Showing posts with label Berita. Show all posts
Showing posts with label Berita. Show all posts

21 September 2018

Pegawai Honorer Langsung Diangkat PNS Jika Revisi UU ASN Telah Disahkan

Pegawai Honorer Langsung Diangkat PNS Jika Revisi UU ASN Telah Disahkan

Pengangkatan pegawai pemerintah non Aparatur Sipil Negara (ASN) seperti pegawai honorer, pegawai tidak tetap dan sejenisnya hanya menunggu pengesahan revisi Undang-undang Nomor 5 Tahun 2014 Tentang ASN. Revisi Undang-undang ASN diusulkan anggota DPR RI dari Komisi 5, Rieke Diah Pitaloka bersama Ketua Komite Nusantara Aparatur Sipil Negara (KNASN), Mariani.

‎"Saat ini kami bersama teman-teman di DPR RI termasuk ibu Rieke Diah Pitaloka tengah fokus membahas revisi UU ASN dengan penambahan dua pasal penting yang mampu mengubah nasib jutaan honorer yang sudah mengabdi lama namun belum diangkat jadi ASN," ujar Mariani, Ketua KNASN via ponselnya, Rabu (19/9/2018).

Penambahan pasal dimaksud yakni penambahan Pasal 131 A‎ yang menyatakan :

  1. Tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai tetap non PNS dan tenaga kontrak yang bekerja terus-menerus dan diangkat berdasarkan surat keputusan yang dikeluarkan sampai dengan tanggal 15 Januari 2014, wajib diangkat menjadi PNS secara langsung dengan memperhatikan batasan usia pensiun sebagaimana dimaksud dalam pasal 90.
  2. Pengangkatan PNS sebagaimana dimaksud pada ayat (1) didasarkan pada seleksi administrasi berupa verifikasi dan validasi data surat keputusan pengangkatan.
  3. Pengangkatan PNS sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan memprioritaskan mereka yang memiliki masa kerja paling lama dan bekerja pada bidang fungsional, administratif, pelayanan publik antara lain pada bidang pendidikan, kesehatan, penelitian dan pertanian.
    Revisi UU ASN Disahkan, Pegawai Honorer Langsung Diangkat PNS
    Revisi UU ASN Disahkan, Pegawai Honorer Langsung Diangkat PNS
  4. Pengangkatan PNS sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan mempertimbangkan masa kerja, gaji, ijazah pendidikan terakhir, dan tunjangan yang diperoleh sebelumnya.
  5. Tenaga honorer, Pegawai titak tetap, pegawai tetap non-PNS, dan tenaga kontrak diangkat menjadi PNS oleh pemerintah pusat.
  6. Dalam hal tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai tetap non-PNS, dan tenaga kontrak, tidak bersedia diangkat menjadi PNS sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus membuat surat pernyataan ketidaksediaan untuk diangkat sebagai PNS.

Kemudian penambahan Pasal 135 A Undang-undang ASN yang menyatakan :

  1. Pengangkatan tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai tetap non-PNS, dan tenaga kontrak menjadi PNS sebagaimana dimaksud dalam Pasal 131 A ayat (1) dimulai 6 (enam) ulan dan paling lama 3 (tiga) tahun setelah Undang-Undang ini diundangkan/disahkan. 
  2. Pada saat Undang-Undang ini mulai berlaku, Pemerintah tidak diperbolehkan melakukan pengadaan tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai tetap non-PNS, dan tenaga kontrak.


Pegawai Honorer Langsung Diangkat PNS Jika Revisi UU ASN Telah Disahkan

Mariani mengatakan, dua pasal krusial itu kini tinggal menunggu dua langkah lagi untuk disahkan yakni pembahasan tingkat 1 dan 2 antara Badan Legislasi DPR RI dengan pemerintah yang diwakili Kemenpan RB, Menkum HAM dan Menteri Keuangan. "Pertemuan pertama Baleg dan pemerintah sudah dilakukan pada Januari 2018 tapi saat itu belum ada daftar inventarisasi masalah. Kemudian jika sudah ada, pembahasan dan pembicaraan tingkat 1 dan 2 dilanjutkan di Baleg DPR RI dan dibatasi waktu hanya 2x24 jam dengan catatan pemerintah harus menyediakan daftar inventarisasi masalah‎," ujar Mariani.

