19 March 2018

Bila Al-Qur'an Sudah Berbicara

Bila Al-Qur'an Sudah Berbicara

Waktu engkau masih kanak-kanak
kau laksana kawan sejatiku 
Dengan wudu', Aku kau sentuh 
dalam keadaan suci, Aku kau pegang 
Aku, kau junjung dan kau pelajari 
Aku engkau baca dengan suara lirih atau pun keras setiap hari 
Setelah selesai engkau menciumku mesra

Sekarang engkau telah dewasa
Nampaknya kau sudah tak berminat lagi padaku
Apakah Aku bahan bacaan usang yang tinggal sejarah...? 
Menurutmu, mungkin aku bahan bacaan yang tidak menambah pengetahuanmu 
Atau, menurutmu aku hanya untuk anak kecil yang belajar mengaji
Sekarang, Aku tersimpan rapi sekali; 
sehingga engkau lupa di mana Aku tersimpan 
Aku sudah engkau anggap hanya sebagai pengisi setormu. 

Kadang kala Aku dijadikan mas kawin agar engkau dianggap bertaqwa 
Atau Aku kau buat penangkal untuk menakuti iblis dan syaitan 
Kini Aku lebih banyak tersingkir, dibiarkan dalam kesendirian, kesepian. 
Di dalam almari, di dalam laci, aku engkau pendamkan. 
Dulu...pagi-pagi...surah-surah yang ada padaku engkau baca beberapa halaman. 
Di waktu petang, Aku kau baca beramai-ramai bersama temanmu di surau

Bila Al-Qur'an Sudah Berbicara

Sekarang...seawal pagi sambil minum kopi...engkau baca surat kabar dahulu 
Waktu lapang engkau membaca buku karangan manusia 
Sedangkan Aku yang berisi ayat-ayat yang datang dari Allah Azzawajalla, 
Engkau engkau abaikan dan engkau lupakan

Waktu berangkat kerja pun kadang engkau lupa baca pembuka surah-surahku(Bismillah). 
Di dalam perjalanan engkau lebih asyik menikmati musik duniawi 
Tidak ada kaset yang berisi ayat Allah yang terdapat di dalam keretamu 
Sepanjang perjalanan,radiomu selalu tertuju ke stasiun radio kesukaanmu Mengasyikkan. 

Di meja kerjamu tidak ada Aku untuk kau baca sebelum kau mulai kerja 
Di Komputermu pun kau putar musik favoritmu 
Jarang sekali engkau putar ayat-ayatku
E-mail temanmu yang ada ayat-ayatku pun kau abaikan 
Engkau terlalu sibuk dengan urusan dunia mu 
Benarlah dugaanku bahawa engkau kini sudah benar-benar hampir melupaiku 

Bila malam tiba engkau tahan bersekang mata berjam-jam di depan TV. 
Menonton siaran televisi 
Di depan komputer berjam-jam engkau betah duduk 
Hanya sekedar membaca berita murahan dan gambar sampah 
Waktupun cepat berlalu
Aku semakin kusam dalam laci-laci mu 
Mengumpul debu atau mungkin dimakan hama 

Seingatku, hanya awal Ramadhan engkau membacaku kembali 
Itupun hanya beberapa lembar dariku. 
Dengan suara dan lafadz yang tidak semerdu dulu 
Engkaupun kini terangkak-rangkak ketika membacaku 
Atau waktu kematian saudara atau taulan mu 

Bila engkau di kubur sendirian menunggu sampai kiamat tiba 
Engkau akan diperiksa oleh para malaikat suruhan-Nya 
Apakah TV, radio, hiburan atau komputer dapat menolong kamu? 
Yang pasti ayat-ayat Allah S.W.T yang ada padaku menolong mu 
Itu janji Tuhanmu, Allah S.W.T

Sekarang engkau begitu enteng membuang waktumu
Setiap saat berlalu
Dan akhirnya
kubur yang setia menunggu mu
Engkau pasti kembali, kembali kepada Tuhanmu 

Jika Aku engkau baca selalu dan engkau hayati
Di kuburmu nanti.... 
Aku akan datang sebagai pemuda gagah nan tampan. 
Yang akan membantu engkau membela diri 
Dalam perjalanan ke alam akhirat. 
Dan Akulah "Al-Qur'an", kitab sucimu 
Yang senantiasa setia menemani dan melindungimu. 

Peganglah Aku kembali.. .. bacalah aku kembali aku setiap hari. 
Karena ayat-ayat yang ada padaku adalah ayat-ayat suci. 
Yang berasal dari Allah Azzawajalla 
Tuhan Yang Maha Pengasih dan Maha Pemurah 
Yang disampaikan oleh Jibril melalui Rasulmu 
Keluarkanlah segera Aku dari almari, lacimu
Letakkan aku selalu di depan meja kerjamu. 
Agar engkau senantiasa mengingat Tuhanmu. 
Sentuhilah Aku kembali... 

Baca dan pelajari lagi Aku
Setiap datangnya pagi, petang dan malam hari walau secebis ayat 
Seperti dulu.... Waktu engkau masih kecil 
Di surau kecil kampungmu yang damai 
Jangan aku engkau biarkan aku sendiri
Dalam bisu dan sepi

-------------------
Maha Suci Allah, yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana. 
Semoga bermanfaat. 
-------------------

'Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang ada tanda-tanda bagi orang yang berakal. Yaitu orang-orang yang mengingat Allah dalam keadaan berdiri atau duduk atau berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi seraya berkata: Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Maha Suci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka'.'' 

Rasullullah berkata: "Alangkah rugi dan celakanya orang-orang yang membaca ini dan tidak memikir dan merenungkan kandungan artinya".(Ali 'Imran: 190-191).

Mohon untuk memberikan komentar dengan bahasa yang sopan, tidak menempelkan link hidup serta tidak meninggalkan spam disini...!!!

Terimakasih banyak atas perhatiannya...
EmoticonEmoticon