Fotokopi ijazah SLTA

Itulah beberapa kesalahan yang sering terjadi dan harus dihindari oleh pelamar pada saat mendaftar CPNS dan solusi agar tidak mengalami hal yang demikian.

14 September 2018

Inilah Alur Pendaftaran Tes CPNS 2018 Oleh Panselnas

Inilah Alur Pendaftaran Tes CPNS 2018 Oleh Panselnas

Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sudah siap dibuka pada 19 September 2018 mendatang. CPNS Tahun 2018 akan dibuka sebanyak 238.015 formasi yang terbagi untuk pusat dan daerah. Namun sebelum anda memastikan untuk mendaftar, ada baiknya anda simak terlebih dahulu alur pendaftarannya agar tidak salah dalam memilih melakukan pendaftaran mulai dari tahap awal pendaftaran hingga akhir. Berikut ini silahkan simak terlebih dahulu bagaimana alur pendaftaran yang nanti akan diikuti oleh calon pelamar. Alur pendaftaran ini diambil dari data Panselnas, inilah alur pendaftaran CPNS 2018 yang telah saya dirangkum:

Sebelum anda memulai pendaftaran, sebaiknya anda membuat akun SSCN terlebih dahulu yang dapat anda akses di laman/portal pendaftaran yakni, https//sscn.bkn.go.id dengan cara : 

Berikut adalah alur pendaftaran Tes CPNS 2018 Oleh Panselnas

Inilah Alur Pendaftaran Tes CPNS 2018 Oleh Panselnas
Alur pendaftaran Tes CPNS 2018

Membuat akun SSCN

  1. Pilih menu registrasi
  2. Isikan data NIK, No KK atau NIK Kepala Keluarga
  3. Masukan alamat e-mail yang aktif disertakan dengan password di akun portal SSCN yang mudah diingat oleh anda sendiri adar nanti pada saat konfirmasi pendaftaran anda dapat membuka email dengan mudah
  4. Masukan CAPTCHA yang diminta. Biasanya Captcha berupa angka dan huruf yang unik.
  5. Unggah foto diri anda dengan ukuran minimal 120 kb dan maksimal 200 kb.
  6. Setelah langkah-langkah diatas sudah benar diisi dengan teliti, kemudian cetak kartu informasi akun yang sudah anda daftarkan.


Pencetakan Kartu Pendaftaran

  1. Login ke portal dengan menggunakan akun yang sudah dibuat sebelumnya
  2. Unggah foto diri pemegang KTP dan kartu (selfie)
  3. Lengkapi biodata pelamar
  4. Pilih instansi, formasi dan jabatan sesuai dengan latar belakang pendidikan
  5. Isi dan lengkapi data pada formulir yang telah disediakan
  6. Unggah dokumen sesuai dengan persyaratan pada instansi yang daftar
  7. Cetak kembali isian yangtelah anda lengkapi pada form resume
  8. Langkah terakhir cetak kartu pendaftaran SSCN 2018



Tahap Verifikasi

  1. Data yang sudah diinput oleh pelamar akan diverifikasi oleh tim verifikator di masing-masing instansi
  2. Berkas atau dokumen yang diunggah/dikirim oleh pelamar akan diperiksa kelengkapan syaratnya
  3. Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi akan mendapatkan Kartu Ujian yang akan digunakan untuk mengikuti proses seleksi selanjutnya


Tahap seleksi akhir melalui Tes CAT

Setelah anda dinyatakan lulus seleksi administrasi dan mendapatkan kartu ujian, langkah berikutnya yaitu anda harus mengetahui jadwal kapan dan dimana lokasi pelaksanaan tes CAT tersebut dilaksanakan. Informasi status kelulusan pelamar akan diumumkan oleh Panitia Seleksi CPNS 2018 di instansi terkait.

Itulah alur pendaftaran Tes CPNS 2018 yang dapat anda pelajari dengan seksama. Semoga apa yang saya bagikan kali ini dapat bermanfaat untuk anda serta dapat mempermudah anda untuk melewati tahap-tahap pendaftaran tes CPNS tahun 2018 ini.