Jika dua pasal itu disahkan, kata dia, maka seluruh pegawai pemerintah Non PNS, honorer, PTT dan sejenisnya bisa diangkat sebagai ASN secara bertahap‎. Fakta saat ini, honorer yang mengabdi lama harus bersaing dengan masyarakat umum untuk jadi ASN, dengan mengikuti ujian ASN. "Untuk pengangkatan pascadua pasal itu disahkan tetap ada verifikasi dan tahapan pemberkasan tetap dilakukan tapi tidak ada Computer Assisted Tes (CAT).‎ Teman-teman honorer sudah mengabdi lama maka rewardnya bisa diangkat tanpa ada CAT," ujarnya.

Untuk berita aslinya dapat anda kunjungi : http://kupang.tribunnews.com/2018/09/20/kabar-gembira-revisi-uu-asn-disahkan-pegawai-honorer-langsung-diangkat-pns-ini-syaratnya

Sumber gambar dari : http://kupang.tribunnews.com

16 September 2018

Hindari Kesalahan Ini Saat Mendaftar CPNS

Hindari Kesalahan Ini Saat Mendaftar CPNS

Beberapa kesalahan yang harus dihindari oleh pelamar pada saat mendaftar CPNS seringkali dialami oleh pelamar diantaranya permasalahan tersebut terjadi pada saat pertama kali pelamar melakukan pendaftaran tahap pertama yakni seleksi administrasi di laman Panselnas sehingga tidak dapat mengikuti seleksi Tes CAT. Namun agar kejadian tersebut tidak terjadi lagi, maka bagi pelamar sebaiknya harus lebih cermat dan selektif lagi pada saat seleksi administrasi.

Beberapa kesalahan yang terjadi pada saat mendaftar CPNS

Kesalahan yang sering kali dialami oleh pelamar pada saat pertama kali melakukan pendaftaran diantaranya:
  1. Pelamar mendapati Nomor Identitas Kependudukan (NIK)/Kartu Keluarga (KK) tidak ditemukan. Artinya NIK atau Nomor KK yang dimiliki pelamar tidak terdaftar dan ter-update alam database Kantor Kependudukan dan Pencatatan Sipil di pusat. Jika anda mengalami hal demikian, maka sebaiknya anda segera konfirmasi ke Kantor Disdukcapil setempat agar NIK dan No. KK yang anda miliki segera di-update agar supaya pada saat registrasi pendaftaran tidak mengalami hal tersebut. 
    Hindari Kesalahan Ini Saat Mendaftar CPNS
    Hindari Kesalahan Ini Saat Mendaftar CPNS
  2. Salah dalam menginput dokumen pendaftaran. Sebelum menginput dokumen pada saat pendaftaran sebaiknya pelamar lebih cermat dalam memilih syarat/kualifikasi dan dokumen yang diminta agar tidak terjadi kesalahan input dokumen persyaratan. 
  3. Salah memasukkan data pribadi. Kesalahan dalam memasukkan data pribadi pelamar juga menjadi kendala yang dihadapi. Permasalahan ini biasanya disebabkan oleh pelamar sendiri karena tidak mencermati dengan teliti fitur-fitur yang terdapat portal Sistem Seleksi CPNS Nasional (SSCN) serta tata cara pengisian kolom di dalamnya sehingga mengisi data yang tidak sesuai dengan apa yang diminta. Selain itu, kebanyakan pelamar terburu-buru melakukan pendaftaran, sebelum memastikan kembali kebenaran data yang diinput, padahal kesalahan input data tidak bisa diperbaiki.


Dokumen yang wajib disiapkan oleh pelamar

Berkenaan dengan dokumen persyaratan, sebaiknya pelamar sejak jauh-jauh hari sebelum seleksi awal/tahap pendaftaran harus sudah menyiapkan terlebih dahulu dokumen tersebut yang akan diminta nanti pada saat mendaftar.

Untuk tenaga profesional:
1. Fotokopi KTP
2. Fotokopi Ijazah dan Transkip Nilai yang telah dilegalisir
3. Surat keterangan akreditasi dari BAN PT.
4. Pas foto terbaru ukuran 4x6 cm sebanyak 4 lembar - latar belakang merah.

Dokumen tambahan bagi lulusan D III dan SMA/sederajat antara lain:
1. Materai Rp 6.000
2. Fotokopi KTP
3. Fotokopi ijazah/STTB
4. Fotokopi ijazah SD
5. Fotokopi ijazah SLTP
6. Fotokopi ijazah SLTA

Itulah beberapa kesalahan yang sering terjadi dan harus dihindari oleh pelamar pada saat mendaftar CPNS dan solusi agar tidak mengalami hal yang demikian.