Download Kumpulan Soal Tes CPNS 2018

Download Kumpulan Soal Tes CPNS 2018

Menjadi seorang PNS (Pegawai Negeri Sipil) atau yang sekarang lebih dikenal dengan Istilah ASN (Aparatur Sipil Negara) adalah masih menjadi idaman bagi masyarakat di Indonesia sebagai profesinya. Yang konon katanya, dengan berprofesi sebagai PNS. Selain memperoleh gaji pokok, jam kerja serta tunjangan hari tua (masa pesiun) menjadi perhatian khusus dari keistimewaan menjadi seorang PNS. Masalah jaminan memang merupakan hal yang banyak didambakan oleh sejumlah orang. Setidaknya, ancaman PHK tidak akan mereka alami jika menjadi PNS. Beda halnya dengan karyawan swasta yang setiap saat harus siap di-PHK jika perusahaan bangkrut atau melakukan efisiensi. Di sisi lain, lingkungan sosial juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi masyarakat Indonesia untuk mengambil keputusan menjadi PNS.

Pada tahun 2018 ini pemerintah membuka lowongan kerja PNS, biasanya banyak berbondong-bondong masyarakat ikuti tes calon pegawai negeri sipil (CPNS). Namun sebenarnya tidak mudah untuk menjadi seorang PNS, Karena persaingan yang ketat pada saat mengikuti seleksi tes karena kuota yang ditentukan oleh pemerintah terbatas yakin berbanding antara 10:90 persen antara pelamar dengan kuota yang dibutuhkan untuk menduduki jabatan di setiap instansi pemerintah. Oleh karena itu ada baiknya bagi anda yang sebentar lagi akan mengikuti seleksi tes CPNS untuk lebih giat lagi dalam berlatih soal-soal yang nanti akan di ujikan. 

Berikut adalah kumpulan soal tes CPNS 2018

Berikut ini akan saya bagikan beberapa kumpulan soa-soal yang setidaknya dapat anda gunakan untuk berlatih atau sebagai bahan referensi nanti pada saat anda mengikuti tes CPNS. Untuk lebih lengkapnya silahkan anda download langsung pada link yang saya bagikan ini. Dibawah ini adalah link soal yang dapat anda download:
Baca juga : Persyaratan umum seleksi CPNS yang wajib dipenuhi pendaftar


Itulah beberapa kumpulan soal-soal tes CPNS yang dapat anda download dan pelajari untuk persiapan nanti dalam menghadapi tes CPNS. Semoga apa yang saya bagikan ini dapat membantu dan mempermudah anda nanti dalam mengerjakan soal yang diujikan nanti.

08 September 2018

Inilah Persyaratan Umum Seleksi CPNS 2018 Yang Wajib Dipenuhi Pendaftar

Persyaratan Umum Seleksi CPNS 2018 Yang Wajib Dipenuhi Pendaftar

Pada tahun 2018 ini, Pemerintah akan membuka 238.015 lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk instansi pusat dan daerah yang akan mulai dibuka pada hari Rabu 19 September 2018. Berikut dengan persyaratan umum yang wajib dipenuhi sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Pendaftaran penerimaan CPNS 2018 ini telah diumumkan secara resmi oleh pemerintah dan BKN dan telah mengantongi 134 titik lokasi untuk kepentingan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan CAT BKN serta calon pendaftar akan diberikan informasi real time tentang jumlah pelamar pada formasi tertentu. Proses pendaftaran seleksi CPNS 2018 ini akan dilakukan secara terpusat melalui portal nasional yaitu http://sscn.bkn.go.id. BKN memastikan alur registrasi tidak lagi melalui laman instansi atau kementerian/lembaga terkait. 

Dengan perubahan mekanisme ini, alur pendaftaran CPNS akan lebih singkat sehingga memudahkan pelamar dalam pendaftaran satu pintu Nantinya, seleksi CPNS 2018 akan memprioritaskan tenaga pendidik (guru) dan tenaga kesehatan. akan ada penambahan kuota tersendiri untuk guru dan tenaga kesehatan ini. Untuk guru, kuotanya kurang lebih 100 ribu formasi. Itu untuk mengurangi kekurangan guru yang menurut data Kemdikbud sebanyak 700 ribu.

Inilah Persyaratan Umum Seleksi CPNS 2018 Yang Wajib Dipenuhi Pendaftar

Untuk mendapatkan PNS dengan kompetensi tinggi maka pemerintah telah menentukan sejumlah persyaratan bagi para pelamar. Berikut persyaratan umum yang harus dipenuhi sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil:
  1. Warga Negara Indonesia;
  2. Usia paling rendah 18 tahun dan paling tinggi 35 tahun pada saat melamar;
  3. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 tahun atau lebih;
  4. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;
  5. Tidak berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, atau anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia;
  6. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis;
  7. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan Jabatan;
  8. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan Jabatan yang dilamar;
  9. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh Instansi Pemerintah; dan
  10. Persyaratan lain sesuai kebutuhan Jabatan yang ditetapkan oleh PPK.

Namun batas usai yang di tentukan di atas dapat dikecualikan bagi Jabatan tertentu, yaitu paling tinggi 40 tahun. Jabatan tertentu sebagaimana dimaksud itu ditetapkan oleh Presiden.

Baca Juga :  Isyu tunjangan profesi guru akan di hapus itu tidak benar

Syarat Bagi Pelamar CPNS eks Honorer K-II

Sedangkan Pelamar CPNS dari eks tenaga honorer K-II harus memenuhi syarat yakni, 
  1. Usia maksimal 35 tahun pada tanggal 1 Agustus 2018 dan bekerja terus menerus sampai saat ini. 
  2. Bagi tenaga pendidikan minimal berijazah S1 yang diperoleh sebelum seleksi tenaga honorer K-II pada tanggal 3 November 2013. 
  3. Kemudian bagi tenaga kesehatan minimal berijazah D-III yang diperoleh sebelum seleksi tenaga honorer K-II pada tanggal 3 November 2013. 
  4. Memiliki tanda bukti nomor ujian tenaga honorer K-II Tahun 2013 serta dilengkapi dokumen administrasi kependudukan KTP.

Itulah persyaratan umum yang wajib dipenuhi oleh pendaftar sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.


04 September 2018

Cara Pencairan Dana PIP dan Aktivasi Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar)

Cara Pencairan Dana PIP dan Aktivasi Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar)

Program Indonesia Pintar (PIP) melalui Kartu Indonesia Pintar (KIP) adalah pemberian bantuan tunai pendidikan kepada anak usia sekolah (usia 6 - 21 tahun) yang berasal dari keluarga miskin, rentan miskin: pemilik Kartu Keluarga Sejahtera (KKS), peserta Program Keluarga Harapan (PKH), yatim piatu, penyandang disabilitas, korban bencana alam/musibah. PIP merupakan bagian dari penyempurnaan program Bantuan Siswa Miskin (BSM).

PIP sendiri merupakan kerja sama tiga kementerian yaitu Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Kementerian Sosial (Kemensos), dan Kementerian Agama (Kemenag). PIP ini dirancang dengan tujuan untuk membantu anak-anak usia sekolah dari keluarga miskin/rentan miskin/prioritas tetap mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat pendidikan menengah, baik melalui jalur pendidikan formal (mulai SD/MI hingga anak Lulus SMA/SMK/MA) maupun pendidikan non formal (Paket A hingga Paket C serta kursus terstandar). Melalui program ini pemerintah berupaya mencegah peserta didik dari kemungkinan putus sekolah, dan diharapkan dapat menarik siswa putus sekolah agar kembali melanjutkan pendidikannya. PIP juga diharapkan dapat meringankan biaya personal pendidikan peserta didik, baik biaya langsung maupun tidak langsung.

Cara Pencairan Dana PIP dan Aktivasi Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar)
Siswa Penerima Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar)

Siapa sajakah yang berhak menerima PIP?

PIP diperuntukkan bagi anak berusia 6 (enam) sampai dengan 21 (dua puluh satu) tahun dengan perioritas antara lain :
A. Peserta didik pemegang KIP
B. Peserta didik dari keluarga miskin/rentan miskin dan/atau dengan pertimbangan khusus seperti :

  1. Peserta didik dari keluarga Peserta Program Keluarga Harapan (PKH)
  2. Peserta didik dari keluarga pemegang KKS
  3. Peserta didik yang berstatus yatim piatu/yatim/piatu dari sekolah/panti sosial/panti asuhan.
  4. Peserta didik yang terkena dampak bencana alam.
  5. Peserta didik yang tidak bersekolah (drofout) yang diharapkan kembali bersekolah.
  6. Peserta didik yang mengalami kelainan fisik, korban musibah, dari orang tua PHK, di daerah konflik, dari keluarga terpidana, berada dilembaga pemasyarakatan, memiliki labih dari 3 (tiga) saudara yang tinggal serumah.
  7. Peserta pada lembaga kursus atau satuan pendidikan nonformal lainnya.
C. Peserta didik SMK yang menempuh studi keahlian kelompok bidang Pertanian, perikanan, peternakan, kehutanan dan pelayaran/kemaritiman.