14 September 2018

Inilah Alur Pendaftaran Tes CPNS 2018 Oleh Panselnas

Inilah Alur Pendaftaran Tes CPNS 2018 Oleh Panselnas

Pendaftaran Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sudah siap dibuka pada 19 September 2018 mendatang. CPNS Tahun 2018 akan dibuka sebanyak 238.015 formasi yang terbagi untuk pusat dan daerah. Namun sebelum anda memastikan untuk mendaftar, ada baiknya anda simak terlebih dahulu alur pendaftarannya agar tidak salah dalam memilih melakukan pendaftaran mulai dari tahap awal pendaftaran hingga akhir. Berikut ini silahkan simak terlebih dahulu bagaimana alur pendaftaran yang nanti akan diikuti oleh calon pelamar. Alur pendaftaran ini diambil dari data Panselnas, inilah alur pendaftaran CPNS 2018 yang telah saya dirangkum:

Sebelum anda memulai pendaftaran, sebaiknya anda membuat akun SSCN terlebih dahulu yang dapat anda akses di laman/portal pendaftaran yakni, https//sscn.bkn.go.id dengan cara : 

Berikut adalah alur pendaftaran Tes CPNS 2018 Oleh Panselnas

Inilah Alur Pendaftaran Tes CPNS 2018 Oleh Panselnas
Alur pendaftaran Tes CPNS 2018

Membuat akun SSCN

  1. Pilih menu registrasi
  2. Isikan data NIK, No KK atau NIK Kepala Keluarga
  3. Masukan alamat e-mail yang aktif disertakan dengan password di akun portal SSCN yang mudah diingat oleh anda sendiri adar nanti pada saat konfirmasi pendaftaran anda dapat membuka email dengan mudah
  4. Masukan CAPTCHA yang diminta. Biasanya Captcha berupa angka dan huruf yang unik.
  5. Unggah foto diri anda dengan ukuran minimal 120 kb dan maksimal 200 kb.
  6. Setelah langkah-langkah diatas sudah benar diisi dengan teliti, kemudian cetak kartu informasi akun yang sudah anda daftarkan.


Pencetakan Kartu Pendaftaran

  1. Login ke portal dengan menggunakan akun yang sudah dibuat sebelumnya
  2. Unggah foto diri pemegang KTP dan kartu (selfie)
  3. Lengkapi biodata pelamar
  4. Pilih instansi, formasi dan jabatan sesuai dengan latar belakang pendidikan
  5. Isi dan lengkapi data pada formulir yang telah disediakan
  6. Unggah dokumen sesuai dengan persyaratan pada instansi yang daftar
  7. Cetak kembali isian yangtelah anda lengkapi pada form resume
  8. Langkah terakhir cetak kartu pendaftaran SSCN 2018



Tahap Verifikasi

  1. Data yang sudah diinput oleh pelamar akan diverifikasi oleh tim verifikator di masing-masing instansi
  2. Berkas atau dokumen yang diunggah/dikirim oleh pelamar akan diperiksa kelengkapan syaratnya
  3. Pelamar yang dinyatakan lulus seleksi administrasi akan mendapatkan Kartu Ujian yang akan digunakan untuk mengikuti proses seleksi selanjutnya


Tahap seleksi akhir melalui Tes CAT

Setelah anda dinyatakan lulus seleksi administrasi dan mendapatkan kartu ujian, langkah berikutnya yaitu anda harus mengetahui jadwal kapan dan dimana lokasi pelaksanaan tes CAT tersebut dilaksanakan. Informasi status kelulusan pelamar akan diumumkan oleh Panitia Seleksi CPNS 2018 di instansi terkait.

Itulah alur pendaftaran Tes CPNS 2018 yang dapat anda pelajari dengan seksama. Semoga apa yang saya bagikan kali ini dapat bermanfaat untuk anda serta dapat mempermudah anda untuk melewati tahap-tahap pendaftaran tes CPNS tahun 2018 ini.

Download Kumpulan Soal Tes CPNS 2018

Download Kumpulan Soal Tes CPNS 2018

Menjadi seorang PNS (Pegawai Negeri Sipil) atau yang sekarang lebih dikenal dengan Istilah ASN (Aparatur Sipil Negara) adalah masih menjadi idaman bagi masyarakat di Indonesia sebagai profesinya. Yang konon katanya, dengan berprofesi sebagai PNS. Selain memperoleh gaji pokok, jam kerja serta tunjangan hari tua (masa pesiun) menjadi perhatian khusus dari keistimewaan menjadi seorang PNS. Masalah jaminan memang merupakan hal yang banyak didambakan oleh sejumlah orang. Setidaknya, ancaman PHK tidak akan mereka alami jika menjadi PNS. Beda halnya dengan karyawan swasta yang setiap saat harus siap di-PHK jika perusahaan bangkrut atau melakukan efisiensi. Di sisi lain, lingkungan sosial juga menjadi salah satu faktor yang mempengaruhi masyarakat Indonesia untuk mengambil keputusan menjadi PNS.