Sesuai Surat Edaran Mendikbud No. 2 Tahun  2018, Tanggal 12 Maret 2018, tentang percepatan Pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) Tahun 2016 dan Tahun 2017, Ditjen Dikdasmen mengambil langkah-langkah sebagai berikut :

  1. PIP Tahun 2015 dan Tahun 2016, Bank Penyalur wajib mempercepat pencairan dan aktivasi, serta mengembalikan sisa saldo dana PIP yang belum dicairkan ke kantor Kas Negara, pertanggal 30 Juni 2018 dan melaporkan kepada Kuasa Pengguna Angaran (KPA).
  2. PIP Tahun 2017, Bank Penyalur wajib mempercepat penyaluran, pencairan dan aktivasi dana PIP sampai akhir Nopember Tahun 2018, serta mengembalikan sisa saldo dana PIP yang belum dicairkan ke Kantor Kas Negara, per 15 Desember 2018 dan melaporkan kepada KPA.
  3. Dana PIP Tahun 2018, Bank Penyalur wajib melakukan percepatan penyaluran , pencairan dan aktivasi dana PIP sampai akhir Desember 2018 sesuai Perjanjian Kerja Sama (PKS), dan membuat laporan bulanan disampaikan kepada KPA.  
1. Aktivasi Rekening

  • Surat Keterangan Kepala Sekolah 
  • Membawa KTP orang tua
  • Membawa KK orang tua
  • Jika Wali murid / orang tua siswa tidak dapat hadir maka dapat diwakili oleh Kepala Sekolah dengan membawa KTP dan SK  Pengangkatan Kepala Sekolah
  • Mengisi Formulir Pembukaan /aktivasi rekening tabungan Simpanan Pelajar di bank penyalur.
2. Penarikan Dana
a. Penarikan Dana oleh Siswa

  • Membawa buku tabungan Simpanan Pelajar (simpel) dan / atau KIP ATM
  • Surat keterangan dari kepala sekolah
  • Harus didampingi oleh wali murid
b. Penarikan Dana secara Kolektif

Pengambilan Dana secara kolektif dapat dilakukan jika memenuhi salah satu kondisi sebagai berikut :
1. Penerima PIP bertempat tinggal didaerah yang kondisinya sulit untuk mengakses bank/lembaga          penyalur seperti ;

  • Tidak ada kantor Bank /lembaga penyalur di kecamatan sekolah /tempat tinggal  peserta didik
  • Kondisi geografis yang menyulitkan seperti di daerah kepulauan, pegunungan dan pedalaman
  • Jarak dan waktu tempuh terlalu jauh
2. Penerima PIP bertempat tinggal di daerah yang kondisi transportasinya sulit, seperti;

  • Biaya relatif terlalu besar
  • Armada transportasi terbatas.
3. Penerima PIP tidak memungkinkan untuk mengambil dana secara langsung dan seperti;

  • Sedang sakit yang menyebabkan peserta didik tidak dapat melakukan aktivitas normal
  • Sedang mengalami bencana alam/cuaca buruk 
  • Hambatan lainnya tidak terduga
4. Penerima PIP yang diundang dalam acara kunjungan kerja pemerintah.
Dana yang sudah dicairkan secara kolektif harus segera diberikan kepada peserta didik atau secara kolektif di bank penyalur, harus dengan kondisi sebagai berikut ;

  • Tidak ada pemotongan dalam bentuk apapun 
  • Saldo minimal rekening tabungan adalah Rp. 0,00
  • Tidak dikenakan biaya administrasi perbankan

Pembatalan KIP dapat dilakukan karena :
1. Perubahan data PBDT (Pemutakhiran Basis Data Terpadu)
    Mekanisme pembatalan sebagai berikut :

  • Kementrian yang menangani bidang pendidikan melalui direktorat teknis terkait memilah data hasil pemadanan PBDT dengan dapodikdasmen untuk melihat peserta didik yang keluarganya sudah tidak tercatat lagi di dalam PBDT;
  • Kementrian yang menangani bidang pendidikan melalui KPA menerbitkan SK pembatalan berdasarkan hasil pemilahan data sebagaimana pada huruf a.
2. Usulan pembatalan dari Dinas  
    Mekanisme pembatalan sebagai berikut ;

  1. Kepala sekolah melakukan identifikaasi atas status siswa penerima KIP;
  2. Apabila hasil identifikasi ditemukan peserta didik telah meninggal, putus sekolah, tidak diketaui keberadaannya, menolak menerima KIP, maka kepala sekolah melaporkan status siswa tersebut kepada dinas pendidikan provinsi /kabupaten/kota;
  3. Dinas pendidikan provinsi/kabupaten /kota melkukan validasi atas laporan dsri kepala sekolah dimaksud pada huruf b diatas.
  4. Apabila pemerintah daerah telah mengeluarkan peraturan yang menyebabkan peserta didik tidak memungkinkan untuk menerima KIP, maka dinas pendidikan provinsi/kabupaten/ kota melaporkan kedirektorat terkait sebagai rekomendasi untuk pembatalan KIP.
  5. Kementrian yang menangani bidang pendidikan melalui KPA menerbitkan SK pembatalan berdasarkan rekomendasi pada huruf c dan huruf d;
  6. Pejabat pembuat Komitmen mengembalikan dana PIP ke kas Negara berdasarkan SK Pembatalan.
Untuk melengkapi dalam proses Pencairan Dana PIP dan Aktivasi Tabungan SimPel (Simpanan Pelajar) anda dapat mendownload file yang sudah saya siapkan untuk anda unduh melalui link-link berikut ini :

22 August 2018

Cara Install Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019

Cara Install Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 

Sistem Aplikasi Dapodikdasmen adalah aplikasi penjaring data pokok pendidikan pada kelompok jenjang pendidikan dasar di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud). Entitas data pokok tersebut meliputi sekolah termasuk sarana dan prasarana, Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK), Peserta Didik dan Proses Pembelajaran di dalam rombongan belajar (Rombel). Berdasarkan Instruksi Menteri Pendidikan Nasional Nomor 2 Tahun 2011 serta Surat Edaran Menteri mengenai aplikasi pendataan di lingkungan Kemendikbud, dinyatakan bahwa Aplikasi Dapodikdasmen merupakan aplikasi resmi yang digunakan untuk menjaring data pokok pendidikan dasar.

Data dari Aplikasi Dapodikdasmen akan digunakan sebagai acuan data dalam program-program Kemendikbud di tingkat pendidikan dasar seperti: pemberian Nomor Induk Siswa Nasional (NISN), Bantuan Operasional Sekolah (BOS), Bantuan Siswa Miskin (BSM), tunjangan guru, Ujian Nasional, dan programprogram lainnya. Oleh karena itu sekolah harus berpartisipasi aktif dalam kegiatan pendataan Dapodikdasmen. Data Aplikasi Dapodikdasmen digunakan sebagai acuan data dalam programprogram Kemendikbud di tingkat pendidikan dasar. Apabila sekolah tidak berpartisipasi aktif, maka sekolah akan rugi karena data milik mereka tidak akan sampai ke Kemendikbud. Sekolah tersebut otomatis tidak akan tersentuh program-program Kemendikbud.

Cara Install Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019
Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 

Dan sudah menjadi agenda rutinitas tahunan bahwa setiap pergantian tahun ajaran di sekolah maka akan diikuti dengan pergantian versi Aplikasi Dapodikdasmen dari versi lama ke versi yang baru. Pembaruan Aplikasi Dapodikdasmen ini dilakukan secara terus-menerus dengan upaya untuk selalu meningkatkan kualitas data Dapodik dan juga upaya untuk mengakomodasikan regulasi yang berlaku, yaitu aturan yang baru terbit pada tahun 2018 seperti Permendikbud No 14 Tahun 2018 Tentang Penerimaan Peserta Didik Baru pada Taman Kanak-Kanak, Sekolah Dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, atau Bentuk Lain yang Sederajat dan Permendikbud No 15 Tahun 2018 Tentang Pemenuhan Beban Kerja Guru, Kepala Sekolah, dan Pengawas Sekolah. Pembaruan juga dilakukan untuk menyelaraskan terhadap prosedur dan mekanisme pemanfaatan data Dapodik untuk berbagai transaksi di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Akhirnya pada tahun ajaran 2018/2019 ini, Dapodikdasmen telah menyelesaikan proses pengujian aplikasi Dapodikdasemen versi baru yang digunakan pada Tahun Ajaran 2018/2019 sesuai dengan jadwal. Maka pada kesempatan ini bertepatan dengan peringatan Ulang Tahun ke-73 Republik Indonesia telah dirilis Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 dimana terdapat perubahan yang cukup signifikan dengan penggunaan database versi baru, pembaruan beberapa fitur dan juga penambahan fitur baru, validasi data, serta perbaikan beberapa bug versi sebelumnya. Sejak dirilisnya Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 ini, maka Aplikasi Dapodikdasmen versi sebelumnya (2018, 2018.b patch 1 dan patch 2) dinyatakan tidak berlaku dan tidak dapat digunakan lagi.