Pada tahun 2018 ini pemerintah membuka lowongan kerja PNS, biasanya banyak berbondong-bondong masyarakat ikuti tes calon pegawai negeri sipil (CPNS). Namun sebenarnya tidak mudah untuk menjadi seorang PNS, Karena persaingan yang ketat pada saat mengikuti seleksi tes karena kuota yang ditentukan oleh pemerintah terbatas yakin berbanding antara 10:90 persen antara pelamar dengan kuota yang dibutuhkan untuk menduduki jabatan di setiap instansi pemerintah. Oleh karena itu ada baiknya bagi anda yang sebentar lagi akan mengikuti seleksi tes CPNS untuk lebih giat lagi dalam berlatih soal-soal yang nanti akan di ujikan. 

Berikut adalah kumpulan soal tes CPNS 2018

Berikut ini akan saya bagikan beberapa kumpulan soa-soal yang setidaknya dapat anda gunakan untuk berlatih atau sebagai bahan referensi nanti pada saat anda mengikuti tes CPNS. Untuk lebih lengkapnya silahkan anda download langsung pada link yang saya bagikan ini. Dibawah ini adalah link soal yang dapat anda download:
Baca juga : Persyaratan umum seleksi CPNS yang wajib dipenuhi pendaftar


Itulah beberapa kumpulan soal-soal tes CPNS yang dapat anda download dan pelajari untuk persiapan nanti dalam menghadapi tes CPNS. Semoga apa yang saya bagikan ini dapat membantu dan mempermudah anda nanti dalam mengerjakan soal yang diujikan nanti.

08 September 2018

Inilah Persyaratan Umum Seleksi CPNS 2018 Yang Wajib Dipenuhi Pendaftar

Persyaratan Umum Seleksi CPNS 2018 Yang Wajib Dipenuhi Pendaftar

Pada tahun 2018 ini, Pemerintah akan membuka 238.015 lowongan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) untuk instansi pusat dan daerah yang akan mulai dibuka pada hari Rabu 19 September 2018. Berikut dengan persyaratan umum yang wajib dipenuhi sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil. Pendaftaran penerimaan CPNS 2018 ini telah diumumkan secara resmi oleh pemerintah dan BKN dan telah mengantongi 134 titik lokasi untuk kepentingan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan CAT BKN serta calon pendaftar akan diberikan informasi real time tentang jumlah pelamar pada formasi tertentu. Proses pendaftaran seleksi CPNS 2018 ini akan dilakukan secara terpusat melalui portal nasional yaitu http://sscn.bkn.go.id. BKN memastikan alur registrasi tidak lagi melalui laman instansi atau kementerian/lembaga terkait. 

Dengan perubahan mekanisme ini, alur pendaftaran CPNS akan lebih singkat sehingga memudahkan pelamar dalam pendaftaran satu pintu Nantinya, seleksi CPNS 2018 akan memprioritaskan tenaga pendidik (guru) dan tenaga kesehatan. akan ada penambahan kuota tersendiri untuk guru dan tenaga kesehatan ini. Untuk guru, kuotanya kurang lebih 100 ribu formasi. Itu untuk mengurangi kekurangan guru yang menurut data Kemdikbud sebanyak 700 ribu.

Inilah Persyaratan Umum Seleksi CPNS 2018 Yang Wajib Dipenuhi Pendaftar

Untuk mendapatkan PNS dengan kompetensi tinggi maka pemerintah telah menentukan sejumlah persyaratan bagi para pelamar. Berikut persyaratan umum yang harus dipenuhi sesuai Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil:
  1. Warga Negara Indonesia;
  2. Usia paling rendah 18 tahun dan paling tinggi 35 tahun pada saat melamar;
  3. Tidak pernah dipidana dengan pidana penjara berdasarkan putusan pengadilan yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap karena melakukan tindak pidana dengan pidana penjara 2 tahun atau lebih;
  4. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;
  5. Tidak berkedudukan sebagai calon PNS, PNS, prajurit Tentara Nasional Indonesia, atau anggota Kepolisian Negara Republik Indonesia;
  6. Tidak menjadi anggota atau pengurus partai politik atau terlibat politik praktis;
  7. Memiliki kualifikasi pendidikan sesuai dengan persyaratan Jabatan;
  8. Sehat jasmani dan rohani sesuai dengan persyaratan Jabatan yang dilamar;
  9. Bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia atau negara lain yang ditentukan oleh Instansi Pemerintah; dan
  10. Persyaratan lain sesuai kebutuhan Jabatan yang ditetapkan oleh PPK.