Secara teknis Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 telah menggunakan database yang baru, oleh karenanya Aplikasi Dapodikdasmen versi sebelumnya (2018, 2017b patch 1 dan patch 2) tidak dapat langsung di upgrade ke Dapodikdasmen versi 2019, akan tetapi harus melakukan install ulang dan registrasi ulang. Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 hanya dirilis dalam bentuk INSTALLER dan tidak ada versi UPDATER.


Berikut adalah daftar perubahan pada Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019:


  1. [Pembaruan] Penambahan referensi Kurikulum 2013 Revisi
  2. [Pembaruan] Penamaan siswa dengan huruf kapital di awal kata
  3. [Pembaruan] Penambahan referensi Kurikulum Sekolah Perjanjian Kerjasama (SPK)
  4. [Pembaruan] Penambahan referensi Kepanitiaan Sekolah
  5. [Pembaruan] Penambahan referensi tugas tambahan Bendahara BOS
  6. [Pembaruan] Migrasi hasil integrasi PPDB ke dalam database Dapodikdasmen
  7. [Pembaruan] Proses kelulusan bersama untuk siswa tingkat akhir
  8. [Pembaruan] Penambahan peringatan dini saat penghapusan data yang berkaitan dengan tunjangan profesi guru
  9. [Pembaruan] Penambahan dan mengkadaluarsakan (meng-expired-kan) referensi tugas tambahan guru
  10. [Pembaruan] Penambahan referensi prasarana: lapangan, kantin dan lapangan parkir
  11. [Pembaruan] Penyatuan Database Dikdas dan Database Dikmen
  12. [Pembaruan] Mewajibkan sekolah memilih Kurikulum 2013 untuk rombongan belajar dengan tingkat 1, 7 dan 10 di semua jenjang
  13. [Pembaruan] Panambahan tabulasi pada Menu Validasi Lokal untuk mengecek referensi yang terikat dengan data sekolah, GTK, Peserta Didik, Sarpras dan Rombel
  14. [Pembaruan] Penambahan validasi dengan status warning untuk mengecek jumlah rombel berdasarkan rasio jumlah peserta didik
  15. [Pembaruan] Penambahan validasi dengan status warning untuk peserta didik SD yang berumur di bawah 5 tahun 6 bulan terhitung dari tanggal 01 Juli 2018
  16. [Pembaruan] Penambahan validasi dengan status invalid untuk semua TMT pada rincian GTK jika selisih tanggal lahir < 15 tahun dari TMT tersebut
  17. [Pembaruan] Penambahan fitur web service untuk digunakan oleh aplikasi selain Dapodikdasmen guna kepentingan sekolah
  18. [Perbaikan] Perubahan alur pengisian untuk KIP dan PIP pada peserta didik
  19. [Perbaikan] Penonaktifan tambah Peserta Didik Baru untuk jenjang SMP, SMA dan SMK Reguler (kecuali daerah khusus)
  20. [Perbaikan] Isian secara otomatis untuk sarana yang berada dalam prasarana sesuai standar prasarana
  21. [Perbaikan] Perbaikan pada security aplikasi
  22. [Perbaikan] Penyesuaian aplikasi dengan strukur database terbaru (versi 2.80)
Proses tarik dan tambah data peserta didik dapat dilakukan pada laman yang baru, yaitu laman Kelola Data Sekolah. Panduan penggunaan Aplikasi Dapodikdasmen dan Laman Kelola Data Sekolah telah dideskripsikan pada Buku Panduan Aplikasi Dapodikdasmen versi 2019.

Cara Install Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 

Untuk memulai instalasi Aplikasi Dapodikdasmen 2019, ada baiknya anda perhatikan beberapa hal penting berikut ini:

  1. Secara teknis Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 telah menggunakan database yang baru, oleh karenanya Aplikasi Dapodikdasmen versi sebelumnya (2018, 2017b patch 1 dan patch 2) tidak dapat langsung di upgrade ke Dapodikdasmen versi 2019, akan tetapi harus melakukan install ulang dan registrasi ulang. Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 hanya dirilis dalam bentuk INSTALLER dan tidak ada versi UPDATER
  2. Perhatikan spesifikasi minimum perangkat komputer yang akan dipasang Aplikasi Dapodikdasmen 2019.
  3. Siapkan Kode Registrasi Dapodik. Pastikan sekolah sudah memiliki kode registrasi dan akun yang akan digunakan dalam proses instalasi. Kode registrasi diperoleh melalui admin Dapodikdasmen Dinas Pendidikan Kab/Kota untuk jenjang SD/SMP dan Dinas Pendidikan Provinsi untuk jenjang SMA/SMK/SLB.
  4. Unduh Aplikasi Dapodik di http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/unduhan.
  5. Generate Prefill Aplikasi Dapodik.
  6. Pastikan Pengaturan Waktu pada Komputer sudah benar.
  7. Non-Aktifkan Program Keamanan pada Perangkat Komputer

Langkah-langkah Install Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019 

Jika seluruh tahapan instalasi telah dilakukan, langkah selanjutnya yaitu memulai melakukan instalasi dengan menjalankan file full installer yang telah diunduh. Panduan ini menggunakan Aplikasi Dapodik Versi 2019. Proses instalasi dengan status normal akan berlangsung cukup lama yaitu sekitar 15 menit. Selengkapnya ikuti langkah-langkah sebagai berikut:

  1. Siapkan file installer yang sudah diunduh. Sebelum melakukan instalasi, sangat disarankan untuk menutup program lainnya.
  2. Klik ganda file installer, jika muncul security warning, pilih “Yes” atau untuk komputer dengan sistem operasi windows dengan versi tertentu, klik “Run Anyway”. Selanjutnya akan ditampilkan tampilan jendela aplikasi Dapodik, pilih “Lanjut”.
  3. Pada jendela perjanjian persetujuan, pilih “Saya Setuju” dan klik “Lanjut”. Selanjutnya pada jendela “Pilih lokasi tujuan” dan secara default otomatis akan mengarahkan lokasi instalasi di “C:\Program Files(x86)\Dapodik”. Pilih “Lanjut”.
  4. Pilih folder Start Menu. Secara default, sistem akan otomatis mengisi “Dapodik”. Pilih “Lanjut”.
  5. Masuk ke jendela persiapan memasang aplikasi Dapodik, klik “Pasang” untuk memulai proses instalasi aplikasi.
  6. Proses instalasi Aplikasi Dapodikdasmen sedang berjalan. Tunggu hingga proses pemasangan ini selesai.
  7. Untuk mengakhiri proses pemasangan Aplikasi Dapodikdasmen, klik “Selesai”.
  8. Setelah proses instalasi maka akan muncul ikon Aplikasi Dapodikdasmen di halaman desktop. Klik ganda pada ikon untuk membuka aplikasi.

Baca juga : Cara menambahkan kop sekolah pada aplikasi dapodikdasmen 2019

Terakhir, lakukan proses Registrasi Dapodik dengan cara offline maupun online dengan menggunakan kode registrasi yang digunakan pada aplikasi dapodik sebelumnya atau Kode registrasi diperoleh melalui admin Dapodikdasmen Dinas Pendidikan Kab/Kota untuk jenjang SD/SMP dan Dinas Pendidikan Provinsi untuk jenjang SMA/SMK/SLB, email aktif dan jangan lupa juga gunakan pasword yang mudah diingat oleh operator sekolah sendiri. Demikianlah Cara Install Aplikasi Dapodikdasmen Versi 2019. Semoga dengan mempelajari panduannya secara teliti dapat mempermudah pengerjaannya.

Sumber : dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id

15 June 2018

Ketupat, Simbolisasi Hari Raya Idul Fitri

Ketupat, Simbolisasi Hari Raya Idul Fitri


Informasi kali ini kami akan membagikan mengenai Ketupat, Simbolisasi Hari Raya Idul Fitri, berikut ulasannya : Salah satu tradisi yang masih lekat hingga sekarang pada saat lebaran adalah bersilaturahim bersama keluarga sambil menikmati ketupat yang dipadukan dengan opor ayam. Dalam tradisi Jawa, perayaan lebaran biasanya dibuat agar lebih meriah dengan membuat ketupat yang disajikan dengan opor ayam. Tentu saja menjadikan kedua makanan lebih nikmat.

Ketupat sendiri merupakan nasi lontong yang dikemas di dalam janur (daun kelapa muda) yang dibuat anyaman hingga membentuk segi empat. Biasanya beberapa hari sebelum lebaran, masyarakat memasak ketupat kemudian membagikannya pada keluarga dan kerabatnya. Makanan khas Indonesia ini seakan menjadi menu wajib untuk hidangan berkumpul bersama keluarga saat lebaran.