Namun batas usai yang di tentukan di atas dapat dikecualikan bagi Jabatan tertentu, yaitu paling tinggi 40 tahun. Jabatan tertentu sebagaimana dimaksud itu ditetapkan oleh Presiden.

Baca Juga :  Isyu tunjangan profesi guru akan di hapus itu tidak benar

Syarat Bagi Pelamar CPNS eks Honorer K-II

Sedangkan Pelamar CPNS dari eks tenaga honorer K-II harus memenuhi syarat yakni, 
  1. Usia maksimal 35 tahun pada tanggal 1 Agustus 2018 dan bekerja terus menerus sampai saat ini. 
  2. Bagi tenaga pendidikan minimal berijazah S1 yang diperoleh sebelum seleksi tenaga honorer K-II pada tanggal 3 November 2013. 
  3. Kemudian bagi tenaga kesehatan minimal berijazah D-III yang diperoleh sebelum seleksi tenaga honorer K-II pada tanggal 3 November 2013. 
  4. Memiliki tanda bukti nomor ujian tenaga honorer K-II Tahun 2013 serta dilengkapi dokumen administrasi kependudukan KTP.

Itulah persyaratan umum yang wajib dipenuhi oleh pendaftar sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil.


12 June 2018

Tradisi Lempar Uang Logam Di Jembatan Sewo

Tradisi Lempar Uang Logam Di Jembatan Sewo

Bagi pemudik yang sering melalui jalur pantura Jawa Barat, mungkin menyaksikan deratan warga yang menunggu uang logam yang dilempar oleh pemudik melalui kendaraan yang mereka tumpangi menjadi pemandangan yang sudah tidak asing lagi. Mereka adalah para penyapu uang logam yang berada di Jembatan Sewo. Tradisi lempar uang logam di jembatan sewo seperti itu sudah menjadi tradisi yang cukup lama.

Jembatan Sewo sendiri berada di perbatasan antara Kabupaten Subang-Indramayu, yaitu tepatnya jembatan penghubung Kecamatan Pusakanegara Kabupaten Subang dan Kecamatan Sukra, Kabupaten Indramayu.

Jika menjelang Idul Fitri atau arus mudik, biasanya penampakan para penyapu uang logam terlihat begitu banyak. Mungkin terdapat ratusan orang yang menunggu sepanjang jalan mulai dari sebelum dan sesudah jembatan. Dari orang tua hingga anak-anak dengan membawa sebuah sapu yang digunakan yang terbuat dari ranting pohon maupun lidi.

Tradisi Lempar Uang Logam Di Jembatan Sewo
Penyapu uang logam jembatan sewo

Keberadaan penyapu uang logam di jembatan sewo

Mereka duduk di pinggir jalan dengan menggunakan topi sebagai pelindung terik matahari sembari menunggu uang yang dilemparkan oleh pengendara yang melintas. Apabila di hari-hari biasa, para penyapu uang tersebut berada di sekitar jembatan, kini pada arus mudik, keberadaan mereka memanjang puluhan meter sebelum (wilayah Subang) maupun sesudah jembatan (wilayah Indramayu). Padahal dari segi keselamatan, menjadi penyapu uang logam tersebut sangat membahayakan nyawa mereka sendiri. Tiap kali ada penumpang yang melemparkan uang logam, mereka berebut hingga ke bahu jalan.

Keberadaan penyapu uang logam di sekitar jembatan sewo tersebut sudah sejak dulu ada dan aktivitasnya berlangsung setiap hari. Biasanya saat arus mudik dan arus balik lebaran, jumlah penyapu di jembatan Sewo ini tiga kali lipat lebih banyak dari hari biasa. Mengingat, saat arus mudik dan balik, banyak kendaraan yang melintasi jembatan tersebut.

Mitos yang beredar di masyarakat tentang tradisi lempar uang logam di jembatan sewo

Konon, mitos melempar uang logam yang dipercaya untuk mendapatkan keselamatan masih menjadi tradisi di Jembatan Sewo hingga saat ini. Menurut warga sekitar, jembatan Sewo dipercaya angker, karena di jembatan tersebut kerap terjadi kecelakaan lalu lintas dan menelan korban jiwa. Karena keangkerannya tersebut, sebagian pengendara memilih untuk memberikan sedekah, seperti melemparkan uang logam di jembatan sewo. Menurut mitos, pemberian sedekah tersebut dipercaya sebagai syarat keselamatan dalam perjalanan.