Filosofi ketupat sebagai simbol hari raya idul fitri yang harus ada

Menurut sejarah, adalah Sunan Kalijaga orang yang pertama kali memperkenalkan ketupat sebagai sajian khas Lebaran. yaitu tepatnya pada abad ke-15 hingga 16 pada saat beliau mensyiarkan agama Islam di tanah Jawa. Sunan Kalijaga menjadikan ketupat sebagai bagian dari budaya yang memiliki filosofi Jawa yang melebur dengan nilai ke-Islaman. Konon awalnya ketupat disebut "Kupat", yaitu kependekan dari “ngaku lepat” atau mengaku salah. Yang berarti mengakui kesalahan atas segala perbuatan yang telah dilakukan baik yang disengaja maupun tidak disengaja kepada orang lain dan memohon maaf atas segala kesalahan yang telah diperbuatnya.

Ketupat juga sebagai makanan yang merupakan wujud unik masyarakat Indonesia, karena isiannya yang berupa beras merupakan bentuk dari lambang kesejahteraan dan kemakmuran. Namun ada juga yang mengungkapkan bahwa beras putih melambangkan kebersihan serta kesucian hati. Maka tak heran jika ketupat hanya disajikan di momen-momen tertentu saja seperti lebaran idul fitri.

Ketupat dan opor ayam sepertinya tidak bisa dilepaskan dengan lebaran. Kedua makanan ini selalu dihidangkan di meja makan untuk merayakan hari kemenangan. Hingga saat ini, ketupat menjadi simbolisasi Hari Raya Idul Fitri dan menjadi menu wajib yang hanya dihidangkan pada saat lebaran.

14 June 2018

Takbir Keliling, Tradisi Umat Islam Menyambut Lebaran

Takbir Keliling, Tradisi Umat Islam Menyambut Lebaran

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, mengartikan kata ‘Lebaran’ adalah sebagai hari raya umat Islam yang jatuh pada tanggal 1 Syawal setelah menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Lebaran juga merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh kaum muslimin di seluruh penjuru dunia, hari yang penuh suka cita dimana kaum muslimin merayakan hari raya Idul Fitri setelah berpuasa satu bulan penuh. 

Banyak tradisi yang kita jumpai pada masyarakat kita untuk menyambut Lebaran atau perayaan hari raya Idul Fitri, baik sebelum Idul Fitri atau sesudahnya yaitu antara lain dengan takbir keliling untuk menyambut lebaran. Takbir adalah seruan atau ucapan untuk meng-Agungkan Kebesaran Allah Swt dengan mengucap "Allahu Akbar" (Allah Maha besar). Takbir dikumandangkan pada malam hari untuk menyambut datangnya Idul Fitri dan Idul Adha.

Takbir Keliling, Tradisi Umat Islam Menyambut Lebaran
Takbir keliling menyambut lebaran

Takbir keliling sebagai bentuk suka cita umat islam dalam menyambut lebaran

Takbir keliling biasa dilakukan dengan pawai di jalan yang diikuti oleh orang dewasa hingga anak-anak. Mereka turut antusias mengikuti kegiatan yang hanya dilakukan dua kali dalam setahun tersebut. Dengan menggunakan pengeras suara, obor, drumband, kentongan, bedug dan alat musik lainnya sebagai pelengkap. Bedug yang ditabuh biasanya diletakkan di atas panggung atau mobil dengan dihias bermacam-macam lampu agar telihat menarik dan unik sambil mengumandangkan kalimat takbir. Namun tidak jarang, takbir keliling juga dihiasi dengan menyalakan berbagai macam petasan dan kembang api yang menambah semaraknya malam lebaran. Suasana malam lebaran pun makin meriah dan menyenangkan. 
Takbir keliling ini biasanya dilakukan ba'da shalat magrib atau tepat saat malam 1 Syawal. Para peserta takbir keliling berjalan beriringan membentuk barisan yang panjang sambil berjalan kaki dan diiringi kendaraan bermotor mengitari pelosok hingga ke ujung kampung dan kembali ke lokasi dimana takbir keliling mulai bergerak.

Tradisi takbir keliling ini masih tetap lestari hingga kini dan semestinya harus terus tetap dipertahankan. Namun tentunya harus sesuai dengan koridor yang berlaku. Jangan sampai tradisi takbir keliling ini malah menjadi ajang keributan bahkan sampai berbuat anarkis. Karena ini adalah salah satu bentuk suka cita umat islam atas kemenangan setelah berpuasa satu bulan penuh di bulan ramadhan dan juga sebagai ajang mempererat toleransi antar warga masyarakat.